Benarkah kesehatan pria bisa diketahui dari kondisi Mr. P?
Elshinta
Kamis, 02 April 2020 - 23:15 WIB | Penulis : Ervina Rias Palupi | Editor : Administrator
Benarkah kesehatan pria bisa diketahui dari kondisi Mr. P?
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2UEa2KZ

Elshinta.com - 

Kesehatan alat vital adalah hal penting. Untuk itu, para pria harus peduli pada kondisi organ vital itu demi kesehatan fisik dan mental, serta kebahagiaan bersama pasangan. Kondisi Mr. P juga bisa menggambarkan kondisi kesehatan secara keseluruhan. 
Pria seringkali tidak menyadari jika apa yang terjadi dengan penis bisa menunjukkan kondisi tubuhnya. Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ini adalah tanda kesehatan yang bisa dilihat dari kondisi penis:

Jantung 
Terjadinya disfungsi ereksi bisa disebabkan banyak hal, meskipun beberapa di antaranya bukan masalah besar. Tapi, jika secara konsisten mengalami kesulitan mendapatkan atau mempertahankan kemampuan ereksi, hal tersebut bisa jadi merupakan pertanda adanya masalah di jantung.

Peyronie
Ereksi yang lemah bisa disebabkan karena peyronie atau gangguan jaringan parut dalam penis yang menyebabkan penis tak bisa melengkung. Lengkungan penis yang lebih dari 30 derajat bisa menjadi pertanda bahaya. 

Jika seorang pria sulit mengalami ereksi, segeralah untuk berkonsultasi pada dokter. Ereksi yang lemah juga bisa merusak penis. Pria yang melakukan hubungan seksual dengan ereksi yang lemah berisiko tinggi untuk mengembangkan penyakit Peyronie.

Kesehatan mental 
Pikiran memainkan peran yang sangat besar dalam fungsi penis. Depresi, kecemasan, dan stres dapat menyulitkan pria untuk melakukan hubungan seksual. 

Terkadang perawatan untuk masalah kesehatan mental dapat memperburuk keadaan. Antidepresan dapat menurunkan dorongan seks pria dan membuat pria sulit mempertahankan ereksi atau mencapai orgasme. Penggunaan narkoba dan alkohol juga dapat menurunkan performa pria. 

Bengkak
Pembuluh darah, jerawat, dan papula mutiara atau benjolan kecil adalah beberapa hal yang mungkin terdapat pada Mr.P. Pada dasarnya, tak perlu mengkhawatirkan hal ini. Namun jika benjolan terasa sakit atau ada luka terbuka segera periksa ke dokter. Bisa jadi, hal itu menandakan adanya infeksi menular seksual. 

Selain itu, adanya kutil pada kelamin, sifilis, molluscum contagiosum alias infeksi kulit karena virus, yang biasanya berupa benjolan tanpa rasa sakit. Adanya benjolan mencurigakan pada penis, juga bisa menandakan adanya kanker, namun hal ini kemungkinannya kecil terjadi. 

Bintik-bintik di penis
Terdapat lebih dari satu bintik kecil pada penis adalah hal ini bisa terjadi karena papula penis mutiara yang berupa bintik-bintik kecil. Biasanya, ini juga pertanda kista yang pada umumnya hal itu bukanlah masalah besar. Namun, beberapa bintik mungkin pertanda masalah yang lebih besar. Misalnya seperti kutil kelamin atau infeksi menular seksual.

Kondisi ini biasanya sering terlihat seperti kepala kembang kol kecil. Konsultasi ke dokter dan melihat apakah kondisi itu bisa dihilangkan dengan atau tanpa pengobatan.

Penis terluka
Luka pada penis bisa terasa tidak sakit atau malah sangat menyakitkan jika dilihat dari kondisinya. Sifili dan herpes contohnya. Ada luka tetapi biasanya tidak menyakitkan dan bisa disembuhkan dengan suntikan penisilin biasa.

Masalah buang air kecil
Adanya darah dalam urin, meskipun sedikit, harus mendapat perhatian besar karena bisa menjadi pertanda kanker. Jika warna urin merah muda atau merah, hal itu bisa menjadi pertanda batu ginjal, infeksi kandung kemih, atau cedera.

Retensi kandung kemih 
Biasanya merupakan hasil pembesaran prostat yang jinak. Lakukan skrining kanker prostat sekalipun merasa tidak ada masalah untuk melihat pertanda awal kanker prostat sebelum timbul gejalanya. Biasanya, tes darah juga bisa dilakukan untuk melihat kondisi tersebut. 

Benjolan di testis
Walaupun bukan berada di batang penis, namun masalah di testis bisa mempengaruhi keseluruhan organ intim pria. Jika ada benjolan terasa sakit di testis, bisa jadi ini adalah infeksi.

Waspada terhadap torsio testis. Kondisi ini terjadi ketika tali yang memasok darah ke testis terputus dan menyebabkan cedera yang disertai gejala seperti demam, mual, skrotum bengkak, hingga sakit perut. Jika ini terjadi, segeralah ke dokter karena ini harus cepat ditangani.

Kondisi lain yang harus diwaspadai adalah kanker testis. Kondisi ini biasanya terjadi di antara pria berusia 15 sampai 45 tahun. Namun, penyakit ini bisa diobati dengan deteksi dini.
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Hadapi COVID-19, terapkan 4 Sehat 5 Sempurna kekinian
Kamis, 28 Mei 2020 - 07:37 WIB
Masih ingat dengan slogan 4 Sehat 5 Sempurna? Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 atau ...
Fakta tentang pria dan seks
Rabu, 27 Mei 2020 - 23:15 WIB
Seks menjadi penting, dan bahkan dipercaya dapat mengurai kusutnya hubungan yang terjadi dalam rumah...
BIN bantu RSUP Persahabatan peralatan medis penanganan COVID-19
Rabu, 27 Mei 2020 - 20:38 WIB
Badan Intelijen Negara (BIN) menyerahkan bantuan peralatan medis penanganan COVID-19 ke Rumah Sakit ...
TNI disiagakan untuk penegakan disiplin kesehatan di Garut 
Rabu, 27 Mei 2020 - 19:37 WIB
Sejumlah personel TNI Angkatan Darat bersama petugas dari instansi lainnya akan disiagakan untuk pen...
Jubir  Presiden: Dua keuntungan dengan penerapan disiplin sosial protokol kesehatan
Rabu, 27 Mei 2020 - 19:26 WIB
Presiden Joko Widodo memutuskan peningkatan disiplin sosial protokol kesehatan di masa pandemi Covid...
Satu lagi warga Langkat positif COVID-19
Rabu, 27 Mei 2020 - 18:37 WIB
Bertambah satu lagi warga Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, positif COVID-19 hal itu diketahui, Min...
 Apakah semua pria mengalami krisis paruh baya?
Selasa, 26 Mei 2020 - 23:15 WIB
Krisis paruh baya atau midlife crisis dialami oleh orang berumur 40 hingga 50-an. Keresahan orang ya...
Dua hari berturut-turut DIY tanpa penambahan kasus positif COVID-19
Selasa, 26 Mei 2020 - 19:55 WIB
Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta menyebutkan selama dua hari beturut-turut hingga Selasa tidak ...
Usai sakit lambung boleh makan pedas lagi? ini kata dokter
Selasa, 26 Mei 2020 - 11:15 WIB
Para dokter kerap mendapatkan pertanyaan dari pasien sakit lambung, apakah boleh kembali menyantap m...
 BIN proaktif tes swab di daerah episentrum COVID-19
Sabtu, 23 Mei 2020 - 06:25 WIB
Badan Intelijen Negara (BIN) proaktif membantu pemerintah mempercepat penanganan wabah virus corona ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV