ASEAN sepakati tujuh perkuatan kerja sama pariwisata di tengah pandemi
Elshinta
Jumat, 01 Mei 2020 - 11:53 WIB |
ASEAN sepakati tujuh perkuatan kerja sama pariwisata di tengah pandemi
Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo mewakili Indonesia dalam pertemuan para menteri pariwisata negara-negara ASEAN dalam `Special Meeting of the ASEAN Tourism Ministers (M-ATM) on Coronavirus Disease 2019 (COVID-19)` pada Rabu malam (29/4/2020). Foto: Antara

Elshinta.com - Negara-negara anggota ASEAN menyepakati tujuh perkuatan kerja sama di bidang pariwisata sebagai langkah mitigasi terhadap sektor yang dianggap paling terpukul paling dalam akibat pandemi COVID-19.

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo dalam keterangannya Jumat (1/5), mengatakan ia telah mewakili Indonesia dalam pertemuan para menteri pariwisata negara-negara ASEAN dalam “Special Meeting of the ASEAN Tourism Ministers (M-ATM) on Coronavirus Disease 2019 (COVID-19)” pada Rabu malam (29/4).

"Kerja sama yang kuat dibutuhkan dalam upaya menangani bersama dampak COVID-19 dalam sektor pariwisata di kawasan ASEAN. Saatnya kita semua para anggota ASEAN untuk bersama. Dengan bersama kita bisa kuat," kata Angela.

Pertemuan tersebut menghasilkan “joint statement” yang memuat tujuh poin hasil kesepakatan bersama seluruh menteri pariwisata dari negara-negara ASEAN untuk memperkuat kerja sama pariwisata, salah satu sektor ekonomi yang paling terpukul dalam pandemi.

Pertama, para menteri sepakat untuk membina koordinasi ASEAN dalam mempercepat pertukaran informasi tentang perjalanan, terutama terkait standar kesehatan dan langkah-langkah lain yang diperlukan negara-negara anggota ASEAN dalam mengendalikan penyebaran wabah COVID-19 melalui peningkatan operasi Tim Komunikasi Krisis Pariwisata ASEAN (ATCCT).

Kedua, mengintensifkan kolaborasi Organisasi Pariwisata Nasional (NTOs) ASEAN dengan sektor-sektor ASEAN lain yang relevan, terutama di bidang kesehatan, informasi, transportasi, dan imigrasi serta dengan mitra eksternal ASEAN, untuk bersama-sama mengimplementasikan langkah-langkah yang komprehensif, transparan dan respons yang cepat dalam mitigasi dan mengurangi dampak COVID-19 serta krisis lain di masa depan.

Ketiga, para menteri juga sepakat untuk meningkatkan kerja sama yang lebih erat dalam berbagi informasi dan praktik terbaik di antara negara-negara anggota ASEAN serta dengan mitra dialog ASEAN dalam mendukung sektor pariwisata.

Keempat, kerja sama ini juga mencakup penerapan kebijakan dan langkah-langkah yang tepat untuk meningkatkan kepercayaan antara pengunjung domestik dan internasional ke Asia Tenggara, termasuk pengembangan standar dan pedoman dalam meningkatkan faktor keamanan dan kesehatan guna melindungi para pekerja dan masyarakat di industri perhotelan dan industri lainnya terkait pariwisata.

Kelima, para menteri pariwisata juga sepakat untuk mendukung pengembangan dan implementasi rencana pemulihan krisis pasca COVID-19 serta membangun kemampuan pariwisata ASEAN serta upaya promosi dan pemasaran pariwisata bersama dengan tujuan memajukan ASEAN sebagai “single tourism destination”.

Keenam, para menteri sepakat untuk mempercepat penerapan kebijakan mikro dan makro ekonomi, memberikan dukungan teknis dan stimulus keuangan, pengurangan pajak, peningkatan kapasitas dan kemampuan, terutama keterampilan digital bagi para stakeholder industri perjalanan dan pariwisata.

Ketujuh, mempercepat kerja sama dengan mitra dialog ASEAN, organisasi internasional dan industri yang relevan untuk membangun Asia Tenggara yang tangguh dan siap untuk secara efektif menerapkan dan mengelola pariwisata yang berkelanjutan dan inklusif setelah krisis.

Angela menyatakan Indonesia berkomitmen bersama seluruh negara anggota ASEAN untuk mendorong visi bersama melakukan mitigasi dan pemulihan sektor pariwisata, baik selama maupun usai pandemi COVID-19.

"Beberapa studi menyatakan sedikitnya butuh waktu lima tahun bagi sektor pariwisata untuk kembali normal dari COVID-19. Tapi saya percaya ASEAN bisa lebih baik dari itu, pariwisata di regional kita akan pulih lebih cepat namun dengan satu kondisi kita harus perkuat kerja sama dan kolaborasi," kata Angela.

Negara-negara anggota ASEAN melaporkan kinerja pariwisata yang menurun sekitar 36 persen pada kuartal pertama 2020, dibandingkan periode yang sama di tahun 2018 dan 2019.

Tingkat kedatangan wisatawan internasional tercatat menurun sekitar 34 persen, dan tingkat hunian kamar hotel saat ini berada pada titik terendah dan banyak terjadi pembatalan dalam industri tur dan travel.

Negara-negara anggota ASEAN pun kini telah merevisi atau sedang melakukan mengoreksi target mereka dalam jumlah kunjungan wisatawan internasional dan penerimaan dari sektor pariwisata, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sumbar tetap gelar Peduli Wisata Award Sumbar 2020
Sabtu, 11 Juli 2020 - 13:57 WIB
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tetap akan memberikan penghargaan Peduli Wisata Award (PWA) Sumat...
Sumbar susun trik agar wisatawan tinggal lebih lama
Sabtu, 11 Juli 2020 - 13:18 WIB
Dinas Pariwisata Sumatera Barat menyusun trik untuk menahan wisatawan agar mau tinggal lebih lama di...
 DPRD Kabupaten Bandung fokus dalam pengembangan wisata
Kamis, 09 Juli 2020 - 20:56 WIB
Di kawasan hutan belantara tepatnya kawasan destinasi Nyampay, reses Ketua DPRD Kabupaten Bandung H...
Akses wisatawan ke Kepulauan Seribu akan diperketat
Rabu, 08 Juli 2020 - 20:35 WIB
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu terus memperketat pengawasan wilayah, terutama akses ...
Jateng kucurkan Rp14 miliar untuk perbaiki jalur evakuasi Merapi
Rabu, 08 Juli 2020 - 19:35 WIB
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengucurkan dana bantuan Rp14 miliar untuk memperbaiki jalur evakuas...
Kemenparekraf sosialisasi protokol kesehatan demi tingkatkan kepercayaan wisatawan
Selasa, 07 Juli 2020 - 09:48 WIB
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Bapar...
Sudah punya rencana untuk travelling di `new normal`? Ini pesan untuk traveller
Senin, 06 Juli 2020 - 10:10 WIB
Pada masa adaptasi kebiasaan baru untuk masyarakat yang produktif dan aman COVID-19, beragam sektor ...
Luhut telepon Menlu Singapura terkait pariwisata Lagoi di Bintan
Kamis, 02 Juli 2020 - 20:55 WIB
Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menelepon Menteri Luar Negeri ...
Pemprov NTT: Wisata Pulau Komodo dan Pulau Padar bersifat eksklusif
Selasa, 30 Juni 2020 - 15:13 WIB
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Wayan Darmaw...
Gunung Bromo akan dibuka dengan protokol kesehatan ketat
Senin, 29 Juni 2020 - 13:39 WIB
Gunung Bromo menjadi salah satu objek wisata di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, yang akan dibuka ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV