Harga minyak jatuh, dekati 20 dolar di tengah kekhawatiran permintaan
Elshinta
Selasa, 31 Maret 2020 - 06:57 WIB |
Harga minyak jatuh, dekati 20 dolar di tengah kekhawatiran permintaan
Sumber Foto: https://bit.ly/2WV0NYg

Elshinta.com - Harga minyak tergelincir pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena kekhawatiran atas pelemahan permintaan minyak mentah meningkat di tengah penyebaran cepat virus corona di seluruh dunia.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei turun 1,42 dolar AS menjadi berakhir pada 20,09 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Ini penyelesaian kontrak bulan depan terendah sejak Februari 2002, menurut Dow Jones Market Data.

Sementara itu, minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Mei turun 2,17 dolar AS menjadi ditutup pada 22,76 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

"Perkiraan untuk sisi permintaan sedang direvisi turun hampir setiap hari, sementara di sisi pasokan masih belum ada tanda-tanda rekonsiliasi antara Arab Saudi dan Rusia," Eugen Weinberg, analis energi di Commerzbank Research, mengatakan dalam sebuah catatan pada Senin (30/3).

Permintaan minyak dapat turun sebanyak 20 juta barel per hari atau 20 persen, tahun ini, mengingat bahwa tiga miliar orang di dunia dikunci tinggal di rumah, Direktur Eksekutif Badan Energi Internasional (IEA) Fatih Birol memperingatkan pekan lalu.

Awal bulan ini, kegagalan untuk mencapai kesepakatan tentang pengurangan produksi minyak antara Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya, yang dipimpin oleh Rusia, telah memicu kekhawatiran kemungkinan perang harga.

Pasar minyak telah terperangkap antara jatuhnya permintaan secara dramatis akibat pandemi virus corona dan perang harga antara Arab Saudi dan Rusia.

Arab Saudi, anggota utama OPEC, dan Rusia telah mengumumkan peningkatan signifikan dalam produksi minyak mereka, sehingga  membanjiri pasar yang telah kelebihan pasokan.

"Kami memiliki keraguan tentang apakah Arab Saudi akan membiarkan dirinya dibujuk dengan mudah untuk kembali dari jalur balas dendam yang baru-baru ini dimulai," kata analis Commerzbank, Eugen Weinberg, merujuk pada perang harga yang dilakukan antara Rusia dan Arab Saudi, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ribuan warga Israel menentang rencana pencaplokan Netanyahu
Minggu, 07 Juni 2020 - 15:38 WIB
Ribuan warga Israel pada Sabtu (6/6) melakukan unjuk rasa menentang rencana Perdana Menteri Benjamin...
Tiongkok laporkan enam kasus baru COVID-19, lima kasus OTG
Minggu, 07 Juni 2020 - 12:52 WIB
Tiongkok pada Minggu (7/6) kembali melaporkan enam kasus baru COVID-19 dan lima kasus orang tanpa ge...
Mulai masa normal baru, UAE buka penerbangan transit
Minggu, 07 Juni 2020 - 11:27 WIB
Uni Emirat Arab (UAE) akan kembali mengizinkan penerbangan internasional transit di beberapa bandara...
Jerman akan wajibkan SPBU sediakan pengisi daya listrik
Minggu, 07 Juni 2020 - 10:11 WIB
Jerman akan mewajibkan semua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) menyediakan pengisian daya un...
Rakyat Afghanistan kecam polisi Iran bakar mobil isi pengungsi
Sabtu, 06 Juni 2020 - 19:25 WIB
Rakyat Afghanistan mengutuk polisi Iran yang diduga membakar sebuah mobil berisi para pengungsi asal...
Ribuan warga Australia tolak larangan protes `Black Lives Matter`
Sabtu, 06 Juni 2020 - 15:39 WIB
Ribuan warga Australia berkumpul dalam unjuk rasa pada Sabtu (6/6) mendukung perkara pemrotes Amerik...
Bolsonaro ancam hengkang dari WHO
Sabtu, 06 Juni 2020 - 10:37 WIB
Presiden Jair Bolsonaro mengancam pada Jumat (5/6) untuk menarik keluar Brazil dari keanggotaan Orga...
Bentley tawarkan opsi pensiun dini sebelum PHK 1.000 karyawan
Jumat, 05 Juni 2020 - 19:56 WIB
Pembuat mobil mewah Bentley akan memangkas sekitar 1.000 tenaga kerja di Inggris sebagai imbas COVID...
WHO sebut dua warga terinfeksi wabah Ebola baru di Kongo
Kamis, 04 Juni 2020 - 11:15 WIB
Virus Ebola menjangkiti dua warga di Provinsi Equateur, Republik Demokratik Kongo, kata Organisasi K...
Harga minyak melonjak
Rabu, 03 Juni 2020 - 09:15 WIB
Harga minyak melonjak pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), di tengah harapan bahwa produse...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV