Inilah perubahan kebijakan pendidikan selama masa pandemi COVID-19
Elshinta
Jumat, 15 Mei 2020 - 19:59 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Inilah perubahan kebijakan pendidikan selama masa pandemi COVID-19
Mendikbud, Nadiem Anwar Makarim pada acara media briefing Adaptasi Sistem Pendidikan selama COVID-19, hasil kerja sama antara Kemenlu, Kemendikbud, dan Ketua Tim Pakar Penanganan COVID-19, di Istana Kepresidenan, Provinsi DKI Jakarta, Kamis (14/5). Sumber foto: https://bit.ly/2Z5IzUV

Elshinta.com - Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melakukan berbagai penyesuaian pembelajaran yang tidak membebani guru dan siswa, namun sarat nilai-nilai penguatan karakter seiring perkembangan status kedaruratan COVID-19.

Penyesuaian tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 2 Tahun 2020 tentang Pencegahan dan Penanganan COVID-19 di lingkungan Kemendikbud, serta Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan COVID-19 pada Satuan Pendidikan.

“Kami mendorong para guru untuk tidak menyelesaikan semua materi dalam kurikulum. Yang paling penting adalah siswa masih terlibat dalam pembelajaran yang relevan seperti keterampilan hidup, kesehatan, dan empati,” demikian disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim, pada acara media briefing Adaptasi Sistem Pendidikan selama COVID-19, hasil kerja sama antara Kementerian Luar Negeri, Kemendikbud, dan Ketua Tim Pakar Penanganan COVID-19, di Istana Kepresidenan, Provinsi DKI Jakarta, Kamis (14/5).

Tidak sampai di situ saja, serangkaian kebijakan lain pun dikeluarkan menyikapi perkembangan penyebaran COVID-19, seperti pembatalan ujian nasional (UN), penyesuaian ujian sekolah, implementasi pembelajaran jarak jauh, dan pendekatan online untuk proses pendaftaran siswa sesuai Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Desease (COVID-19).

Selain itu, terdapat kebijakan penyesuaian pemanfaatan bantuan operasional sekolah (BOS) dan BOP yang fleksibel untuk memenuhi kebutuhan sekolah selama pandemi.

Seperti diinformasikan melalui laman resmi Setkab, Jumat (15/5), hal tersebut merujuk pada dua peraturan terbaru, yaitu:

  1. Permendikbud Nomor 19 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 8 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Reguler; dan 
  2. Permendikbud Nomor 20 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 13 Tahun 2020 Tentang Petunjuk Teknis Dana Alokasi Khusus Nonfisik Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini Dan Pendidikan Kesetaraan Tahun Anggaran 2020.

Adapun bentuk relokasi sumber daya yang sudah dilakukan Kemendikbud yaitu:

  1. Program sukarelawan mahasiswa kedokteran dan kesehatan yang telah terkumpul lebih dari 15.000 orang di seluruh Indonesia; 
  2. Mengaktifkan fasilitas medis universitas di seluruh Indonesia sebagai COVID-19 Test Center. Saat ini terdapat 18 laboratorium dan 13 rumah sakit untuk perawatan pasien; 
  3. Mengalokasikan asrama pusat pelatihan kementerian untuk karantina yaitu di LPMP dan P4TK di seluruh Indonesia; dan 
  4. Realokasi anggaran untuk penanganan Covid-19 sebesar Rp405 miliar. 
     
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Proses belajar mengajar di Kabupaten Tangerang masih secara daring
Senin, 13 Juli 2020 - 12:59 WIB
Memasuki tahun ajaran baru, Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang akan berikan sanksi kepada sekolah ...
Didampingi KSAD Jenderal Andika, Menhan beri pembekalan pada pendidik SMA Taruna Nusantara
Minggu, 12 Juli 2020 - 18:42 WIB
Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan pembekalan kepemimpinan kepada p...
Merdeka Belajar disebut tepat untuk perkecil kesenjangan pendidikan
Minggu, 12 Juli 2020 - 17:44 WIB
Ketua Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) Andre Rahardian mengatakan inisiasi Merdeka Bel...
13 Juli madrasah mulai belajar, daring atau tatap muka ikuti kebijakan pemda
Minggu, 12 Juli 2020 - 12:29 WIB
Tahun ajaran 2020/2021, akan dimulai pada 13 Juli 2020. Pembelajaran di madrasah dilakukan sesuai ko...
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lumajang pacu rumah baca desa
Minggu, 12 Juli 2020 - 11:52 WIB
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lumajang terus membina dan mengembangkan perpustakaan des...
Kadisdikbud Kalsel: Kami justru berpihiak untuk calon siswa tidak mampu
Sabtu, 11 Juli 2020 - 09:10 WIB
Tudingan Kebijakan penerimaan peserta didik baru (PPDB) pada tahun ini dinilai tidak berpihak pada c...
Panglima TNI: Para santri harus selalu menjaga protokol kesehatan
Jumat, 10 Juli 2020 - 20:36 WIB
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis melaksanakan kunjung...
Demo minta keringanan UKT, mahasiswa UNAS kena sanksi peringatan hingga diberhentikan
Jumat, 10 Juli 2020 - 16:25 WIB
Aksi unjuk rasa meminta keringanan biaya kuliah di masa pandemi COVID-19 dan transparansi keuangan k...
13 Juli masuk sekolah, Disdik Salatiga tunggu persetujuan gugus tugas
Jumat, 10 Juli 2020 - 13:00 WIB
Sekolah di Salatiga, Jawa Tengah, telah menyiapkan beberapa kesiapan terkait pembelajaran tatap muka...
Pentingnya komunikasi antara sekolah dan orang tua murid di tengah COVID-19
Jumat, 10 Juli 2020 - 11:19 WIB
Aspek komunikasi harus dibangun dengan baik di tengah pembelajaran sekolah selama pandemi COVID-19 b...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV