Polisi ungkap penyiraman air keras di Pancoran berstatus suami istri
Elshinta
Senin, 04 Mei 2020 - 13:25 WIB |
Polisi ungkap penyiraman air keras di Pancoran berstatus suami istri
ILustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/3dcuCIx

Elshinta.com - Kepolisan Sektor Pancoran, Polres Metro Jakarta Selatan mengungkap kejadian penyiraman air keras terhadap seorang wanita di Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan dilakukan oleh suami kepada istrinya.

"Itu suami istri, suaminya tidak mau dicerai," kata Kapolsek Pancoran Kompol Johanis Soeprijanto saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (4/5).

Johanis menjelaskan, peristiwa penyiraman air keras tersebut terjadi di jalan Duren Tiga, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan pada Sabtu (2/5) sore pukul 16.35 WIB. Peristiwa tersebut awalnya diduga korban penjambretan disiram dengan air keras dialami seorang wanita berinisial RA (32) diunggah oleh warganet Minggu (3/5) lalu viral di media sosial.

Menurut Johanis, penyiraman air keras terhadap RA dilatarbelakangi oleh urusan rumah tangga, korban adalah istri dan pelaku adalah suami. Hasil penyelidikan sementara kepolisian, suami korban kesal karena mau dicerai oleh istrinya RA, lalu datang menjemput di Stasiun Duren Kalibatan. "Dia (RA) tidak suka didatangi suaminya, suaminya kesal karena mau dicerai, lalu disiram," kata Johanis.

Penyiraman dilakukan oleh suami korban menggunakan air keras atau air accu. Pada saat kejadian warga yang menyaksikan korban kesakitan menahan perih karena di siram datang menolong. Korban dibantu oleh warga dan anggota polisi yang bertugas di lapangan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan medis. "Korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Kramatjati oleh petugas," kata Johanis, dikutip Antara.

Sementara itu, pelaku penyiraman yang belum diketahui identitasnya tersebut masih dalam pengejaran aparat kepolisian dari Polsek Pancoran dan Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan.

Sebelumnya video korban penyiraman air keras tersebut diduga korban penjambretan. Setelah polisi melakukan penyelidikan, motif penyiraman karena urusan rumah tangga. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polisi pindahkan tersangka pembakar mobil Via Vallen
Sabtu, 04 Juli 2020 - 20:57 WIB
Petugas Kepolisian Resor Kota Sidoarjo, Jawa Timur, memindahkan tersangka pembakaran mobil penyanyi ...
3.304 unit telepon pintar ilegal disita Bea Cukai Kepri
Sabtu, 04 Juli 2020 - 09:13 WIB
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Khusus Kepri menyita 3.304 unit telepon pintar i...
Polsek Limo Depok tangkap pelaku spesialis pembobol gardu Telkom
Jumat, 03 Juli 2020 - 19:55 WIB
 Polisi Sektor (Polsek) Limo, Depok, Jawa Barat berhasil menangkap satu pelaku spesialis pembobol g...
Jadi target operasi, polisi tembak mati penjahat curanmor 
Kamis, 02 Juli 2020 - 19:45 WIB
Sepak terjang Sukardi alias Abeng (39) akhirnya terhenti selamanya. Warga Dusun Baran Temboro, Kelu...
Polda Metro Jaya bongkar produsen cairan vape isi narkoba
Selasa, 30 Juni 2020 - 10:24 WIB
Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar diduga sindikat lintas provinsi produsen dan ...
Bea Cukai Kepri gagalkan penyelundupan 10 ton pasir timah
Selasa, 30 Juni 2020 - 09:59 WIB
Tim patroli laut Direktorat Jenderal Bea Cukai 30004 Kantor Wilayah Khusus Kepulauan Riau (Kepri) me...
Polda Metro sebut 11 WNA penyerang polisi tidak punya izin tinggal
Selasa, 30 Juni 2020 - 09:23 WIB
Polda Metro Jaya menyebutkan 11 warga negara asing (WNA) yang terlibat pengeroyokan terhadap lima pe...
LPSK dorong kasus pemalsuan sertifikat ABK dikembangkan ke TPPO
Minggu, 28 Juni 2020 - 18:14 WIB
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mendorong kasus pemalsuan sertifikat anak buah kapal (A...
Kasus malware Indonesia lebih tinggi dari rata-rata di Asia Pasifik
Minggu, 28 Juni 2020 - 16:39 WIB
Microsoft menemukan kasus malware dan ransomware pada dunia siber Indonesia sepanjang 2019 masih tin...
Kejaksaan NTT masih kejar tiga tersangka korupsi dana Bank NTT
Minggu, 28 Juni 2020 - 15:29 WIB
Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih mengejar tiga dari tujuh tersangka yang terlibat da...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV