Lima negara sambut baik gencatan senjata Afghanistan dan Taliban
Elshinta
Senin, 25 Mei 2020 - 15:35 WIB |
Lima negara sambut baik gencatan senjata Afghanistan dan Taliban
Taliban merayakan gencatan senjata di Distrik Ghanikhel di Provinsi Nangarhar, Afghanistan. Gambar diambil pada 16 Juni, 2018. Foto: Antara

Elshinta.com - Indonesia, Jerman, Norwegia, Uzbekistan, dan Qatar menyambut baik pengumuman gencatan senjata oleh pemerintah Afghanistan dan Taliban selama perayaan Idul Fitri.

“Kami berharap Idul Fitri membawa sukacita dan keberkahan bagi seluruh rakyat Afghanistan,” demikian pernyataan bersama menlu kelima negara tersebut seperti disampaikan dalam keterangan tertulis Kemlu RI, Senin (25/5).

Gencatan senjata ini dinilai merupakan langkah positif ke depan yang memberikan secercah harapan. Para menlu kelima negara menyebut rakyat Afghanistan berhak atas penghentian kekerasan dan perdamaian yang bermartabat serta stabilitas.

“Kami mendorong para pihak untuk mengambil langkah-langkah lebih lanjut pada hari-hari dan minggu-minggu ke depan untuk segera memulai negosiasi intra-Afghanistan untuk mencapai penyelesaian damai yang berkesinambungan guna mengakhiri konflik di Afghanistan,” demikian pernyataan tersebut.

Sejalan dengan seruan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengenai gencatan senjata global di tengah pandemi COVID-19, kelima negara menghimbau pengurangan kekerasan secara permanen dan komprehensif untuk memberikan rasa aman kepada rakyat Afghanistan.

Dalam kaitan ini, para menlu juga mendorong pengambilan langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi kelompok dan individu yang rentan, termasuk para tahanan dari pandemi.

Kelima negara sepakat untuk bekerjasama mendukung proses perdamaian yang inklusif di Afghanistan dan siap membantu proses tersebut melalui cara apapun sesuai aspirasi para pihak.

“Kami menggunakan kesempatan ini untuk menyampaikan penghargaan atas upaya besar semua pihak terkait selama ini, temasuk Qatar dan Amerika Serikat, dalam mendukung proses perdamaian di Afghanistan,” bunyi pernyataan itu. Demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Peneliti Tiongkok keluarkan peringatan dini pandemi flu babi
Rabu, 01 Juli 2020 - 21:11 WIB
Para peneliti di Tiongkok mengeluarkan peringatan dini atas kemungkinan terjadinya pandemi lain yang...
Tiongkok sebut langkah India blokir aplikasi Tiongkok langgar aturan WTO
Rabu, 01 Juli 2020 - 13:13 WIB
Tiongkok menyebut langkah India untuk memblokir 59 aplikasi seluler asal Tiongkok dapat melanggar at...
Ledakan di sebuah klinik Teheran menelan belasan korban
Rabu, 01 Juli 2020 - 10:28 WIB
Sebanyak 19 orang tewas dan enam lainnya terluka akibat ledakan di sebuah klinik medis di utara ibu ...
Emas naik lagi, tembus 1.800 dolar AS per ounce
Rabu, 01 Juli 2020 - 09:34 WIB
Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange ditutup pada level tertinggi sejak Septe...
Masjidil Haram dibuka, ini skenario pelaksanaan ibadah haji dan umrah saat COVID-19
Rabu, 01 Juli 2020 - 09:11 WIB
Badan Urusan Masjid Agung di bawah Presidensi Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci menyiapkan skenario ...
Virus lebih ganas daripada Wuhan, Beijing perpanjang karantina 28 hari
Selasa, 30 Juni 2020 - 12:35 WIB
Pemerintah Kota Beijing menggandakan masa karantina dari 14 hari menjadi 28 hari atas kekhawatiran k...
Harga emas naik 0,9 dolar, investor tetap khawatir naiknya COVID-19
Selasa, 30 Juni 2020 - 08:46 WIB
Harga emas berjangka sedikit menguat pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), melanjutkan ken...
India blokir TikTok, WeChat dan aplikasi Tiongkok lainnya
Selasa, 30 Juni 2020 - 08:34 WIB
India memblokir 59 aplikasi yang sebagian besar merupakan aplikasi seluler asal Tiongkok, termasuk T...
Orang bersenjata serang gedung bursa efek Pakistan
Senin, 29 Juni 2020 - 16:11 WIB
Sejumlah orang bersenjata menyerang gedung bursa efek Pakistan di kota Karachi pada Senin dan empat ...
Rolling Stones ancam tuntut Trump karena gunakan lagunya di kampanye
Senin, 29 Juni 2020 - 12:56 WIB
The Rolling Stones mengancam Presiden Donald Trump dengan tindakan hukum karena menggunakan lagu-lag...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV