Ketua IMF: Kita sekarang dalam resesi, lebih buruk dari krisis 2008
Elshinta
Sabtu, 04 April 2020 - 13:17 WIB |
Ketua IMF: Kita sekarang dalam resesi, lebih buruk dari krisis 2008
Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva. Sumber Foto: https://bit.ly/2wdnsUL

Elshinta.com - Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva pada Jumat (3/4) memperingatkan resesi yang lebih buruk daripada krisis keuangan global pada 2008.

"Kita sekarang dalam resesi, jauh lebih buruk daripada krisis keuangan global," kata Georgieva pada Jumat dalam konferensi pers bersama dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), mencatat "dua krisis" - krisis kesehatan dan ekonomi - disebabkan oleh wabah COVID-19 yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah IMF.

Georgieva menekankan bahwa menyelamatkan nyawa dan melindungi mata pencaharian harus berjalan seiring ketika virus corona menyapu seluruh dunia. Menurut WHO, lebih dari satu juta kasus COVID-19 yang telah dikonfirmasi telah dilaporkan, termasuk lebih dari 50.000 kematian.

Untuk mengakomodasi lonjakan ini, IMF mengerahkan total kapasitas keuangan satu triliun dolar AS, kata Georgieva, menekankan bahwa "kami bertekad untuk menggunakan sebanyak yang diperlukan dalam melindungi ekonomi."

Memperhatikan bahwa hampir 90 miliar dolar telah keluar dari pasar negara berkembang, bahkan lebih dari skala yang terlihat selama krisis keuangan global 2008, Georgieva mengatakan IMF memobilisasi bantuan pembiayaan darurat ke negara-negara emerging markets dan negara-negara berkembang, yang terpukul keras oleh pandemi.

Lebih dari 90 negara telah mengajukan permintaan kepada IMF untuk pembiayaan darurat, kata Georgieva, menyerukan negara-negara ini untuk memprioritaskan penggunaan pembiayaan guna membayar pekerja kesehatan, memastikan fasilitas kesehatan berfungsi dengan baik, serta mendukung orang-orang dan perusahaan yang rentan.

Dia memperingatkan gelombang kebangkrutan dan PHK akan membuat pemulihan semakin sulit, dikutip Antara. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ketua HIPMI: Penghapusan monopoli proyek buka peluang bagi UMKM
Senin, 25 Mei 2020 - 12:39 WIB
Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Mardani H Maming menga...
Pandemi, petani harus terus diberikan semangat produksi pangan
Minggu, 24 Mei 2020 - 20:58 WIB
Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron menginginkan petani di berbagai daerah dapat diberikan seman...
Satgas temukan pinjaman online ilegal berkedok koperasi simpan pinjam
Jumat, 22 Mei 2020 - 21:45 WIB
Satgas Waspada Investasi menemukan 50 aplikasi Koperasi Simpan Pinjam (KSP) yang melakukan penawaran...
Jelang Idul Fitri, warga Rancaputat, Majalengka terima bantuan 
Jumat, 22 Mei 2020 - 20:35 WIB
Masyarakat muslim Rancaputat, Sumber Jaya, Majalengka, Jawa Barat, fokus menatap Hari Raya Idul Fitr...
 Kuartal I, trafik Pelindo1 tumbuh di tengah pandemi Covid-19
Jumat, 22 Mei 2020 - 20:12 WIB
Selama Kuartal 1, PT Pelindo 1 mencatat arus kunjungan kapal sebanyak 17.613 call, naik 14,88 persen...
 Sidak, Wamendes tegaskan kasus BLT Dana Desa bisa jadi masalah hukum
Jumat, 22 Mei 2020 - 18:37 WIB
Inspeksi mendadak (sidak) Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Budi A...
Program ruralisasi diusulkan untuk pulihkan ekonomi pascapandemi
Jumat, 22 Mei 2020 - 18:28 WIB
Program ruralisasi diusulkan sebagai salah satu upaya untuk memulihkan perekonomian dengan menyinerg...
Pengamat: Harga minyak kembali meningkat, harga BBM jangan ikut naik
Jumat, 22 Mei 2020 - 17:26 WIB
Pengamat migas Kurtubi mengingatkan agar harga BBM di dalam negeri tidak ikut naik mengimbangi penin...
Sarwono: Pandemi Covid momen ideal kembangkan bisnis sosial
Jumat, 22 Mei 2020 - 16:58 WIB
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan periode 1999 sampai dengan 2001 Sarwono Kusumaatmadja menilai ...
Bulog Bojonegoro siapkan 28.000 ton beras jelang Lebaran
Jumat, 22 Mei 2020 - 15:47 WIB
Bulog Sub Divre Bojonegoro menyiapkan 28.000 ton beras untuk mencukupi kebutuhan beras warga di Bojo...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV