Apakah semua pria mengalami krisis paruh baya?
Elshinta
Selasa, 26 Mei 2020 - 23:15 WIB | Penulis : Ervina Rias Palupi | Editor : Administrator
 Apakah semua pria mengalami krisis paruh baya?
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2zuTsFs

Elshinta.com - Krisis paruh baya atau midlife crisis dialami oleh orang berumur 40 hingga 50-an. Istilah midlife crisis ini mulai dikenal di Amerika Serikat sejak era 60-an.

Keresahan orang yang menginjak usia paruh baya sering membuat mereka mengalami banyak goncangan secara mental hingga depresi.

Namun, sebenarnya tidak semua orang mengalami krisis paruh baya dan tidak tiba-tiba saja terjadi. Dihimpun dari berbagai sumber, berikut alasannya:

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2LZBtcM

Kumpulan emosi 
Krisis paruh baya bisa saja terjadi karena deretan pengalaman hidup dan banyak emosi yang terpendam dalam waktu panjang.

Pengalaman transisi dari banyak hal, seperti kekuatan fisik hingga keterbatasan lain sering memicu perasaan yang tidak menentu. Kekhawatiran menjadi tua, renta, tidak berdaya, hidup sendirian, dan tergantung orang lain menggelayuti pikiran mereka.

Beban hidup
Cara yang salah dalam memandang hidup sehingga merasa terbebani dengan tanggung jawab, merasa melewatkan kesempatan baik, tidak punya banyak pilihan, hingga merasa telah kehilangan harapan.

Karier
Ada masa saat seseorang mempertanyakan apakah karier yang ditempuhnya selama ini benar-benar jalan yang ingin ia teruskan. Di masa ini ia mulai berpikir ulang akan kemampuannya, waktu, dan sumber daya yang dimilikinya. 

Peristiwa besar
Ada juga yang mengalami krisis ini sebelum atau sesudah usia 40-an. Biasanya karena dipicu oleh suatu peristiwa besar, seperti perceraian, kehilangan pekerjaan, pasangan meninggal, atau pindah tempat tinggal.

Mencari hal baru
Sebagian orang merasakan krisis paruh baya sebagai masa mencari identitas dan menemukan potensi diri baru. Sayangnya, terkadang pencarian ini belum punya tujuan pasti.

Hal ini membuat perubahan pada sebagian pria. Seperti tiba-tiba mengubah gaya hidup atau ingin berpisah dari pasangannya. Pada beberapa kasus, kondisi ini bisa menyebabkan pertengkaran keluarga, bahkan perceraian.

Takut akan kematian
Di masa ini orang mulai menyadari bahwa mereka lebih dekat dengan kematian, sementara di sisi lain mereka masih ingin bersenang-senang dan menikmati hidup. 

Dengan bayangan kematian yang semakin mendekat, orang mulai merasa tidak puas dengan prestasi mereka dan khawatir tentang kemampuan mereka untuk mencapai tujuan hidup yang mereka impikan.

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/3d66GH6

Selain itu, menurut ahli, krisis paruh baya juga bisa disebabkan oleh perubahan karena banyaknya waktu luang setelah anak dewasa, perubahan fisik atau hormon, dan perubahan sosial yang mencakup perubahan struktur keluarga, seperti kematian anggota keluarga. 
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dokter ingatkan kurangi asupan tidak sehat saat pandemi
Sabtu, 04 Juli 2020 - 12:55 WIB
Dokter spesialis penyakit dalam Eka Ginanjar mengingatkan masyarakat mengurangi asupan tidak sehat s...
 Bagaimana cara mengobati air mani encer?
Jumat, 03 Juli 2020 - 23:15 WIB
Konsistensi air mani encer dapat mengurangi waktu untuk cairan ejakulasi bisa berlama-lama di dalam ...
 Apa saja kado yang membuat suami bahagia saat berulang tahun?
Kamis, 02 Juli 2020 - 23:15 WIB
Ulang tahun pasangan hidup memang merupakan momen yang istimewa. Seperti halnya wanita,pria pun diam...
Pasien positif COVID-19 di Kabupaten Magelang tinggal dua orang
Kamis, 02 Juli 2020 - 20:12 WIB
 Jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, hingga hari ini t...
Pakar Kesehatan Masyarakat UI sebut polusi udara tingkatkan kematian penderita COVID-19
Kamis, 02 Juli 2020 - 19:12 WIB
Pakar Kesehatan Lingkungan Universitas Indonesia (UI) Profesor Budi Haryanto menegaskan, berbagai pe...
 Agar wajah pria selalu sehat, tak bisa hanya dengan cuci muka saja
Rabu, 01 Juli 2020 - 23:15 WIB
Cara merawat wajah pria dengan wanita tentu berbeda. Kulit pria cenderung lebih berminyak dan tebal ...
Gugus Tugas COVID-19 Jabar minta warga tetap waspada saat normal baru
Rabu, 01 Juli 2020 - 22:11 WIB
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat (Jabar) Daud Achmad memint...
Ini manfaat biji basil, tingkatkan energi hingga redakan kram perut  
Rabu, 01 Juli 2020 - 13:39 WIB
Belakangan ini nama basil atau sering disebut selasih menjadi naik daun lantaran banyak yang mulai m...
 Tahukah pria, kebiasaan sehat yang wajib dilakukan setelah berhubungan intim?
Selasa, 30 Juni 2020 - 23:15 WIB
Setelah berhubungan seks, banyak pasangan yang memilih langsung tidur. Ternyata kebiasaan ini bisa m...
Marmalade, inovasi Balitbangtan jadikan kulit jeruk nikmat disantap   
Selasa, 30 Juni 2020 - 21:46 WIB
Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian menghasilkan inovas...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV