Pemkab Bandung perpanjang masa belajar di rumah hingga 11 April
Elshinta
Senin, 30 Maret 2020 - 20:45 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
 Pemkab Bandung perpanjang masa belajar di rumah hingga 11 April
Ilustrasi. Foto: Titik Mulyana/elshinta.com

Elshinta.com - Menyikapi terus bertambahnya angka kasus penyebaran COVID-19 di Indonesia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat memperpanjang masa belajar di rumah, yang semula ditetapkan 16-31 Maret 2020, menjadi 11 April 2020 mendatang. 

Perpanjangan sistem belajar di rumah tersebut diatur dalam Surat Edaran Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Nomor: 423.5/712 - Disdik tentang Pelaksanaan Program dan Kalender Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran COVID-19 Pada Satuan Pendidikan di Kabupaten Bandung.

“Kabupaten Bandung memiliki sekitar 700 ribu siswa yang harus dilindungi. Sebenarnya, status tanggap darurat yang dikeluarkan Gubernur Jabar dan Bupati Bandung sampai akhir bulan Mei. Kami mempertimbangkan sisi psikologis anak-anak, karena jika terlalu lama anak akan bosan. Jadi masa belajar di rumah kami setting secara bertahap,” ucap Kepala Disdik Kabupaten Bandung H. Juhana, saat dihubungi Kontributor Elshinta, Titik Mulyana, Senin (30/3).

Untuk menghindarkan para siswa dari rasa jenuh, pihaknya akan berkoordinasi dengan seluruh kepala sekolah di Kabupaten Bandung untuk mendesain kembali metode belajar di rumah. Tak hanya itu, dirinya juga akan menerjunkan sejumlah tim untuk melakukan survey sejauh mana metode tersebut dijalankan.

“Untuk juknis sistem belajar di rumah sudah tertera dalam surat edaran Kemendikbud nomor 4. Pada sistem seperti ini, kurikulum bukan fokus utama pembelajaran. Jadi orangtua tidak perlu merasa terbebani karena harus mendampingi anak belajar di rumah. Orangtua bisa memberikan pemahaman tentang  PHBS (Prilaku Hidup Bersih dan Sehat), apa itu covid-19 atau bahkan mendampingi sang anak untuk meningkatkan soft skillnya,” jelas Juhana.

Tidak hanya berfokus pada siswa, Disdik Kabupaten Bandung juga akan membuka parenting online untuk para orangtua siswa. Nantinya, lanjut Juhana, para orangtua akan diberikan sosialisasi tentang bagaimana mendampingi anak yang belajar di rumah.

“Kami juga mengimbau kepada para kepala sekolah, wali kelas dan guru – guru agar membuka jalur komunikasi via seluler, seperti whatsapp dan telepon. Ini semua dilakukan agar memudahkan orangtua siswa untuk berkonsultasi. Pada parenting online ini akan dibahas tentang teknik pendampingan orangtua terhadap belajar dan aktivitas anak di rumah selama masa darurat covid-19,” ungkap Juhana.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, pelaksanaan Ujian Nasioal (UN) Tahun 2020 dibatalkan. Sebagai gantinya, sekolah akan menjadikan portofolio nilai akhir menjadi persyaratan kelulusan.

“Nilai UN akan diganti dengan evaluasi hasil pendidikan, berupa nilai rapor dan portofolio yang akan diolah menjadi nilai akhir, sebagai salah satu persyaratan kelulusan. Sementara untuk kenaikan jenjang, akan di atur oleh PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) berbasis online,” terangnya.

Sedangkan untuk Ujian Sekolah (US), Juhana mengungkapkan akan dilaksanakan secara fleksibel, mudah dan tidak dibuat sulit.

“Jadi, dalam masa darurat seperti ini baik soal atau pun prosesnya akan di desain oleh guru yang bersangkutan sefleksibel dan semudah mungkin. Jika tidak memungkinkan, nilai ulangan formatif atau nilai harian dan portofolio dapat dijadikan sebagai syarat nilai untuk kenaikan kelas,” ibuhnya.

Tak lupa, Juhana mengungkapkan dalam masa darurat COVID-19, guru, tenaga pendidik seperti operator, TU dan caraka non PNS tetap memporoleh haknya secara penuh.

“Guru dan tenaga pendidik tetap memperoleh haknya seperti biasa, karena mereka tetap bekerja dengan sistem WFH (bekerja di rumah) dan sistem piket di sekolah,” ungkapnya.

Sementara untuk iuaran bulanan pada sekolah swasta, pihaknya mengimbau yayasan sekolah untuk memberikan keringanan.

“Kalau untuk sekolah negeri, kami sudah siapkan dari anggaran Bos, baik yang berasal dari APBN maupun dari APBD Kabupaten Bandung. Sementara untuk sekolah swasta yang masih memungut iuaran bulanan, kami imbau untuk memberikan keringanan,” pungkas Kepala Disdik Kabupaten Bandung.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kemendikbud siapkan kebijakan pendidikan kedokteran era normal baru
Minggu, 07 Juni 2020 - 15:21 WIB
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Prof Nizam...
Kemendikbud: Pandemi percepat penelitian dosen dan mahasiswa
Minggu, 07 Juni 2020 - 14:37 WIB
Pelaksana tugas Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikb...
Kasad katakan kerja sama Universitas Telkom-Unjani untuk digitalisasi kampus
Minggu, 07 Juni 2020 - 06:44 WIB
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa mengatakan kerja sama antara Universi...
85,5 persen orang tua cemas anaknya kembali sekolah
Sabtu, 06 Juni 2020 - 14:37 WIB
Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) Prof Unifah Rosyidi mengatakan...
Ditolak UB karena tamatan STM, sekarang jadi Guru Besar ITN Malang
Sabtu, 06 Juni 2020 - 13:38 WIB
Di tengah pandemi COVID-19 Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang untuk kembali menambah Guru Besa...
Disdik Batu Bara siap dengan terapkan `new normal`
Sabtu, 06 Juni 2020 - 11:39 WIB
Segenap aparatur Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara Sumut berkomitmen mendukung penerapan `new nor...
UB masuk universitas terbaik Asia versi THE 2020
Jumat, 05 Juni 2020 - 06:48 WIB
Universitas Brawijaya mendapatkan rangkaing 401+ Asia. UB termasuk 6 PT Indonesia terbaik yang masuk...
Presiden: Pendidikan karakter penting untuk lahirkan SDM unggul
Kamis, 04 Juni 2020 - 19:35 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai pendidikan karakter menjadi hal yang sangat penting untuk mela...
Komisi X DPR RI bantu masker SD Negeri 09 Kaliboto Lor Lumajang
Kamis, 04 Juni 2020 - 18:12 WIB
Menuju era new normal Sekolah Dasar (SD) Negeri 09 Kaliboto Lor yang ada di area perumahan pabrik gu...
Anggota DPR berkomitmen fasilitasi pesantren pada era normal baru
Kamis, 04 Juni 2020 - 16:58 WIB
Anggota DPR RI Mufti Anam berkomitmen memfasilitasi sejumlah program untuk mendukung pembelajaran di...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV