AS laporkan 8.910 kematian akibat corona
Elshinta
Selasa, 07 April 2020 - 15:45 WIB |
AS laporkan 8.910 kematian akibat corona
Penasihat medis Gedung Putih Dr. Anthony Fauci dan Dr. Deborah Birx menyimak Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan arahan harian satuan tugas virus korona (COVID-19) di Gedung Putih, Washington, Amerika Serikat, Minggu (5/4/2020). Foto: Antara

Elshinta.com - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat pada Senin (6/4) melaporkan 330.891 kasus virus corona, dan mengatakan jumlah kematian meningkat menjadi 8.910 orang.

Selama akhir pekan, CDC memperbarui jumlah kasusnya menjadi 304.826 dan mengatakan 7.616 orang telah meninggal di seluruh negeri, tetapi jumlahnya masih sementara dan belum dikonfirmasi oleh masing-masing negara bagian.

Penghitungan CDC dari kasus penyakit pernapasan yang dikenal sebagai COVID-19, yang disebabkan oleh virus corona baru itu dilaporkan pada pukul 16.00 waktu setempat, Senin. Data CDC itu tidak harus mencerminkan kasus yang dilaporkan oleh masing-masing negara bagian.

Di seluruh dunia virus corona telah menginfeksi lebih dari 1,3 juta orang di lebih dari 200 negara. Dari jumlah yang terinfeksi, lebih dari 74.000 orang meninggal dunia dan lebih dari 277.000 orang dinyatakan sembuh.

Hingga kini, para pakar dan perusahaan farmasi di sejumlah negara maju  berlomba menemukan vaksin corona. Di AS perusahaan farmasi Inovio Pharmaceuticals telah mengajukan izin investigasi obat baru kepada Badan Obat-obatan dan Makanan AS (FDA) agar dapat melakukan uji klinis tahap awal atas calon vaksin INO-4800, yang dimaksudkan untuk mencegah infeksi COVID-19, demikian Antara. (Anj/Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Benua Amerika episentrum baru COVID-19, WHO: Kini bukan saatnya negara-negara longgarkan pembatasan
Rabu, 27 Mei 2020 - 12:26 WIB
Benua Amerika muncul sebagai episentrum baru pandemi COVID-19, demikian dinyatakan Organisasi Keseha...
Prakirakan cuaca Jawa Barat pagi hingga malam hari
Rabu, 27 Mei 2020 - 10:36 WIB
Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan akan terjadi beberapa wilayah di Jawa Bara...
Harga minyak naik dipicu pemangkasan pasokan dan pelonggaran lockdown
Rabu, 27 Mei 2020 - 08:37 WIB
Harga minyak naik pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), didukung oleh tanda-tanda bahwa pro...
Puluhan tahanan di penjara El Salvador terinfeksi COVID-19
Selasa, 26 Mei 2020 - 13:29 WIB
Sebanyak 36 narapidana di beberapa penjara El Salvador dinyatakan positif terinfeksi virus corona (C...
Tiongkok berharap gencatan senjata Idul Fitri di Afghanistan berlanjut
Selasa, 26 Mei 2020 - 11:59 WIB
Tiongkok berharap gencatan senjata antarpihak bertikai di Afghanistan selama Idul Fitri akan terus b...
Lima negara sambut baik gencatan senjata Afghanistan dan Taliban
Senin, 25 Mei 2020 - 15:35 WIB
Indonesia, Jerman, Norwegia, Uzbekistan, dan Qatar menyambut baik pengumuman gencatan senjata oleh p...
WNI di Swiss rayakan Idul Fitri secara virtual
Senin, 25 Mei 2020 - 11:27 WIB
Masyarakat Indonesia di Swiss merayakan Idul Fitri 1441 Hijriah melalui silaturahmi virtual, karena ...
Presiden: RS Chile alami kesulitan saat COVID-19 dekati 70.000 kasus
Senin, 25 Mei 2020 - 10:26 WIB
Sistem layanan kesehatan Chile mengalami kesulitan dan `hampir mencapai batasnya`, kata Presiden Seb...
Gempa dengan magnitudo 5,8 guncang Selandia Baru
Senin, 25 Mei 2020 - 08:30 WIB
Gempa dengan magnitudo 5,8 mengguncang ibu kota Selandia Baru, Wellington pada Senin (25/5), tanpa a...
Brazil, pusat baru wabah corona, laporkan 965 kematian harian
Minggu, 24 Mei 2020 - 20:12 WIB
Brazil melaporkan 965 kematian harian akibat virus corona baru pada Sabtu (23/5) sehingga jumlah tot...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV