Rumah judi Las Vegas jadi `Food Bank` COVID-19
Elshinta
Jumat, 08 Mei 2020 - 12:27 WIB |
Rumah judi Las Vegas jadi `Food Bank` COVID-19
Tulisan `Vegas Strong` dari sebuah gedung kasino di Las Vegas, Nevada, AS. Foto: Antara

Elshinta.com - Rumah judi kasino di Las Vegas, AS berubah menjadi food bank atau pusat koordinasi makanan dari sumbangan yang dikerahkan sejumlah pihak, guna meminimalisir kekurangan makanan dampak virus corona baru (COVID-19).

Lahan luas yang semula berisi deretan mobil, kini ditempati ratusan orang yang mengantre untuk menunggu giliran mengambil makanan.

"Kami bisa mendapatkan buah, sayuran, daging, susu ... dan dengan sisa uang yang saya miliki, saya jadi bisa membayar tagihan listrik," kata Michelle Manning (92 tahun) yang mengantre bersama cucunya, dilansir AFP hari ini.

"Dan ini lebih aman daripada pergi ke toko kelontong," kata Michelle, yang merupakan orang tua dari salah satu pegawai operator kasino yang di-PHK sebagai dampak COVID-19.

Lokasi tersebut merupakan salah satu dari 20 rumah judi Las Vegas. Mereka mengoordinir pasokan makanan dari sumbangan pemerintah, swasta maupun vendor lokal.

Larry Scott, Chief Operating Officer lembaga nirlaba Three Square Food Bank mengatakan makanan itu layak dikonsumsi karena disimpan di rak dan mesin pendingin milik kasino.

Mantan pegawai

Sebagian besar pengantre di kasino adalah keluarga mantan pegawai rumah judi di Las Vegas. Mereka diberhentikan karena ditutupnya operasional rumah judi saat COVID-19 menyebar di AS.

Sekitar sepertiga tenaga kerja di Nevada, Las Vegas, umumnya bekerja di sektor wisata, termasuk rumah judi dan perhotelan. MGM Resort misalnya, mereka merumahkan 63.000 orang staf.

Tom Schiffhauer, seorang agen poker berusia 62 tahun dari kasino Orleans, diberhentikan ketika COVID-19 masuk AS.

Istrinya yang kerja di hotel Rio juga harus dirumahkan.

"Aku sudah di sini 40 tahun dan aku belum pernah melihat yang seperti ini... Ini aneh," katanya, seraya menunggu antrean makanan.

Kendati demikian, mereka tidak sepenuhnya diberhentikan. Pegawai akan kembali bekerja saat pemerintah mengeluarkan izin membuka kembali usaha, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
WHO: 30 persen sampel COVID-19 tunjukkan mutasi tapi tidak memperparah
Sabtu, 04 Juli 2020 - 21:28 WIB
Hampir 30 persen dari data rangkaian genom sampel virus COVID-19 yang dikumpulkan oleh Organisasi Ke...
Legislator: Pancasila sebagai Dasar Negara sudah final
Sabtu, 04 Juli 2020 - 18:16 WIB
Pancasila sebagai Dasar Negara sebagaimana termaktub dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 sudah ...
31 tentara Kolombia dipecat atas kejahatan seksual di bawah umur
Sabtu, 04 Juli 2020 - 13:51 WIB
Kolombia pada Jumat  (3/7) menyatakan memecat 31 anggota angkatan darat yang diduga terlibat dalam ...
Harga emas sedikit berubah, dibayangi percepatan kasus baru Corona
Sabtu, 04 Juli 2020 - 10:12 WIB
Harga emas sedikit berubah pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), karena kekhawatiran atas p...
Korban tewas longsoran tambang giok Myanmar jadi 162
Jumat, 03 Juli 2020 - 12:39 WIB
Korban meninggal dalam insiden tanah longsor di sebuah pertambangan batu giok di Myanmar sebelah uta...
Brazil tinjau WhatsApp Pay sebelum bisa beroperasi lagi
Jumat, 03 Juli 2020 - 11:41 WIB
Bank sentral Brazil meminta WhatsApp bisa membuktikan keamanan perlindungan data sebelum layanan pem...
Peneliti Tiongkok keluarkan peringatan dini pandemi flu babi
Rabu, 01 Juli 2020 - 21:11 WIB
Para peneliti di Tiongkok mengeluarkan peringatan dini atas kemungkinan terjadinya pandemi lain yang...
Tiongkok sebut langkah India blokir aplikasi Tiongkok langgar aturan WTO
Rabu, 01 Juli 2020 - 13:13 WIB
Tiongkok menyebut langkah India untuk memblokir 59 aplikasi seluler asal Tiongkok dapat melanggar at...
Ledakan di sebuah klinik Teheran menelan belasan korban
Rabu, 01 Juli 2020 - 10:28 WIB
Sebanyak 19 orang tewas dan enam lainnya terluka akibat ledakan di sebuah klinik medis di utara ibu ...
Emas naik lagi, tembus 1.800 dolar AS per ounce
Rabu, 01 Juli 2020 - 09:34 WIB
Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange ditutup pada level tertinggi sejak Septe...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV