KKP lumpuhkan dua kapal ikan asing ilegal di Laut Natuna Utara
Elshinta
Minggu, 05 April 2020 - 06:55 WIB |
KKP lumpuhkan dua kapal ikan asing ilegal di Laut Natuna Utara
Kapal ikan asing yang ditangkap petugas KKP. Foto: Antara

Elshinta.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melumpuhkan dua kapal ikan asing ilegal berbendera Vietnam yang melakukan aktivitas pencurian ikan di wilayah pengelolaan perikanan RI, Laut Natuna.

"Petugas pengawas perikanan Ditjen PSDKP-KKP berhasil menangkap dua kapal ikan asing pelaku illegal fishing di laut Natuna Utara pada hari Jumat, 3 April 2020," kata Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu (4/4).

Lebih lanjut Edhy menjelaskan bahwa dua kapal ikan asing dengan nama KG 93811 TS dan KG 93012 TS ditangkap oleh Kapal Pengawas Perikanan Orca 03 yang dinakhodai oleh Capt. Mohammad Ma’ruf pada posisi koordinat 03° 51,172’ Lintang Utara - 104° 44,515’ Bujur Timur.

Bersama dua kapal ikan asing ilegal yang mengoperasikan alat penangkapan ikan trawl tersebut turut diamankan 22 awak kapal berkewarganegaraan Vietnam.

"Saat ini kedua kapal tersebut sedang dalam proses dikawal menuju Satwas SDKP Natuna untuk menjalani proses hukum lebih lanjut," kata Menteri Kelautan dan Perikanan.

Penangkapan ini, kata Edhy merupakan pesan tegas yang dikirimkan oleh KKP terhadap para pelaku illegal fishing di perairan Indonesia. Dia memastikan, jajaran Pengawas Perikanan Ditjen PSDKP akan tetap melaksanakan upaya menjaga kedaulatan pengelolaan perikanan dari ancaman para pelaku illegal fishing.

"Ini tentu bukti bahwa kami tidak lengah di tengah kondisi kita yang masih menghadapi pandemi COVID-19 ini," katanya, seperti dikutip Antara.

Ia menegaskan dengan tetap menjalankan protokol pencegahan dan penanggulangan COVID-19, pengawas perikanan KKP tetap bekerja untuk menjaga perairan nasional dari para pencuri ikan.

Dengan demikian, lanjutnya, para nelayan Indonesia dapat melakukan kegiatan penangkapan di laut dengan aman dan nyaman.

Penangkapan dua kapal ikan asing ilegal berbendera Vietnam ini, menambah daftar kapal-kapal ikan asing ilegal yang sudah ditangkap di era kepemimpinan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo.

Total sudah 19 kapal ikan asing yang telah ditangkap terdiri dari 10 kapal berbendera Vietnam, empat kapal berbendera Filipina dan lima kapal berbendera Malaysia.

Selain penangkapan kapal ikan asing ilegal, Menteri Edhy juga telah melakukan serangkaian langkah strategis diantaranya melalui upaya pengawalan terhadap nelayan Indonesia yang beroperasi di Laut Natuna Utara dan pembebasan nelayan Indonesia yang ditangkap oleh aparat Malaysia.

"Nelayan kita masih tetap perlu melaut untuk memenuhi kebutuhan hidup di masa sulit ini. Oleh sebab itu KKP hadir untuk melindungi masyarakat kelautan dan perikanan. Kami tekankan bahwa dalam kondisi apapun kami tetap komit mengawal dan melindungi nelayan Indonesia, termasuk memberantas kapal asing pelaku ilegal," ucapnya. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
10 narapidana di Sulteng berulah terlibat pencurian dan narkoba
Minggu, 24 Mei 2020 - 17:49 WIB
Sebanyak 10 orang narapidana yang bebas melalui program asimilasi di wilayah Sulawesi Tengah kembali...
Satgas Nemangkawi buru KKB penembak anggota Gugus Tugas COVID-19 Papua
Minggu, 24 Mei 2020 - 07:28 WIB
Satuan Tugas Operasi Nemangkawi terus memburu kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang menembak dua a...
Seorang petugas kesehatan korban KKB di Wandai dievakuasi ke Nabire
Sabtu, 23 Mei 2020 - 16:16 WIB
Alemanek Bagau, salah satu petugas kesehatan yang menjadi korban penembakan kelompok kriminal bersen...
Satreskrim Polres Malang ungkap 2 kasus curanmor
Jumat, 22 Mei 2020 - 19:58 WIB
Kejahatan jelang lebaran makin menjadi utamanya pencurian sepeda motor seperti yang diungkap Satresk...
Kelompok bersenjata tembak warga sipil di Timika
Jumat, 22 Mei 2020 - 16:12 WIB
Kepala Bidang Humas Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Ahmad Kamal, menegaskan, Sakeus (35) yang Ka...
Perwira polisi ditabrak saat bubarkan komunitas motor di Bundaran HI
Minggu, 17 Mei 2020 - 20:29 WIB
Wakil Kepala Satuan Sabhara Polres Metro Jakarta Pusat AKP Revi Mingga terluka akibat ditabrak seped...
Pospol di Paniai Papua diserang OTK, empat pucuk senpi dibawa kabur
Sabtu, 16 Mei 2020 - 12:51 WIB
Sekelompok orang tak dikenal (OTK),Jumat malam (15/5), sekitar pukul 22.30 WIT melakukan penyerangan...
Terungkap, begal yang bacok korban hingga jari tangan putus hanya sandiwara
Jumat, 15 Mei 2020 - 20:54 WIB
Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara berhasil mengungkap kasus begal...
Polres Klaten tangkap lima tersangka penipuan modus sales regulator kompor gas
Kamis, 14 Mei 2020 - 18:45 WIB
Jajaran Reserse Kriminal, Polres Klaten, Jawa Tengah berhasil mengungkap kasus tindak pidana penipua...
Remaja pembunuh anak di Jakpus ternyata juga jadi korban kekerasan
Kamis, 14 Mei 2020 - 12:10 WIB
NF, remaja putri pelaku kekerasan pembunuhan terhadap anak berusia lima tahun di Sawah Besar, Jakart...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV