Benarkah sperma memiliki manfaat untuk kesehatan?
Elshinta
Rabu, 06 Mei 2020 - 23:15 WIB | Penulis : Ervina Rias Palupi | Editor : Administrator
 Benarkah sperma memiliki manfaat untuk kesehatan?
Ilustrasi. Sumber foto:https://bit.ly/2SCtWEn

Elshinta.com - Sperma merupakan produk dari sistem reproduksi pria yang berfungsi untuk membuahi sel telur sebagai bagian terpenting dalam proses pembuahan. Sperma terdiri dari campuran beberapa cairan yang dihasilkan oleh kelenjar dalam sistem reproduksi.

Dengan adanya elemen-elemen atau kandungan nutrisi yang dimilikinya, sperma punya beberapa manfaat lain selain fungsi utamanya untuk membuahi sel telur. Mungkin banyak yang belum tahu bahwa cairan sperma ternyata menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan. Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ini adalah manfaat lain sperma:

Penuh nutrisi
Sperma dikenal kaya akan nutrisi. Sperma mengandung berbagai macam nutrisi penting seperti seng, kalium, air, asam askorbat, asam sitrat, dan ensim lainnya.

Rendah kalori
Sperma dikenal rendah akan kalori. Sekitar satu sendok sperma mengandung 20 kalori dan sejumlah kecil lemak.

Anti depresan
Sperma juga mengandung zat serotonin, oksitosin, dan prolaktin yang berfungsi sebagai anti depresan. Hal ini akan berdampak pada kondisi seseorang yang akan menjadi lebih bahagia dan mampu melepas stres dengan baik.

Mencegah kanker payudara
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sperma memiliki efek anti kanker dan dapat membantu melawan kanker payudara.

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2yzdTQZ

Baik untuk kesehatan kulit
Sperma mengandung vitamin C dan seng yang merupakan antioksidan, berfungsi membantu memperlambat proses penuaan. Kandungan mineralnya mampu menjaga kesehatan kulit dan dipercaya membuat halus. Meski demikian tidak dianjurkan untuk menggunakan sperma untuk cuci muka.

Mencegah kerusakan gigi
Sperma mengandung seng, kalsium, dan mineral lainnya untuk mencegah kerusakan gigi. Selain itu karena kaya akan kalsium, sperma bermanfaat untuk menjaga kesehatan otot dan fungsi saraf.

Mencegah diabetes
Kandungan nutrisi berupa asam dan fruktosa yang ditemui dalam cairan sperma ternyata dapat dimanfaatkan untuk membantu metabolisme dan dan sistem pencernaan tubuh untuk mencerna gula yang dikonsumsi. Hal ini membuat cairan sperma dapat menjaga kadar gula darah agar tetap terkendali.

Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Sperma mengandung magnesium yang bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, memperkuat otot, dan meningkatkan fungsi saraf agar tetap sehat.

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2L4LtRz

Tidur lebih nyenyak
Sperma dan air mani mengandung senyawa kimia bernama melatonin. Melatonin ini punya andil dalam tubuh untuk membuat seseorang tertidur lelap dan rileks.

Menurunkan risiko kanker prostat
The Journal of American Medical Association menyatakan, bahwa jarang ejakulasi bisa membuat seorang pria lebih berisiko terkena kanker prostat.

Oleh karenanya ejakulasi  yang mengeluarkan air mani secara rutin dan tidak berlebihan bisa menurunkan risiko terkena kanker prostat.

Penyembuhan luka
Luka juga bisa dipercepat penyembuhannya lewat sperma, termasuk mencegah infeksi dan membersihkan bakteri serta kuman. Sperma juga dapat mempercepat penyembuhan luka karena memiliki kandungan zat besi.

Selain itu, kandungan vitamin C pada air mani juga mampu untuk mencegah munculnya infeksi pada luka, dan membersihkan luka dari kuman-kuman serta bakteri. Kandungan kaliumnya juga sangat penting untuk pertumbuhan normal tubuh dan untuk penggantian jaringan yang rusak.

Memelihara kesehatan tulang
Ternyata sperma mengandung fosfor, magnesium, kalsium dan mineral lain yang telah diteliti dan disimpulkan bahwa zat ini berfungsi membantu mempertahankan otot normal dan fungsi saraf, membuat tulang kuat dan mendukung sistem kekebalan tubuh yang sehat.

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/3b8ShrO

Mengatasi gangguan kecemasan
Anxiety disorder atau gangguan kecemasan adalah sebuah gangguan mental yang ditandai dengan rasa cemas, ketakutan, dan khawatir yang berlebihan. Manfaat air mani yang kedua adalah dapat mengatasi gangguan kecemasan tersebut. 

Beberapa hormon yang terdapat dalam air mani seperti oksitosin, progesteron dan serotonin merupakan hormon anti-kecemasan yang dapat menurunkan gejala gangguan kecemasan.

Mencegah peradangan dan infeksi
Beberapa senyawa seperti oksitosin, progesteron, kortisol, serta NGF merupakan senyawa antiinflamasi. Selain itu, kandungan protein dalam air mani juga memiliki aktivitas antimikroba yang cukup tinggi, sehingga air mani memiliki manfaat untuk dapat mencegah infeksi akibat bakteri, jamur, hingga virus.

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/3fp2Dr1

Sperma memang memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan. Namun bahwa adanya manfaat tersebut tidak dapat menjadikannya sebagai obat. Jika mengalami keluhan terkait kesehatan, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan tindakan lanjutan.

Sperma memang memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan. Namun bahwa adanya manfaat tersebut tidak dapat menjadikannya sebagai obat. Jika mengalami keluhan terkait kesehatan, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan tindakan lanjutan.


 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Bagaimana cara mengobati air mani encer?
Jumat, 03 Juli 2020 - 23:15 WIB
Konsistensi air mani encer dapat mengurangi waktu untuk cairan ejakulasi bisa berlama-lama di dalam ...
 Apa saja kado yang membuat suami bahagia saat berulang tahun?
Kamis, 02 Juli 2020 - 23:15 WIB
Ulang tahun pasangan hidup memang merupakan momen yang istimewa. Seperti halnya wanita,pria pun diam...
Pasien positif COVID-19 di Kabupaten Magelang tinggal dua orang
Kamis, 02 Juli 2020 - 20:12 WIB
 Jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, hingga hari ini t...
Pakar Kesehatan Masyarakat UI sebut polusi udara tingkatkan kematian penderita COVID-19
Kamis, 02 Juli 2020 - 19:12 WIB
Pakar Kesehatan Lingkungan Universitas Indonesia (UI) Profesor Budi Haryanto menegaskan, berbagai pe...
 Agar wajah pria selalu sehat, tak bisa hanya dengan cuci muka saja
Rabu, 01 Juli 2020 - 23:15 WIB
Cara merawat wajah pria dengan wanita tentu berbeda. Kulit pria cenderung lebih berminyak dan tebal ...
Gugus Tugas COVID-19 Jabar minta warga tetap waspada saat normal baru
Rabu, 01 Juli 2020 - 22:11 WIB
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat (Jabar) Daud Achmad memint...
Ini manfaat biji basil, tingkatkan energi hingga redakan kram perut  
Rabu, 01 Juli 2020 - 13:39 WIB
Belakangan ini nama basil atau sering disebut selasih menjadi naik daun lantaran banyak yang mulai m...
 Tahukah pria, kebiasaan sehat yang wajib dilakukan setelah berhubungan intim?
Selasa, 30 Juni 2020 - 23:15 WIB
Setelah berhubungan seks, banyak pasangan yang memilih langsung tidur. Ternyata kebiasaan ini bisa m...
Marmalade, inovasi Balitbangtan jadikan kulit jeruk nikmat disantap   
Selasa, 30 Juni 2020 - 21:46 WIB
Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian menghasilkan inovas...
Gugus Tugas Purwakarta: Tak ada lagi pasien positif COVID-19
Selasa, 30 Juni 2020 - 21:37 WIB
Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menyatakan sudah ti...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV