DIY bersiap sambut wisatawan menyongsong situasi `New Normal`
Elshinta
Senin, 18 Mei 2020 - 16:24 WIB |
DIY bersiap sambut wisatawan menyongsong situasi `New Normal`
ILustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/36kqtAl

Elshinta.com - Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta bersiap menyambut kembali kedatangan wisatawan di seluruh destinasi menyongsong situasi `New Normal` atau tatanan kehidupan baru yang dijalani selama dan setelah pandemi COVID-19.

Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo saat dihubungi di Yogyakarta, Senin(18/5) mengatakan, saat ini pihaknya tengah menyiapkan standar operasional prosedur (SOP) terkait kegiatan pariwisata di DIY, baik untuk pengelola destinasi maupun wisatawan. "Umpamanya pandemi ini tidak selesai-selesai ya tidak mungkin kita mau tutup terus," kata dia.

Meski demikian, kata Singgih, pemulihan kembali kegiatan pariwisata di Kota Gudeg harus menyesuaikan dengan kondisi yang baru disertai SOP yang baru pula. Kendati saat ini DIY masih memasuki masa tanggap darurat COVID-19 hingga 29 Mei 2020, menurutnya upaya pemulihan kesiapan pelaku wisata harus dimulai dari sekarang sembari menunggu kebijakan resmi pemerintah pusat dan daerah terkait pembukaan kembali kegiatan pariwisata. "Siap tidak siap kalau kebijakan muncul kita menyiapkan dari sekarang," kata dia.

Dengan menggandeng Bank Indonesia (BI), kata dia, Dispar DIY menyiapkan kapasitas SDM pariwisata melalui pelatihan secara daring. Selain itu, Pemda DIY juga memberikan bantuan sarana prasarana kebersihan bagi destinasi wisata sesuai protokol kesehatan yang ada seperti fasilitas cuci tangan. "Kami sedang menyiapkan 240 tempat cuci tangan yang ada di 50 destinasi wisata dan insyaAllah sebelum Mei habis sudah selesai," kata Singgih.

Upaya promosi wisata, menurut dia, sudah mulai digencarkan kembali baik melalui video atau sarana lainnya. Hanya saja konten promosi belum berisi ajakan untuk mengunjungi Yogyakarta sekarang. "Kami juga membuat video terkait sepinya pariwisata Yogya, tapi kami tidak diam. Kami membersihkan destinasi,  memperbaiki destinasi, penambahan kebersihan dan fasilitas cuci tangan. Itu akan kami sampaikan di dalam video sehingga calon wisatawan yang nanti akan datang ke Yogyakarta pada saatnya nanti sudah merasa nyaman," kata dia.

Meski SOP kegiatan pariwisata masih disusun, Singgih memastikan bahwa Dispar DIY akan terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan wisata di lapangan menyesuaikan protokol kesehatan. "Tentu pemantauan tidak hanya dari Dinas Pariwisata tapi semua pihak. Kalau pariwisata gerak insyaAllah ekonomi bisa jalan dengan baik karena yang terimbas banyak sekali," kata dia, dihimpun Antara.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY Deddy Pranowo Eryono mengatakan saat ini tercatat sebanyak 20 hotel dan restoran baik berbintang dan nonbintang di DIY menyatakan bersiap beroperasi kembali pada Juni 2020.

Menurut dia, keputusan itu patut didukung untuk menopang kembali aktivitas pariwisata dan perekonomian di DIY asalkan mampu menyesuaikan protokol kesehatan yang ada. "Kami mendukung tapi harus sesuai protokol COVID-19 dengan ketat bagi tamu maupun karyawan," kata Deddy. (Ank/Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Akses wisatawan ke Kepulauan Seribu akan diperketat
Rabu, 08 Juli 2020 - 20:35 WIB
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu terus memperketat pengawasan wilayah, terutama akses ...
Jateng kucurkan Rp14 miliar untuk perbaiki jalur evakuasi Merapi
Rabu, 08 Juli 2020 - 19:35 WIB
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengucurkan dana bantuan Rp14 miliar untuk memperbaiki jalur evakuas...
Kemenparekraf sosialisasi protokol kesehatan demi tingkatkan kepercayaan wisatawan
Selasa, 07 Juli 2020 - 09:48 WIB
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Bapar...
Sudah punya rencana untuk travelling di `new normal`? Ini pesan untuk traveller
Senin, 06 Juli 2020 - 10:10 WIB
Pada masa adaptasi kebiasaan baru untuk masyarakat yang produktif dan aman COVID-19, beragam sektor ...
Luhut telepon Menlu Singapura terkait pariwisata Lagoi di Bintan
Kamis, 02 Juli 2020 - 20:55 WIB
Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menelepon Menteri Luar Negeri ...
Pemprov NTT: Wisata Pulau Komodo dan Pulau Padar bersifat eksklusif
Selasa, 30 Juni 2020 - 15:13 WIB
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Wayan Darmaw...
Gunung Bromo akan dibuka dengan protokol kesehatan ketat
Senin, 29 Juni 2020 - 13:39 WIB
Gunung Bromo menjadi salah satu objek wisata di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, yang akan dibuka ...
Pengunjung di Lawu Park Karanganyar terus meningkat
Senin, 29 Juni 2020 - 08:36 WIB
Jumlah pengunjung objek wisata alam The Lawu Park di Desa Gondosuli Tawangmangu, Kabupaten Karangany...
Wisatawan dibatasi 20 persen dari jumlah kunjungan di Penanjakan Bromo
Jumat, 26 Juni 2020 - 19:45 WIB
Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) akan memulai kegiatan pariwisata di kawasan ...
 Kembali dibuka, obyek wisata Jakarta Aquarium terapkan protokol kesehatan
Kamis, 25 Juni 2020 - 21:11 WIB
Meski dapat berinteraksi langsung dengan satwa, Jakarta Aquarium tetap menjalankan prinsip jaga jara...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV