Pelaku ekraf dibekali skill promosi digital dalam `HomeCreativepreneur`
Elshinta
Sabtu, 02 Mei 2020 - 15:25 WIB |
Pelaku ekraf dibekali skill promosi digital dalam `HomeCreativepreneur`
Pelaku industri kreatif dibekali skill promosi digital dalam HomeCreativepreneur, Foto: Antara

Elshinta.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) membekali pelaku ekonomi kreatif (ekraf) dengan skill dan keterampilan promosi digital melalui pelatihan bertajuk HomeCreativepreneur yang digelar pada 1 Mei hingga 24 Juni 2020.

Plt. Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf Frans X. Teguh dalam pernyataannya Sabtu (2/5), menjelaskan, di tengah pandemi COVID-19 para pelaku ekraf diharapkan untuk tetap optimistis mengembangkan bisnis melalui media digital.

“Data menunjukkan sebanyak 79 persen konsumen di Indonesia menemukan produk baru melalui mesin pencari dan 97 persen konsumen membeli produk pada bisnis yang memiliki website,” kata Frans Teguh, seperti dikutip Antara.

Ia menjelaskan, saat ini belum banyak pelaku dan komunitas ekraf yang menggunakan website sebagai salah satu media promosi. Dan meskipun beberapa di antaranya telah memiliki website, tapi biasanya belum dimanfaatkan secara optimal.

Oleh karena itu, melalui pelatihan HomeCreativepreneur diharapkan dapat meningkatkan skill dan keterampilan promosi digital para pelaku ekraf.

Materi yang diberikan meliputi strategi “search engine optimization” (SEO) untuk memasarkan produknya, membuat website menggunakan platform website builder, hingga membuat sosial media preview untuk keperluan promosi.

Selain itu juga tentang tips mengeksekusi pembelian nama domain dan mengkoneksikannya dengan website yang sudah dibangun, pembuatan media chat di dalam website bisnis untuk membangun komunikasi dengan customer, hingga pembuatan konten video produk.

“Perkembangan teknologi ditambah dengan pandemi COVID-19 ini, menuntut pelaku kreatif mampu memanfaatkan media digital secara optimal untuk mempromosikan produknya. Selain itu, pelatihan ini diharapkan dapat menjadi bekal pelaku kreatif dalam menghadapi kondisi ‘new normal’ yang akan terjadi setelah pandemi selesai,” ujar Frans Teguh.

Pelatihan HomeCreativepreneur menyasar individu dan atau komunitas yang berasal dari 5 destinasi super prioritas, 10 kabupaten/kota kreatif, dan sentra kreatif yang ada di desa wisata maupun destinasi wisata seluruh Indonesia.

Syarat mengikuti pelatihan ini di antaranya adalah dapat mengoperasikan komputer, memiliki produk, serta berusia antara 20-45 tahun. Berdasarkan hasil seleksi, sebanyak 100 peserta dinyatakan lolos dan mengikuti pelatihan secara daring.

Program yang digelar bekerja sama dengan Primal.id ini dilaksanakan selama dua bulan dengan satu bulan pelatihan (teori dan praktik) serta satu bulan pendampingan.

Di setiap pertemuan, peserta akan mendapat tugas yang kemudian dievaluasi oleh narasumber yang diharapkan dapat membantu peserta memahami cara membuat website. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Imbas Covid-19, setelah ditutup PP-IPTEK kembali dibuka untuk umum
Kamis, 09 Juli 2020 - 21:23 WIB
Setelah puncak pandemi Covid-19 melandai, Pusat Peraga Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK) Kem...
SNI SMKI solusi wujudkan sistem pemerintahan berbasis elektronik
Kamis, 09 Juli 2020 - 14:17 WIB
Dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintah yang bersih, efektif, transparan dan akuntbel, serta ...
Kemenkes-Kementan diminta sinergi garap produk eucalyptus
Rabu, 08 Juli 2020 - 08:47 WIB
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Hasan Aminuddin meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk meninda...
Kementan tegaskan kalung eucalyptus tidak diklaim sebagai antivirus, namun demikian...
Selasa, 07 Juli 2020 - 07:54 WIB
Kementerian Pertanian melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian menegaskan bahwa produk in...
Eucalyptus diklaim bisa cegah COVID-19, ini penjelasan Kementan
Senin, 06 Juli 2020 - 12:48 WIB
Kementerian Pertanian akan memproduksi secara massal kalung dari tanaman eucalyptus yang diklaim bis...
Gelar HAI Fest 2020, TelkomGroup kedepankan pentingnya transformasi digital
Minggu, 05 Juli 2020 - 09:30 WIB
Sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar dan terdepan di Indonesia, PT Telekomunikasi Indonesia (P...
Pengangkut Rocket Lab gagal capai orbit, kehilangan muatan satelit
Minggu, 05 Juli 2020 - 08:49 WIB
Sebuah roket dari perusahaan peluncuran satelit berukuran kecil, Rocket Lab, gagal mencapai orbit se...
Tencent rilis TAD Sim 2.0 generasi baru, platform pengembangan simulasi swakemudi
Rabu, 01 Juli 2020 - 08:48 WIB
Raksasa teknologi dan game Tiongkok, Tencent merilis TAD Sim 2.0 generasi baru, berupa platform simu...
Hikmah dibalik COVID-19, hasilkan alat pengolah sampah jadi pupuk dan pengusir hama
Senin, 29 Juni 2020 - 06:59 WIB
Pandemi COVID-19 bagi warga yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Lingkungan (MPL) 02 menjadi hikma...
Startup Jepang ciptakan masker cerdas terkoneksi internet
Minggu, 28 Juni 2020 - 10:51 WIB
Ketika penggunaan masker menjadi kewajiban dalam era normal baru pandemi COVID-19, startup Jepang Do...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV