KSAD Jenderal Andika minta Unjani terus berinovasi
Elshinta
Minggu, 10 Mei 2020 - 13:25 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
KSAD Jenderal Andika minta Unjani terus berinovasi
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Andika Perkasa memastikan pihaknya akan meningkatkan kualitas pembelajaran di Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani), Cimahi, Jawa Barat.

Menanggapi upaya peningkatan tersebut, KSAD Jenderal Andika memberikan dukungan penuh kepada peningkatan kualitas Unjani. Satu di antaranya dengan menggelar kelas virtual.

Hal ini disampaikan Andika saat bertemu dengan Rektor Unjani, Hikmahanto Juwana beserta tim untuk menindaklanjuti arahannya saat Serah Terima Jabatan Rektor Unjani periode 2020-2024.

"UNJANI harus menjadi universitas yang berbeda. Jangan terpaku dengan apa yang ada. Semuanya bisa dikomunikasikan dengan kami di Yayasan. Karena kami juga ingin memiliki universitas yang dipandang orang dengan berbagai inovasi dan terobosan," ujar Andika dalam keterangannya yang diterima Reporter Elshinta, Rama Pamungkas, Minggu (10/5).

KSAD Jenderal TNI Andika memberikan waktu selama dua minggu untuk menginventarisir beberapa program yang perlu ditingkatkan di Unjani.

Dalam pertemuan tersebut, Hikmahanto melaporkan upaya yang akan dilakukan Unjani dalam meningkatkan proses belajar mengajar di Universitas tersebut.

Unjani berharap Yayasan Kartika Eka Paksi melakukan investasi besar-besaran agar menjadi digital atau smart campus. "Perkiraan investasi akan besar," kata Hikmahanto.

Investasi diharapkan akan kembali karena akan dibuka kelas eksekutif baik Sarjana atau Pascasarjana dengan pembelajaran jarak jauh. Selain itu para dosen diminta untuk membuat modul perkuliahan pembelajaran jarak jauh.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
PPDB SMA Kota Depok, warga aksi keprihatinan tolak siswa titipan 
Senin, 26 Juli 2021 - 16:04 WIB
Sejumlah warga yang bergabung dalam Forum Doea-Doea berunjuk rasa di SMAN 1 Depok. Mareka memasang s...
Lima mahasiswa UB ciptakan `body lotion` daun kelor 
Minggu, 25 Juli 2021 - 15:14 WIB
Lima mahasiswa Fakultas Ilmu Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya (FPIK UB) terinspiras...
Mahasiswa dan alumnus Unhas antusias ikuti vaksinasi massal kedua
Kamis, 22 Juli 2021 - 17:36 WIB
Mahasiswa dan alumnus Universitas Hasanuddin antusias mengikuti vaksinasi massal gelombang kedua di ...
PPDB Kota Depok berakhir lancar, belajar masih daring 
Kamis, 22 Juli 2021 - 13:48 WIB
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2021/2022 tingkat SMA Negeri dan SMK Negeri di Kot...
Guru diminta bantu sosialisasi vaksin bagi pelajar
Kamis, 22 Juli 2021 - 12:57 WIB
Para guru di Kota Tangerang, Banten diminta membantu menyosialisasikan dan memberikan edukasi kepada...
Kemendikbud danai tiga penelitian di ITN Malang  
Rabu, 21 Juli 2021 - 11:36 WIB
Tiga penelitian ITN malang mendapat `gelontoran` dana hibah pembinaan dari Kementerian Pendidikan d...
Satgas TNI bagikan peralatan sekolah untuk anak di perbatasan
Minggu, 18 Juli 2021 - 08:45 WIB
Prajurit TNI Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY melakukan kunjungan ke lembaga pendidikan ana...
KPAI dorong perbaikan empat isu ini jelang HAN 2021
Sabtu, 17 Juli 2021 - 11:45 WIB
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendorong perbaikan di empat isu menjelang Hari Anak Nasio...
Orang tua dilibatkan dalam MPLS SMA Mutual Kota Magelang
Jumat, 16 Juli 2021 - 17:36 WIB
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dilaksanakan SMA Muhammadiyah I Alternatif (Mutual) K...
Mudahkan siswa belajar BDR, pihak sekolah antarkan bahan ajar ke murid 
Jumat, 16 Juli 2021 - 10:46 WIB
Pengantaran tersebut dilakukan oleh guru kelas untuk 89 siswa. Bahan ajar yang diantarkan tersebut b...
Live Streaming Radio Network