Perwira polisi ditabrak saat bubarkan komunitas motor di Bundaran HI
Elshinta
Minggu, 17 Mei 2020 - 20:29 WIB |
Perwira polisi ditabrak saat bubarkan komunitas motor di Bundaran HI
Polisi bubarkan sekumpulan remaja tanggung anggota komunitas motor di kawasan Bundaran HI Jakarta Pusat, Minggu (17/5). Sumber Foto: https://bit.ly/3cAgj0B

Elshinta.com - Wakil Kepala Satuan Sabhara Polres Metro Jakarta Pusat AKP Revi Mingga terluka akibat ditabrak sepeda motor salah seorang anggota komunitas motor yang hilang kendali di Bundaran HI Jakarta Pusat, Minggu (17/5) dini hari.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto membenarkan hal tersebut, yang mengakibatkan luka di tubuh perwiranya itu. "Kondisi luka pelipis kiri. Masih dirawat dan sudah membaik," ujar Heru di Jakarta.

Peristiwa tersebut terjadi saat anggota komunitas motor tersebut nekat menabrak iring-iringan patroli kepolisian. Saat itu, anggota Polri dan TNI tengah melakukan operasi rutin di wilayah Jakarta Pusat dalam rangka pengamanan bulan Ramadan dan penanganan COVID-19.

Ketika melintas di kawasan Menteng, terdapat sekelompok remaja yang diduga tengah melakukan balap liar. Petugas pun langsung membubarkan para remaja tanggung itu hingga mereka kabur. Namun saat tengah dibubarkan, salah satu anggota komunitas motor hilang kendali hingga menabrak salah satu perwira yang sedang bertugas.

Sementara, ada lima orang yang ditangkap atas peristiwa tersebut. Satu orang yang menabrak perwira, dibawa ke Polda untuk diperiksa oleh anggota laka lantas. Sementara, yang empat dibawa ke Satlantas Jakarta Pusat untuk diperiksa soal kendaraannya. "Mereka diminta tuk melengkapi kelengkapan motornya," ujar Heru, dikutip Antara.

Pihaknya kini masih menyelidiki kemungkinan anggota geng motor tersebut menggunakan minuman keras dan obat terlarang lainnya. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polisi ungkap jaringan peredaran uang palsu di Bogor
Rabu, 08 Juli 2020 - 19:56 WIB
Polres Bogor berhasil mengungkap jaringan pencetak dan pengedar uang palsu dalam bentuk dolar dan ru...
Polresta Malang Kota tangkap remaja jaringan pengedar narkoba
Rabu, 08 Juli 2020 - 19:26 WIB
Satreskoba Polresta Malang Kota menangkap tiga pengedar narkoba di wilayah Kota Malang. Mereka adala...
Kapolda Jambi perintahkan tindak tegas perampok bersenpi
Rabu, 08 Juli 2020 - 12:16 WIB
Kepala kepolisian daerah (Kapolda) Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi memerintahkan anggotanya untuk...
Bareskrim Polri ringkus peretas ribuan situs
Selasa, 07 Juli 2020 - 21:13 WIB
Dittipidsiber Bareskrim Polri mengamankan satu orang pelaku berinisial ADC (24). Ia melakukan pereta...
Tanam ganja, 2 tahun panen 4 kali, lalu diciduk polisi 
Senin, 06 Juli 2020 - 19:37 WIB
Berdalih hemat dan tak mampu membeli narkotika jenis ganja, JS (37), warga Desa Taman Ksatrian, Keca...
Polisi dalami target pelaku ledakan Menteng
Senin, 06 Juli 2020 - 08:08 WIB
Polres Metro Jakarta Pusat tengah mendalami target pelaku ledakan Menteng, yang menimpa mobil mewah ...
Ledakan Menteng, Polisi tunggu hasil laboratorium forensik
Senin, 06 Juli 2020 - 07:45 WIB
Polres Metro Jakarta Pusat akan menunggu hasil laboratorium forensik (Labfor) Polri terkait ledakan ...
Kapolres nyatakan ledakan di Menteng tidak terkait teroris
Senin, 06 Juli 2020 - 06:40 WIB
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Besar Polisi Heru Novianto menyatakan, ledakan kecil yang te...
Polisi olah TKP ledakan diduga bom rakitan di Menteng
Minggu, 05 Juli 2020 - 20:39 WIB
Terjadi ledakan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Polisi saat ini sudah berada di lokasi untuk mela...
Polisi pindahkan tersangka pembakar mobil Via Vallen
Sabtu, 04 Juli 2020 - 20:57 WIB
Petugas Kepolisian Resor Kota Sidoarjo, Jawa Timur, memindahkan tersangka pembakaran mobil penyanyi ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV