Pengamat: Harga minyak kembali meningkat, harga BBM jangan ikut naik
Elshinta
Jumat, 22 Mei 2020 - 17:26 WIB |
Pengamat: Harga minyak kembali meningkat, harga BBM jangan ikut naik
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2XlqY8X

Elshinta.com - Pengamat migas Kurtubi mengingatkan agar harga BBM di dalam negeri tidak ikut naik mengimbangi peningkatan harga minyak dunia yang kembali terjadi setelah sempat turun.

Setelah sempat anjlok, tambahnya, harga minyak dunia kembali meroket dalam satu bulan terakhir bahkan awal pekan ini, jenis WTI sudah dijual 32,5 dolar AS/barel dan Brent pada level 34,8 dolar AS/barel.

Apabila dibandingkan dengan harga satu bulan lalu pada 21 April 2020 yang merupakan harga penutupan terendah sepanjang enam bulan terakhir di mana harga minyak WTI 11,57 dolar AS dan Brent 11,57 dolar AS/barel, maka terjadi peningkatan harga masing-masing 180 persen dan 80 persen. "Peluang harga minyak dunia untuk terus meningkat, sangat terbuka. Tetapi, harga BBM jangan ikut dinaikkan," ujar Kurtubi di Jakarta, Jumat (22/5).

Menurut dia, jika pemerintah tidak menaikkan harga BBM, maka akan berperan dalam meningkatkan daya beli masyarakat. Sebaliknya, jika tren peningkatan harga minyak mentah tersebut langsung disikapi dengan menaikkan pula harga BBM maka menyebabkan turunnya daya beli masyarakat. "Sangat disayangkan kalau sampai menaikkan harga BBM. Karena kestabilan harga saat ini dibutuhkan untuk meningkatkan purchasing power yang akan terus mendorong konsumsi masyarakat," kata Kurtubi melalui keterangan tertulis.

Mantan anggota Komisi VII DPR itu menegaskan harga BBM di dalam negeri boleh dinaikkan kalau minyak dunia sudah menyentuh 60 dolar AS/barel. Peluang bahwa harga minyak dunia akan terus melesat memang terbuka lebar, lanjutnya, hal itu bisa dilihat dari dua faktor yang berpengaruh.

Pertama, implementasi pemangkasan sebesar 9,7 juta barel per hari oleh negara-negara OPEC plus dan kedua melihat perkembangan pandemi COVID-19, karena saat ini banyak negara sudah mulai melonggarkan status lockdown mereka. "Pelonggaran lockdown juga mulai dilakukan. Kondisi demikian tentu mendorong peningkatan konsumsi BBM karena kendaraan lalu lintas kembali ramai. Dan ujungnya tentu saja akan mendorong pula peningkatan harga minyak dunia," kata dia.

Di sisi lain, Kurtubi juga melihat bahwa negara-negara OPEC plus tidak hanya konsisten dengan kesepakatan pemotongan produksi, namun juga mempercepat pengurangan produksi. "OPEC plus akan mempercepat karena dorongan Amerika. Amerika sangat berkepentingan agar harga kembali naik minimal di level 40 dolar AS/barel," katanya, demikian Antara. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KKP dorong pemda dan pelaku usaha kembangkan budi daya ikan sidat
Minggu, 12 Juli 2020 - 13:58 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong berbagai pihak termasuk pemda  dan pelaku usaha ...
Menparekraf dorong pengembangan ekonomi kreatif di sekitar Danau Toba
Minggu, 12 Juli 2020 - 09:39 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio berkomitmen meningkatkan ...
Di tengah pandemi COVID-19, produsen baja nasional tambah investasi Rp12 triliun
Sabtu, 11 Juli 2020 - 13:41 WIB
Di tengah melemahnya permintaan pasar sebagai dampak pandemi COVID-19, produsen baja nasional PT Gun...
Harga CPO di Jambi naik jadi Rp7.070 per kilogram
Sabtu, 11 Juli 2020 - 12:26 WIB
Harga minyak sawit mentah (CPO) di Provinsi Jambi pada periode 10-16 Juli 2020 mengalami kenaikan Rp...
Mendag sebut IA-CEPA berpotensi kurangi defisit perdagangan RI
Sabtu, 11 Juli 2020 - 07:40 WIB
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menyebutkan bahwa perjanjian ekonomi komprehensif Indonesia-Aust...
Bamsoet: Perlu evaluasi dari stimulus petani-nelayan belum berdampak
Jumat, 10 Juli 2020 - 18:46 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendorong pemerintah untuk mengevaluasi pemberian stimulus dan bantuan...
BAZNAS raih fundraising digital terbaik di IFA 2020
Jumat, 10 Juli 2020 - 18:38 WIB
 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali menorehkan prestasi khususnya di dunia filantropi, sete...
Akhir pekan, Kurs rupiah melorot ke Rp 14.435 per dolar AS 
Jumat, 10 Juli 2020 - 18:11 WIB
Menguat dalam empat hari perdagangan sejak awal pekan, kurs rupiah spot hari ini melemah. Jumat (10/...
Akhir perdagangan Jumat sore, IHSG turun 0,43% ke 5.031
Jumat, 10 Juli 2020 - 17:46 WIB
 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun lagi di hari terakhir pekan ini. Pada perdagangan di Burs...
Ada kekhawatiran eskalasi kasus corona, nilai tukar rupiah terkoreksi
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:32 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat (10/7) pagi, terkoreksi se...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV