Benarkah gatal pada penis, indikasi penyakit menular?
Elshinta
Jumat, 15 Mei 2020 - 23:15 WIB | Penulis : Ervina Rias Palupi | Editor : Administrator
Benarkah gatal pada penis, indikasi penyakit menular?
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2WyYSYG

Elshinta.com - Gatal pada penis adalah kondisi yang umum terjadi. Namun tidak jarang gatal pada kemaluan pria atau gatal penis, diikuti oleh gejala-gejala lain, seperti rasa terbakar atau rasa tidak nyaman lainnya.

Tapi ada kalanya penis gatal juga menjadi indikasi adanya penyakit menular seksual. Dihimpun dari berbagai sumber, berikut beberapa faktor yang menyebabkan gatal pada area vital pria:

Kandidiasis
Kandidiasis atau infeksi jamur tidak berbahaya dan dapat ditangani dengan menggunakan obat antijamur. Gejala kandidiasis pada penis antara lain adalah pembengkakan penis, ruam kemerahan, keluarnya cairan kental dari balik kulup, timbul bau atau aroma yang tidak sedap, sakit saat melakukan hubungan seksual dan buang air kecil, serta kesulitan saat menarik kembali kulit kulup penis. 

Penyakit menular seksual
Klamidia dan gonore bisa menimbulkan keluhan penis berbau tidak sedap. Pada klamidia, gejala infeksi adalah keluarnya cairan (sekret) yang jernih atau keruh dari ujung penis, nyeri saat berkemih, sensasi panas dan gatal di ujung penis, serta nyeri dan pembengkakan di sekitar testis.

Sementara pada gonore gejalanya ada keluhan cairan putih kekuningan dari penis, nyeri dan sensasi terbakar saat berkemih, serta terjadi peradangan di kulit penis.

Dermatitis kontak
Dermatitis kontak merupakan suatu reaksi peradangan pada kulit yang disebabkan oleh paparan dengan bahan atau zat tertentu. Ini berarti penis gatal juga dapat terjadi jika bersentuhan dengan sabun mandi, busa dari sampo, dan bahan karet. Iritasi atau peradangan di daerah sekitar selangkangan bisa menyebar ke bagian.

Gejala yang muncul tidak hanya gatal tapi juga ruam kemerahan di daerah sekitar penis, nyeri, dan bahkan kulit sekitar penis terkelupas. Tetapi, gejala awal dan yang paling sering muncul adalah rasa tidak nyaman atau gatal-gatal. 

Herpes genital 
Herpes genital termasuk penyakit menular seksual yang disebabkan oleh virus Herpes Simplex. Selain gatal di daerah kemaluan, herpes juga dapat menyebabkan rasa gatal pada penis. Virus herpes seringkali dorman di dalam tubuh dan gejala seringkali muncul saat daya tahan tubuh sedang lemah. 

Lichen nitidus 
Lichen nitidus adalah radang sel kulit yang bisa terjadi pada bagian kulit mana saja, termasuk penis. Salah satu gejala penyakit ini adalah munculnya benjolan-benjolan kecil yang bisa menyebabkan gatal. 

Kutil 
Kutil pada penis tampak seperti kembang kol yang warnanya sama dengan kulit. Penyebabnya adalah Human Papillomavirus (HPV). Kutil pada penis dapat menyebabkan rasa gatal, dan kadang bisa berdarah saat bersenggama. 

Psoriasis 
Psoriasis adalah kelainan akibat penyakit autoimun yang dapat terjadi di seluruh bagian kulit, termasuk kulit penis. Reaksi autoimun menyebabkan pertumbuhan kulit yang cepat sehingga sel kulit menumpuk. Psoriasis tampak seperti daerah kemerahan bersisik pada kulit yang gatal. 

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2WYJ4xf

Kudis 
Kudis adalah penyakit kulit menular yang diakibatkan oleh tungau yang sering menginfeksi daerah lipatan kulit yang lembap. Tungau berjalan di bawah kulit, membuat terowongan-terowongan kecil. Hal inilah yang menyebabkan gatal, terutama di malam hari. 

Pubic Lice 
Merupakan sebuah parasit yang menempel pada rambut kemaluan manusia. Kondisi ini biasanya menular melalui kontak seksual dengan orang yang terinfeksi. Gejalanya adalah gatal pada area pubis dan juga bercak darah atau bercak hitam pada celana dalam yang berasal dari feses dari kutu tersebut. 

Uretritis 
Uretritis juga bisa jadi faktor lainnya area vital pria jadi gatal. Uretra merupakan sebuah saluran yang membawa urine dari kandung kemih ke luar tubuh. Selain terasa gatal dan panas, kondisi uretritis juga bisa menyebabkan penis mengeluarkan lendir lengket, darah dan air mani.

Sistitis 
Sistitis atau yang biasa disebut dengan infeksi saluran kemih merupakan sebuah peradangan pada kandung kemih. Penis gatal dan panas adalah gejala awal dari sistitis.

Jika tidak segera ditangani, maka akan ada gejala lainnya yang timbul, seperti sering buang air kecil, merasa sakit saat berhubungan seksual, muncul endapan putih atau darah pada urin dan bau yang menyengat, dan mengalami demam dan sakit pada perut bagian bawah.

Urine
Hal yang jarang sekali diperhatikan dan kerap disepelekan oleh kaum pria, yaitu kebiasaan setelah buang air kecil. Terkadang, urine masih tersisa beberapa tetes, namun sudah buru-buru memakai celana dalam kembali. Hal ini dapat menyebabkan iritasi dan gatal pada penis.

Tidak hanya itu, sisa urine yang menempel pada celana dalam juga bisa menjadi media yang baik untuk bakteri berkembang biak. Infeksi akan terjadi bila celana dalam tersebut digunakan terus-menerus tanpa diganti.

Ilustrasi. Sumber foto:https://bit.ly/2Wv8CDk

Jika pria sudah merasa sangat terganggu dengan kondisi di atas, jangan ragu untuk segera memeriksakan diri ke dokter spesialis kulit dan kelamin. Tindakan ini bertujuan untuk mencari penyebab utama keluhan dan cara terbaik untuk mengatasinya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 BRI jamin pelayanan normal pasca meninggalnya karyawan terkonfirmasi positif Covid-19
Rabu, 08 Juli 2020 - 20:47 WIB
Bank BRI memastikan Kantor Wilayah BRI Malang, Jawa Timur yang terletak di Jalan Laksamana Martadina...
Ini tips dokter Reisa untuk orang berpenyakit tak menular hindari COVID-19 
Rabu, 08 Juli 2020 - 20:11 WIB
Dokter Reisa Broto Asmoro membagikan beberapa tips untuk menekan risiko penularan COVID-19 terhadap ...
KSAD pantau langsung pengadaan laboratorium PCR 15 RS TNI AD
Rabu, 08 Juli 2020 - 18:56 WIB
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Andika Perkasa memantau langsung laporan pengadaan l...
Waspada TBC di tengah pandemi, ini perbedaannya dengan COVID-19
Rabu, 08 Juli 2020 - 08:00 WIB
Indonesia menjadi negara ketiga terbesar dengan kasus Tuberculosis (TBC) di dunia setelah India dan ...
Dokter Reisa: Vaksin COVID-19 belum ditemukan, lindungi diri dengan protokol kesehatan
Rabu, 08 Juli 2020 - 07:15 WIB
Penularan COVID-19 masih terjadi di tengah masyarakat hingga saat ini. Selama vaksin untuk melawan v...
 Mengapa pasangan lanjut usia tetap harus berhubungan intim? Apakah tidak berbahaya?
Selasa, 07 Juli 2020 - 23:15 WIB
Hubungan intim tidak hanya untuk usia produktif saja karena faktanya orang-orang yang berusia di ata...
Jalani cangkok paru, pasien COVID-19 di Korsel mulai pulih
Selasa, 07 Juli 2020 - 16:45 WIB
Seorang pasien COVID-19 di Korea Selatan, yang hidupnya bergantung pada alat bantu selama 112 hari, ...
Tingkatkan kualitas tidur, selimut berat mampu berikan sensasi pelukan
Selasa, 07 Juli 2020 - 12:01 WIB
Tidur berkualitas adalah kunci utama untuk meningkatkan kesehatan secara menyeluruh. Namun bagi seb...
Mengapa wanita lebih memilih pria dewasa untuk menjadi pasangan hidupnya?
Senin, 06 Juli 2020 - 23:15 WIB
Sudah menjadi rahasia umum bahwa sebagian wanita cenderung lebih menyukai sosok dewasa. Ada alasan t...
New normal, jumlah pendonor darah di Salatiga meningkat
Senin, 06 Juli 2020 - 20:12 WIB
Jumlah pendonor di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Salatiga, Jawa Tengah mulai meningkat memasuk...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV