Kejati DKI Jakarta bantu awasi distribusi bansos penanganan COVID-19
Elshinta
Selasa, 05 Mei 2020 - 17:36 WIB |
Kejati DKI Jakarta bantu awasi distribusi bansos penanganan COVID-19
Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Sarjono Turin memberikan keterangan ke awak media usai penyaluran bansos di Kejati DKI Jakarta, Selasa (5/5). Sumber Foto: https://bit.ly/2L0rWSf

Elshinta.com - Kejaksaan Tinggi Negeri (Kejati) Provinsi DKI Jakarta memastikan ikut mengawasi pendistribusian bantuan sosial (bansos) dari pemerintah pusat maupun provinsi sebagai perwujudan peran serta kejaksaan dalam membantu penanganan COVID-19.

"Kejaksaan membantu mengecek apakah tepat sasaran tepat waktu dan sudah pas orang yang menerimanya," kata Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Negeri DKI Jakarta Sarjono Turin saat ditemui usai penyaluran bansos di Jakarta Selatan, Selasa (5/5).

Sarjono mengatakan selama COVID-19 Kejati tetap berperan melaksanakan penegakan hukum, misalnya terkait penanganan perkara. Penanganan perkara selama masa pandemi, lanjut dia, tetap berjalan tetapi melalui video telekonferensi. "Jadi proses penegakan hukum tidak berhenti, tetap berjalan selama pandemi," katanya.

Kemudian, Kejati juga mengambil peran dari segi aspek pendataan korban COVID-19 dengan adanya kebijakan pemerintah mendistribusikan sembako, maupun paket bantuan non sembako seperti alat pelindung diri (APD).

Dalam hal pendistribusian bansos serta input data penerima, kata Sarjono, dipastikan apakah sudah dilakukan cek dan pengecekan kembali tepat penerima dan apakah ada indikasi manipulasi data penerima. "Nah inilah peran dari kami untuk melakukan pendampingan terhadap penyaluran maupun data yang disebarkan oleh pemda," kata Sarjono.

Sebelumnya, dalam evaluasi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Balai Kota Jakarta, Jumat (1/5) Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan 98,4 persen bantuan sosial terdistribusi dengan baik. Anies mengakui, penyaluran bantuan sosial tersebut tidaklah sempurna, masih ada kekurangan yang menjadi bahan evaluasi dan diperbaiki oleh pihaknya.

Berdasarkan catatannya, total ada 1,6 persen bansos yang terdistribusi ke orang yang tidak berhak menerima. Tapi bantuan itu lalu dikembalikan, dengan catatan ada yang salah alamat, ada yang orang mampu dan ada yang sudah meninggal dunia. "Semua itu akan jadi bahan untuk koreksi dalam pendistribusian berikutnya," kata Anies, demikian Antara. (Ank/Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
DPR pertanyakan Ditjen Imigrasi terkait paspor Djoko Tjandra
Senin, 13 Juli 2020 - 14:46 WIB
Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PPP Arsul Sani mempertanyakan mengapa pihak Direktorat Jenderal Imi...
Bus bantuan efektif urai padatnya penumpang KRL Stasiun Bogor hari ini
Senin, 13 Juli 2020 - 09:10 WIB
Bus bantuan sebanyak 150 unit yang disediakan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI...
Penambahan kasus COVID-19 di DKI Jakarta tertinggi
Minggu, 12 Juli 2020 - 20:11 WIB
Provinsi DKI Jakarta mengalami penambahan kasus tertinggi selama menangani kasus positif COVID-19, y...
KPK nilai Perpres Kartu Prakerja sudah muat rekomendasinya
Minggu, 12 Juli 2020 - 16:12 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi menilai Peraturan Presiden (Perpres) baru mengenai Kartu Prakerja sudah...
Katedral selenggarakan misa langsung pertama setelah tiga bulan PSBB
Minggu, 12 Juli 2020 - 12:41 WIB
Gereja Katedral Jakarta kembali menggelar misa langsung pertama dengan dihadiri umat Kristen setelah...
11 Juli 2012, Rakyat Jakarta memilih 
Sabtu, 11 Juli 2020 - 08:12 WIB
Pemilihan umum gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta putaran pertama digelar Rabu, 11 Juli 2012. P...
Mulai hari ini, KAI tambah lagi perjalanan kereta jarak jauh dari Jakarta
Jumat, 10 Juli 2020 - 12:26 WIB
PT KAI (Persero) kembali menambah lima perjalanan kereta api (KA) jarak jauh di area Daop 1 Jakarta ...
Satu keluarga di Duri Kepa positif COVID-19, sempat menolak saat dievakuasi
Jumat, 10 Juli 2020 - 11:30 WIB
Satu keluarga yang tinggal di kawasan Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, dinyatakan positif COVI...
Petugas gabungan cek protokol kesehatan di Pasar Duta Mas
Kamis, 09 Juli 2020 - 18:46 WIB
Petugas gabungan Pemprov DKI Jakarta kembali melakukan pengecekan protokol kesehatan pencegahan Coro...
Wagub pastikan penanganan banjir di 2 kelurahan Jakarta Barat dipercepat
Kamis, 09 Juli 2020 - 18:27 WIB
Menurut Wagub DKI, untuk pencegahan dan penanganan banjir, harus dilakukan beberapa langkah percepat...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV