Trump tuding WHO condong ke Tiongkok, gagal tangani virus corona
Elshinta
Rabu, 08 April 2020 - 10:45 WIB |
Trump tuding WHO condong ke Tiongkok, gagal tangani virus corona
Presiden AS Donald Trump. Foto: Antara

Elshinta.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Selasa (7/4) menyampaikan kritik tajam terhadap Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dengan menuduhnya terlalu fokus kepada Tiongkok dan mengeluarkan nasihat buruk selama wabah virus corona.

"WHO benar-benar gagal," kata Trump dalam posting Twitter-nya seperti dikutip Reuters.

"Untuk beberapa alasan, (meskipun) sebagian besar didanai oleh AS, (WHO) sangat Tiongkok-sentris. Kami akan memperhatikan isu ini. Untungnya saya menolak saran mereka membuka perbatasan kami ke Tiongkok sejak awal. Mengapa mereka memberi kami rekomendasi yang salah seperti itu?"

WHO tidak menanggapi permintaan komentar soal ini dari Reuters.

Pada 31 Januari, WHO menyarankan negara-negara untuk membiarkan perbatasannya tetap terbuka meskipun wabah menyebar. Namun, WHO menegaskan negara-negara memiliki hak mengambil langkah-langkah guna melindungi warganya.

Pada hari yang sama, pemerintah AS pimpinan Trump mengumumkan pembatasan perjalanan dari Tiongkok.

Kaum konservatif AS kian keras mengkritik WHO selama pandemi global dengan mengatakan badan kesehatan dunia itu mengandalkan data wabah virus corona yang salah dari Tiongkok.

Pekan lalu, Senator Marco Rubio menyerukan pengunduran diri Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, dengan mengatakan "dia membiarkan Beijing memanfaatkan WHO untuk menyesatkan masyarakat global." Demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Benua Amerika episentrum baru COVID-19, WHO: Kini bukan saatnya negara-negara longgarkan pembatasan
Rabu, 27 Mei 2020 - 12:26 WIB
Benua Amerika muncul sebagai episentrum baru pandemi COVID-19, demikian dinyatakan Organisasi Keseha...
Prakirakan cuaca Jawa Barat pagi hingga malam hari
Rabu, 27 Mei 2020 - 10:36 WIB
Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan akan terjadi beberapa wilayah di Jawa Bara...
Harga minyak naik dipicu pemangkasan pasokan dan pelonggaran lockdown
Rabu, 27 Mei 2020 - 08:37 WIB
Harga minyak naik pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), didukung oleh tanda-tanda bahwa pro...
Puluhan tahanan di penjara El Salvador terinfeksi COVID-19
Selasa, 26 Mei 2020 - 13:29 WIB
Sebanyak 36 narapidana di beberapa penjara El Salvador dinyatakan positif terinfeksi virus corona (C...
Tiongkok berharap gencatan senjata Idul Fitri di Afghanistan berlanjut
Selasa, 26 Mei 2020 - 11:59 WIB
Tiongkok berharap gencatan senjata antarpihak bertikai di Afghanistan selama Idul Fitri akan terus b...
Lima negara sambut baik gencatan senjata Afghanistan dan Taliban
Senin, 25 Mei 2020 - 15:35 WIB
Indonesia, Jerman, Norwegia, Uzbekistan, dan Qatar menyambut baik pengumuman gencatan senjata oleh p...
WNI di Swiss rayakan Idul Fitri secara virtual
Senin, 25 Mei 2020 - 11:27 WIB
Masyarakat Indonesia di Swiss merayakan Idul Fitri 1441 Hijriah melalui silaturahmi virtual, karena ...
Presiden: RS Chile alami kesulitan saat COVID-19 dekati 70.000 kasus
Senin, 25 Mei 2020 - 10:26 WIB
Sistem layanan kesehatan Chile mengalami kesulitan dan `hampir mencapai batasnya`, kata Presiden Seb...
Gempa dengan magnitudo 5,8 guncang Selandia Baru
Senin, 25 Mei 2020 - 08:30 WIB
Gempa dengan magnitudo 5,8 mengguncang ibu kota Selandia Baru, Wellington pada Senin (25/5), tanpa a...
Brazil, pusat baru wabah corona, laporkan 965 kematian harian
Minggu, 24 Mei 2020 - 20:12 WIB
Brazil melaporkan 965 kematian harian akibat virus corona baru pada Sabtu (23/5) sehingga jumlah tot...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV