Ini cara dapatkan keringanan tagihan listrik
Elshinta
Jumat, 03 April 2020 - 12:57 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Dewi Rusiana
Ini cara dapatkan keringanan tagihan listrik
Infografis cara akses token listrik gratis. Sumber: PLN

Elshinta.com - Mendukung kebijakan Presiden Joko Widodo terkait pembebasan biaya tarif listrik bagi konsumen rumah tangga 450 Volt Ampere (VA) dan pemberian keringanan tagihan 50 persenkepada konsumen rumah tangga bersubidi 900 VA, Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah menyiapkan cara mendapatkan program tersebut. 

“Untuk pelanggan rumah tangga 450 VA pascabayar akan langsung dibebaskan tagihannya pada bulan April, Mei dan Juni,” ungkap Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN, I Made Suprateka, melalui rilis yang diterima Kamis (2/4) malam. 

Sementara untuk pelanggan pra bayar, sambung Made, dapat memperolehnya dengan mengirimkan nomor ID Pelanggan ke WA dengan nomor 08122-123-123 atau melalui website PLN www.pln.co.id. Dengan ID tersebut, pelanggan akan mendapatkan token senilai pemakaian tertinggi dalam 3 bulan terakhir. 

“Sedangkan diskon tarif untuk pelanggan subsidi 900 VA bagi pelanggan pascabayar, rekening yang harus dibayarkan pada tiap bulannya akan dikurangi 50%,” jelas Made. 

Sementara bagi pelanggan prabayar, menurut Made, token listrik gratis sebesar 50% akan diberikan kepada pelanggan, dihitung dari pemakaian bulanan tertinggi dalam 3 bulan terakhir. 

Berikut mekanisme pengambilan token gratis untuk pelanggan rumah tangga daya 450 VA dan diskon 50% untuk Pelanggan Rumah Tangga daya 900 VA bersubsidi:

Mekanisme website dengan cara: 

  1. Buka alamat www.pln.co.id kemudian masuk ke menu pelanggan dan langsung menuju ke pilihan stimulus COVID-19
  2. Masukkan ID Pelanggan/ Nomor Meter. Kemudian token gratis akan ditampilkan di layar. 
  3. Pelanggan tinggal memasukkan token gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID Pelanggan. 

Cara lain, menurut Made, pelanggan juga bisa mengakses melalui WA ke nomor 08122-123-123, dengan cara: 

  1. Buka Aplikasi WhatsApp 
  2. Chat WhatsApp ke 08122-123-123, ikuti petunjuk, salah salah satunya masukkan ID Pelanggan. 
  3. Token gratis akan muncul 
  4. Pelanggan tinggal memasukkan token gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID Pelanggan. 

Dengan ID Pelanggan tersebut, Made menyampaikan, pelanggan akan mendapatkan token senilai pemakaian tertinggi dalam 3 bulan terakhir. 

“Saat ini ada sekitar 24 juta data pelanggan rumah tangga 450 VA, ditambah 7 juta pelanggan rumah tangga 900 VA bersubsidi yang harus dimasukkan ke dalam sistem,” kata Made. 

Proses ini, sambung Made, akan tuntas dalam sepekan ke depan sehingga seluruh pelanggan yang digratiskan dan mendapatkan diskon sudah dapat terlayani seluruhnya. 

“Proses pembagian Token Bebas Tagihan dan Diskon Tarif Listrik ini memang bertahap, yang sudah dimulai pada tanggal 1 April, paling lambat tanggal 11 april seluruh pelanggan yang berhak sudah bisa menikmati program tersebut,” jelas Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN, I Made Suprateka. 

Kebijakan pemberian keringanan tagihan listrik ini, imuh Made, sebagai bentuk kehadiran negara dalam membantu perekonomian masyarakat miskin dan tidak mampu. 

“Ini bukti PLN bersama Pemerintah siap hadir di setiap kondisi,” tutup Made, seperti diinformasikan melalui laman resmi Setkab. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Informasi prakiraan cuaca Provinsi Banten hari ini
Senin, 25 Mei 2020 - 10:10 WIB
Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan akan terjadi beberapa wilayah di Provinsi ...
Kasus positif COVID-19 Kalteng capai 310 orang
Senin, 25 Mei 2020 - 09:25 WIB
Berdasarkan data terbaru yang dirilis Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Kalima...
Gugus Tugas: Karawang masih zona merah COVID-19
Senin, 25 Mei 2020 - 08:49 WIB
Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyatakan Karawang m...
Polda Jabar telah putarbalikkan 72.000 lebih kendaraan pemudik
Minggu, 24 Mei 2020 - 21:44 WIB
Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Rudy Sufahriadi mengatakan pihaknya sudah menindak para pemudik den...
Hingga H-1, Jasa Marga catat 465 ribu kendaraan tinggalkan Jakarta
Minggu, 24 Mei 2020 - 21:29 WIB
Selama periode H-7 sampai dengan H-1 Lebaran 2020, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat total 465.5...
Lebaran tak biasa, Sri Mulyani ajak masyarakat lawan pandemi COVID-19
Minggu, 24 Mei 2020 - 20:28 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengajak masyarakat Indonesia untuk dapat melawan pandemi COV...
Pasien sembuh dari COVID-19 terus meningkat menjadi 5.402 orang
Minggu, 24 Mei 2020 - 19:49 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan jumlah pasien COVID-19 y...
Ulama Aceh: Saat pandemi, jadikan momen Idul Fitri saling memaafkan
Minggu, 24 Mei 2020 - 19:29 WIB
Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh Teungku Abdurrani Adia...
Wali Kota Kendari: 10 orang sembuh dari COVID-19 jadi hadiah Lebaran
Minggu, 24 Mei 2020 - 19:15 WIB
Wali Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Sulkarnain Kadir mengatakan bahwa dengan ber...
Satpol PP sidak objek wisata saat Lebaran
Minggu, 24 Mei 2020 - 18:57 WIB
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Pemkab Pamekasan, Jawa Timur, Minggu (24/5) menggelar inspeks...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV