Pandemi COVID-19, Raja Maroko bebaskan 5.654 narapidana
Elshinta
Rabu, 08 April 2020 - 09:59 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Pandemi COVID-19, Raja Maroko bebaskan 5.654 narapidana
Raja Maroko Mohammed VI. Foto: Popi Rahim/Elshinta.com

Elshinta.com - Organisasi Kesehatan Dunia World Health organization (WHO) menetapkan virus corona baru (COVID-19) sebagai pandemi.

WHO mengimbau warga di seluruh dunia melakukan jarak komunikasi fisik dari social distancing  kini menjadi physical dispensing.

Hal itu yang mendorong Raja Maroko Mohammed VI melakukan pengampunan terhadap ribuan narapidana yang menginap di hotel prodeo, kata pejabat Kementerian Kehakiman mengumumkan pada Minggu lalu.

"Raja Maroko telah memberikan pengampunan kepada 5.654 tahanan narapidana dan memberi perintah untuk mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk memperkuat perlindungan tahanan di penjara, khususnya terhadap penyebaran epidemi virus corona virus," ujar pejabat setempat dalam pernyataan resmi Kedutaan Maroko di Jakarta, yang diterima Reporter Elshinta.com, Popi Rahim, Selasa (7/4).

Tak hanya itu, yang dilakukan oleh orang nomor satu negara Magreb ini adalah bentuk perhatian kepada tahanan di lembaga pemasyarakatan dan rehabilitasi tersebut.

Para tahanan yang diberikan pengampunan kerajaan sebelumnya dipilih berdasarkan kriteria manusia dan kriteria obyektif, yang memperhitungkan usia mereka, kondisi kesehatan mereka, lamanya penahanan, serta perilaku yang baik, dan disiplin yang telah mereka tunjukkan sepanjang penahanan mereka, kata sumber itu.

Proses pembebasan para napi itu akan dilakukan secara bertahap, mengingat keadaan luar biasa terkait dengan tatanan darurat kesehatan.

Sesuai dengan instruksi kerajaan yang tinggi, penerima manfaat dari pengampunan Kerajaan akan berada di bawah pengawasan, dengan melakukan tes medis, serta karantina yang diperlukan di rumah mereka nanti guna menjaga keamanan kesehatannya.

Selain itu Raja Maroko juga memberi perintah untuk mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memperkuat perlindungan para tahanan, khususnya terhadap penyebaran epidemi corona virus.

Hal yang sama juga telah dilakukan oleh pemerintah Indonesia untuk memutus tali rantai virus corona.

Melalui Kementerian Hukum dan Ham Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS), pemerintah Indonesia membebaskan sebanyak 13.430 narapidana dan anak di seluruh Indonesia.

Pembebasan narapidana di seluruh Indonesia ini dimulai pada 1 April 2020 sebagai salah satu bagian dari upaya pencegahan dan penanggulangan penyebaran COVID-19 di lembaga pemasyarakatan, rumah tahanan negara (Rutan), dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA).

Napi yang dengan asimilasi sebanyak 9.091 orang dan yang keluar dengan program integrasi sejumlah 4.339 orang.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Wabah COVID-19 di Brazil memburuk saat total kasus dekati 500.000
Minggu, 31 Mei 2020 - 09:26 WIB
Brazil mencatat rekor kasus baru COVID-19 pada Sabtu (30/5) yang mencapai 33.274 sehingga jumlah kes...
Merkel tolak undangan Trump menghadiri KTT G7 di Washington
Sabtu, 30 Mei 2020 - 14:39 WIB
Kanselir Jerman Angela Merkel menolak undangan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk hadir dal...
Jerman hentikan riset hydroxychloroquine untuk COVID-19
Jumat, 29 Mei 2020 - 09:47 WIB
Universitas di Jerman menghentikan riset klinis yang menggunakan obat anti-malaria hydroxychloroquin...
Ketegangan AS-Tiongkok angkat harga emas setelah jatuh tiga hari beruntun
Jumat, 29 Mei 2020 - 09:11 WIB
Harga emas berjangka naik pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB) setelah selama tiga hari ber...
Tujuh pekerja medis Somalia tewas usai diculik kelompok bersenjata
Jumat, 29 Mei 2020 - 08:26 WIB
Tujuh pekerja medis dan satu warga sipil tewas di sebuah desa bagian utara ibu kota Somalia usai dic...
Benua Amerika episentrum baru COVID-19, WHO: Kini bukan saatnya negara-negara longgarkan pembatasan
Rabu, 27 Mei 2020 - 12:26 WIB
Benua Amerika muncul sebagai episentrum baru pandemi COVID-19, demikian dinyatakan Organisasi Keseha...
Prakirakan cuaca Jawa Barat pagi hingga malam hari
Rabu, 27 Mei 2020 - 10:36 WIB
Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan akan terjadi beberapa wilayah di Jawa Bara...
Harga minyak naik dipicu pemangkasan pasokan dan pelonggaran lockdown
Rabu, 27 Mei 2020 - 08:37 WIB
Harga minyak naik pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), didukung oleh tanda-tanda bahwa pro...
Puluhan tahanan di penjara El Salvador terinfeksi COVID-19
Selasa, 26 Mei 2020 - 13:29 WIB
Sebanyak 36 narapidana di beberapa penjara El Salvador dinyatakan positif terinfeksi virus corona (C...
Tiongkok berharap gencatan senjata Idul Fitri di Afghanistan berlanjut
Selasa, 26 Mei 2020 - 11:59 WIB
Tiongkok berharap gencatan senjata antarpihak bertikai di Afghanistan selama Idul Fitri akan terus b...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV