Apa penyebab utama kesulitan tidur pada pria lanjut usia?
Elshinta
Selasa, 05 Mei 2020 - 23:15 WIB | Penulis : Ervina Rias Palupi | Editor : Administrator
Apa penyebab utama kesulitan tidur pada pria lanjut usia?
Ilustrasi. Sumber foto: Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2KZUqLV

Elshinta.com - Penuaan memang membawa perubahan pada pola tidur seseorang terutama lansia. Akan tetapi masalah tidur seharusnya tidak dianggap dari bagian bertambahnya usia, melainkan masalah kesehatan yang memang serius. Insomnia yang banyak terjadi pada usia lanjut biasanya karena adanya penurunan fungsi fisik dan penyakit.

Tidak hanya meningatkan risiko kardiovaksular, diabetes, masalah berat badan, dan kanker payudara saja tapi juga depresi, memori yang menipis, dan hilangnya fokus. Dihimpun dari berbagai sumber, berikut faktor-faktor yang menyebabkan insomnia pada lansia:

Fungsi otak
Dalam sebuah penelitian, para ahli menemukan bahwa penyebab susah tidur pada lansia adalah penurunan fungsi otak. Supaya bisa tidur nyenyak, manusia akan menerima sinyal rasa lelah dan mengantuk yang dikirim oleh berbagai zat kimia dalam otak.

Namun pada lansia, kinerja neuron otak mulai melemah sehingga sinyal lelah dan mengantuk tidak diterima dengan baik.

Jam tidur 
Mengonsumsi alkohol sebelum tidur malam maupun tidur siang yang berlebihan dapat menyebabkan jam tidur menjadi tidak teratur.

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/35xgKGd

Masalah medis
Kondisi kesehatan juga membuat lansia menjadi sulit tidur. Seperti nyeri kronis, asma, diabetes, osteoporosis, nyeri ulu hati, penyakit Alzheimer dan pembesaran prostat jinak dapat mengganggu tidur para orang tua. Selain itu sleep apnea dan mudah gelisah juga menjadi penyebabnya.

Obat-obatan
Penurunan fisik dan penyakit yang menghampiri lansia menyebabkan pola tidur terganggu. Obat-obatan tertentu yang biasa dikonsumsi oleh lansia dapat menstimulasi otak sehingga terbangun.

Ini bisa terjadi karena konsumsi obat-obatan untuk tekanan darah tinggi, gagal jantung dan kolesterol tinggi, serta obat-obatan yang dijual bebas untuk nyeri sendi dan peradangan, penyakit Alzheimer, penyakit degeneratif, penyakit paru, sindrom nyeri, dan penyakit prostatik. 

Gangguan psikologis 
Beragam faktor psikologis dapat menyebabkan insomnia. Faktor tersebut antara lain rasa cemas, depresi, ketakutan, berduka, dan stres. Seorang lansia yang ditinggal pasangan dan anak cenderung memiliki perasaan depresi.

Stres yang disebabkan oleh peristiwa kehidupan seperti kematian atau penyakit orang yang dicintai, atau kesulitan keuangan dapat berkontribusi terhadap insomnia.

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/3b6oMa8

Perubahan pola tidur
Tidur siang terlalu lama dan tidur terputus juga dapat mengganggu pola tidur. Perubahan yang terjadi umumnya disebabkan karena terbangun dini hari dan peningkatan jumlah tidur siang. Semakin bertambahnya usia terutama saat memasuki usia lanjut, pola irama sirkadian mengalami perubahan.

Kurang aktivitas fisik 
Karena pensiun sering menghasilkan gaya hidup yang lebih menetap, itu dapat membuat lebih sulit untuk merasa lelah secara fisik.

Faktor lingkungan
Lingkungan dapat memengaruhi seseorang untuk dapat tidur. Lingkungan yang bising, cahaya yang terang atau gelap, suhu yang ekstrem, kelembaban lingkungan, dan tatanan yang tidak familiar bisa mengganggu pola tidur. 

Asupan nutrisi
Asupan nutrisi juga memengaruhi timbulnya insomnia, seperti konsumsi alkohol, kebersihan diri yang tidak terjaga dengan baik, dan konsumsi obat yang memiliki efek samping gangguan tidur lansia.

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2YG1shb

Agar bisa tidur lebih nyenyak, sebaiknya tetapkan jam tidur yang rutin tiap hari. Dengan begitu, tubuh lama-lama akan terlatih untuk tidur di jam yang tepat. Selain itu, hindari konsumsi minuman berkafein dan minuman bersoda kira-kira enam jam sebelum tidur.

Matikan handphone, televisi, dan alat elektronik lainnya ketika sudah di tempat tidur. Kemudian, cobalah untuk berelaksasi dengan teknik pernapasan jika terbangun di tengah malam. Mandi dengan air hangat sebelum tidur juga bisa membantu merelaksasikan tubuh dan meningkatkan kualitas tidur malam. 
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 BRI jamin pelayanan normal pasca meninggalnya karyawan terkonfirmasi positif Covid-19
Rabu, 08 Juli 2020 - 20:47 WIB
Bank BRI memastikan Kantor Wilayah BRI Malang, Jawa Timur yang terletak di Jalan Laksamana Martadina...
Ini tips dokter Reisa untuk orang berpenyakit tak menular hindari COVID-19 
Rabu, 08 Juli 2020 - 20:11 WIB
Dokter Reisa Broto Asmoro membagikan beberapa tips untuk menekan risiko penularan COVID-19 terhadap ...
KSAD pantau langsung pengadaan laboratorium PCR 15 RS TNI AD
Rabu, 08 Juli 2020 - 18:56 WIB
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Andika Perkasa memantau langsung laporan pengadaan l...
Waspada TBC di tengah pandemi, ini perbedaannya dengan COVID-19
Rabu, 08 Juli 2020 - 08:00 WIB
Indonesia menjadi negara ketiga terbesar dengan kasus Tuberculosis (TBC) di dunia setelah India dan ...
Dokter Reisa: Vaksin COVID-19 belum ditemukan, lindungi diri dengan protokol kesehatan
Rabu, 08 Juli 2020 - 07:15 WIB
Penularan COVID-19 masih terjadi di tengah masyarakat hingga saat ini. Selama vaksin untuk melawan v...
 Mengapa pasangan lanjut usia tetap harus berhubungan intim? Apakah tidak berbahaya?
Selasa, 07 Juli 2020 - 23:15 WIB
Hubungan intim tidak hanya untuk usia produktif saja karena faktanya orang-orang yang berusia di ata...
Jalani cangkok paru, pasien COVID-19 di Korsel mulai pulih
Selasa, 07 Juli 2020 - 16:45 WIB
Seorang pasien COVID-19 di Korea Selatan, yang hidupnya bergantung pada alat bantu selama 112 hari, ...
Tingkatkan kualitas tidur, selimut berat mampu berikan sensasi pelukan
Selasa, 07 Juli 2020 - 12:01 WIB
Tidur berkualitas adalah kunci utama untuk meningkatkan kesehatan secara menyeluruh. Namun bagi seb...
Mengapa wanita lebih memilih pria dewasa untuk menjadi pasangan hidupnya?
Senin, 06 Juli 2020 - 23:15 WIB
Sudah menjadi rahasia umum bahwa sebagian wanita cenderung lebih menyukai sosok dewasa. Ada alasan t...
New normal, jumlah pendonor darah di Salatiga meningkat
Senin, 06 Juli 2020 - 20:12 WIB
Jumlah pendonor di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Salatiga, Jawa Tengah mulai meningkat memasuk...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV