Menkeu katakan penerimaan negara berpotensi turun 10 persen akibat COVID-19
Elshinta
Rabu, 01 April 2020 - 18:24 WIB |
Menkeu katakan penerimaan negara berpotensi turun 10 persen akibat COVID-19
Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan penerimaan negara untuk tahun ini berpotensi mengalami penurunan hingga 10 persen karena pemerintah menggelontorkan stimulus dalam rangka mengatasi dampak virus corona atau COVID-19.

“Kami memprediksi pendapatan negara bisa turun 10 persen,” katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (1/4).

Sri Mulyani menuturkan faktor penurunan penerimaan itu adalah rencana pemerintah untuk menurunkan tarif PPh dan PPN bagi UMKM serta industri yang diajukan dalam Perppu tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan.

“Dalam Perppu diusulkan penurunan tarif PPh artinya yang ada dalam Omnibus Law Perpajakan kita tarik untuk dimajukan di 2020 sebagai bagian dari pengurangan beban korporasi sehingga tidak menimbulkan tekanan untuk PHK,” jelasnya mengutip Antara.

Tak hanya itu, penurunan pendapatan negara juga dilatarbelakangi oleh goncangan yang dialami beberapa sektor seperti dari sisi migas yaitu turunnya harga minyak mentah di pasar global dari target 63 dolar AS per barel diperkirakan menjadi sekitar 38 dolar AS hingga 31 dolar AS per barel.

Selanjutnya, ekspor juga akan berkontribusi dalam penurunan penerimaan negara sebab diproyeksikan akan terkontraksi antara 14 persen hingga 15,6 persen.

“Di dalam kita mengantisipasi kondisi ekonomi yang turun tajam maka penurunan pendapatan negara baik dari migas maupun non migas termasuk PNBP dan insentif pajak yang diberikan,” ujarnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ketua HIPMI: Penghapusan monopoli proyek buka peluang bagi UMKM
Senin, 25 Mei 2020 - 12:39 WIB
Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Mardani H Maming menga...
Pandemi, petani harus terus diberikan semangat produksi pangan
Minggu, 24 Mei 2020 - 20:58 WIB
Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron menginginkan petani di berbagai daerah dapat diberikan seman...
Satgas temukan pinjaman online ilegal berkedok koperasi simpan pinjam
Jumat, 22 Mei 2020 - 21:45 WIB
Satgas Waspada Investasi menemukan 50 aplikasi Koperasi Simpan Pinjam (KSP) yang melakukan penawaran...
Jelang Idul Fitri, warga Rancaputat, Majalengka terima bantuan 
Jumat, 22 Mei 2020 - 20:35 WIB
Masyarakat muslim Rancaputat, Sumber Jaya, Majalengka, Jawa Barat, fokus menatap Hari Raya Idul Fitr...
 Kuartal I, trafik Pelindo1 tumbuh di tengah pandemi Covid-19
Jumat, 22 Mei 2020 - 20:12 WIB
Selama Kuartal 1, PT Pelindo 1 mencatat arus kunjungan kapal sebanyak 17.613 call, naik 14,88 persen...
 Sidak, Wamendes tegaskan kasus BLT Dana Desa bisa jadi masalah hukum
Jumat, 22 Mei 2020 - 18:37 WIB
Inspeksi mendadak (sidak) Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Budi A...
Program ruralisasi diusulkan untuk pulihkan ekonomi pascapandemi
Jumat, 22 Mei 2020 - 18:28 WIB
Program ruralisasi diusulkan sebagai salah satu upaya untuk memulihkan perekonomian dengan menyinerg...
Pengamat: Harga minyak kembali meningkat, harga BBM jangan ikut naik
Jumat, 22 Mei 2020 - 17:26 WIB
Pengamat migas Kurtubi mengingatkan agar harga BBM di dalam negeri tidak ikut naik mengimbangi penin...
Sarwono: Pandemi Covid momen ideal kembangkan bisnis sosial
Jumat, 22 Mei 2020 - 16:58 WIB
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan periode 1999 sampai dengan 2001 Sarwono Kusumaatmadja menilai ...
Bulog Bojonegoro siapkan 28.000 ton beras jelang Lebaran
Jumat, 22 Mei 2020 - 15:47 WIB
Bulog Sub Divre Bojonegoro menyiapkan 28.000 ton beras untuk mencukupi kebutuhan beras warga di Bojo...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV