Cukupi kebutuhan pangan, manfaatkan waktu di rumah karena COVID-19 dengan berkebun
Elshinta
Selasa, 05 Mei 2020 - 11:24 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Dewi Rusiana
Cukupi kebutuhan pangan, manfaatkan waktu di rumah karena COVID-19 dengan berkebun
Sumber foto: https://bit.ly/3b3SdK7

Elshinta.com - Masyarakat didorong untuk memanfaatkan ruang terbatas di rumah untuk berkebun atau menanam tanaman, termasuk sayuran, untuk memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga selama pandemi COVID-19.

"Bisa mencoba menanam di rumah dengan tanaman simpel, mudah tapi bisa menghasilkan dan mencukupi kebutuhan pangan di rumah," demikian dikatakan Pegiat Indonesia Berkebun, Winartania dalam konferensi video yang bertema Urban Farming Saat Pandemi COVID-19, yang diadakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Kantor Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Jakarta, Senin (4/5).

Dikatakannya, waktu selama berdiam di rumah karena pandemi COVID-19 dapat dimanfaatkan untuk tetap produktif misalnya dengan berkebun untuk menanam tanaman yang disukai dan bisa dikonsumsi.

"Kita menyarankan tanaman sayuran yang kita suka, banyak dikonsumsi warga di sekitar," tutur Winartania, seperti diinformasikan melalui laman resmi BNPB. 

Menurut Winartania, warga bisa menanam tanaman yang bisa menghasilkan untuk kebutuhan dapur termasuk sayuran yang banyak digemari, seperti kangkung, bayam, pepaya Jepang, cabe, tomat, dan tanaman herbal seperti basil dan kemangi.

Bahkan jika sudah mencukupi kebutuhan dapur, kelebihan dari panen sayuran itu bisa dijual misalnya ke tetangga sekitar.

Jika ruang terbatas di rumah, warga tetap dapat berkebun dengan membuat pertanian vertikal dengan instalasi hidroponik dengan sistem tetes, dan berkebun di atap.

"Kita bisa menanam ke atas vertikal, tidak perlu lahan yang luas tapi bisa menanam ke atas, bisa di tanam di dinding," tuturnya.

Ketika menanam tanaman di rumah, harus dipastikan posisi letak tanaman agar mendapatkan sinar matahari yang cukup untuk proses tumbuh kembang tanaman.

Sayuran butuh sekitar enam jam paparan sinar matahari.

"Yang baru belajar bekebun bisa menanam dari tanaman yang mudah dulu, pokoknya jangan takut gagal dulu dari awal," terang dia. 

Saat berkebun, lanjut Winartania, juga harus dipastikan media tanam bernutrisi bagi pertumbuhan tanaman. Tanaman termasuk sayuran butuh unsur hara. Tanah yang mejadi media tanam bisa dicampur dengan pupuk kandang, kompos dan sekam bakar untuk membuat tanah bernutrisi.

Warga bisa memanfaatkan sampah organik rumah tangga untuk membuat kompos misalnya dengan memanfaatkan lubang biopori atau tong komposter.

"Kalau media tanah tidak bernutrisi tanaman tidak bisa tumbuh maksimal," ujarnya.

Indonesia Berkebun adalah salah satu komunitas yang menaungi jejaring di seluruh Indonesia untuk gerakan berkebun. Komunitas ini memiliki jejaring di 48 kota dan kampus di Tanah Air. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Domba bertanduk empat di Majalengka, satu ekor dihargai dua ratus juta rupiah
Selasa, 13 Oktober 2020 - 21:47 WIB
Seekor Domba berkelainan genetik di Majalengka, Jawa Barat dihargai ratusan juta rupiah. Pasalnya D...
Ingat, pengguna sepeda di malam hari tak pakai lampu akan kena sanksi
Jumat, 25 September 2020 - 20:25 WIB
Bagi para pengguna sepeda harap memperhatikan keselamatan dalam berkendara. Ada sanksi yang disiapka...
 6 ide mendekorasi kamar dengan koleksi foto, bakal instagramable banget!
Rabu, 16 September 2020 - 13:36 WIB
Hanya dengan melihat foto, kita bisa mengingat kembali kenangan-kenangan yang sudah terekam dalam fo...
Gunung Penanggungan dipastikan aman, seluruh jalur pendakian kembali dibuka 
Rabu, 26 Agustus 2020 - 20:11 WIB
Jalur pendakian Kedungudi di Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur kembali dibuka pasca ...
 Bisnis aqua scape yang tetap bertahan di masa pandemi Covid-19
Kamis, 06 Agustus 2020 - 20:46 WIB
Bisnis serta dunia hobby aqua scape masih bisa bertahan di tengah pandemi Covid-19. Bahkan di era p...
Cukupi kebutuhan pangan, manfaatkan waktu di rumah karena COVID-19 dengan berkebun
Selasa, 05 Mei 2020 - 11:24 WIB
Masyarakat didorong untuk memanfaatkan ruang terbatas di rumah untuk berkebun atau menanam tanaman, ...
Benarkah kepribadian seseorang bisa dilihat dari hobi yang digeluti?
Kamis, 12 Maret 2020 - 11:29 WIB
Hobi merupakan kebiasaan-kebiasaan yang kerap kali dilakukan oleh seseorang guna mendapatkan kesenan...
 Manfaat tersembunyi dari hobi kerajinan tangan
Jumat, 07 Februari 2020 - 12:22 WIB
Kerajinan tangan sangat luas, banyak sekali ragamnya seperti merajut, menjahit, membuat keramik, mem...
Dari hobi crafting hasilkan pundi-pundi rupiah
Jumat, 24 Januari 2020 - 11:48 WIB
Kegemaran Dianisa Rizkika dalam dunia crafting dengan bunga kering membuatnya berani memutuskan untu...
Ini manfaat mengagumkan dari hobi membaca
Jumat, 13 Desember 2019 - 17:07 WIB
Bagi beberapa orang, aktivitas membaca sering kali dianggap sebagai aktivitas yang membosankan. Pada...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV