Dua hari berturut-turut DIY tanpa penambahan kasus positif COVID-19
Elshinta
Selasa, 26 Mei 2020 - 19:55 WIB |
Dua hari berturut-turut DIY tanpa penambahan kasus positif COVID-19
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta menyebutkan selama dua hari beturut-turut hingga Selasa tidak ada penambahan kasus baru positif COVID-19 di provinsi itu sehingga jumlah kasus positif tetap 226 orang.

"Selama dua hari ini DIY mengalami 'zero growth' atau tidak ada penambahan kasus positif," kata Wakil Sekretaris Gugus Tugas Penanganan COVID-19 DIY Biwara Yuswantana saat jumpa pers di Kantor BPBD DIY, Selasa (26/5).

Selain itu  tujuh kasus pasien sembuh dari COVID-19 di DIY yang terdiri atas empat pasien dari Kota Yogyakarta yakni pasien kasus 56 berusia 54 tahun (perempuan), pasien kasus 119 berusia 21 tahun (perempuan), pasien kasus 121 berusia 63 tahun (perempuan), dan pasien kasus 162 berusia 76 tahun (laki-laki).

Berikunya pasien dua pasien asal Sleman yakni pasien kasus 139 berusia 33 tahun (perempuan) dan pasien kasus 208 berusia 71 tahun (laki-laki), serta pasien kasus 210 berusia 21 tahun (laki-laki) asal Bantul.

"Laporan kasus sembuh setelah hasil laboratoroum dua kali negatif," kata dia mengutip Antara.

Ia juga mencatat dua pasien dalam pengawasan (PDP) meninggal dunia saat masih dalam proses laboratorium yakni pasien berusia 56 tahun, laki-laki asal Gunung Kidul dan pasien berusia 62 tahun, perempuan asal Kota Yogyakarta.

Menurut dia, saat ini sampel swab tidak hanya digunakan untuk menguji PDP, namun justru sebagian besar digunakan untuk menguji orang tanpa gejala (OTG) hasil dari tracing reaktif hasil rapid test.(Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Ratusan siswa SMPN 1 Boyolali divaksin
Jumat, 23 Juli 2021 - 18:11 WIB
Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah mulai melakukan vaksinasi tahap satu jenis Sinovac d...
Studi: Jeda lebih panjang antardosis Pfizer tingkatkan antibodi
Jumat, 23 Juli 2021 - 12:37 WIB
Jeda yang lebih lama antardosis vaksin COVID-19 Pfizer mengarah pada kadar antibodi keseluruhan yang...
Deteksi sejak dini penyakit jantung bawaan penting
Jumat, 23 Juli 2021 - 10:23 WIB
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Rumah Sakit Pusat Jantung Nasional Harapan Kita, dr. Rad...
IDI: telemedisin jadi solusi di hulu dan hilir penanganan COVID-19
Kamis, 22 Juli 2021 - 15:35 WIB
Ketua Umum PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M. Faqih menilai kehadiran layanan telemedisin unt...
Ahli Gizi: Penderita autoimun harus makan teratur cegah peradangan
Rabu, 21 Juli 2021 - 17:55 WIB
Ketua Indonesia Asosiasi Ahli Gizi Olahraga Indonesia Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes mengatakan b...
Peneliti: Vaksin COVID-19 bermanfaat kurangi angka kesakitan
Selasa, 20 Juli 2021 - 21:24 WIB
Dosen dan peneliti Mikrobiologi Medis, Biologi Molekuler dan Imunologi di Fakultas Kedokteran Univer...
Guru Besar FKUI: Vaksinasi cegah infeksi yang belum ada obatnya
Selasa, 20 Juli 2021 - 18:44 WIB
Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK-UI) Prof. DR. Dr. Budi Wiweko, SpOG (K), MP...
Cara pintar isoman COVID-19 agar cepat pulih
Selasa, 20 Juli 2021 - 09:52 WIB
Umumnya seseorang akan cepat panik saat mendapati hasil tes usap baik antigen maupun PCR menunjukkan...
KlikDokter dan ATIC sediakan layanan isoman pasien COVID
Senin, 19 Juli 2021 - 11:47 WIB
Platform kesehatan digital KlikDokter bersama PT Anabatic Technologies (ATIC) Tbk meluncurkan layana...
Obat atau dokter dari luar negeri, mana yang dibutuhkan saat ini?
Senin, 19 Juli 2021 - 08:15 WIB
Ketua Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Moh. Adib Khumaidi menilai Indon...
Live Streaming Radio Network