Korban meninggal akibat COVID-19 di Italia melonjak jadi 10.779
Elshinta
Senin, 30 Maret 2020 - 11:04 WIB |
Korban meninggal akibat COVID-19 di Italia melonjak jadi 10.779
Seorang staf medis dengan pakaian pelindung terlihat di depan seorang pasien dengan penyakit virus korona (COVID-19) di dalam sebuah unit perawatan intensif (ICU) di rumah sakit San Raffaele, Milan, Italia, Jumat (27/3/2020). Foto: Antara

Elshinta.com - Jumlah korban meninggal akibat wabah COVID-19 di Italia melonjak 756 menjadi 10.779 kematian, demikian Badan Perlindungan Sipil pada Minggu  (29/3).

Angka tersebut merupakan penurunan tingkat harian kedua secara berturut-turut.

Jumlah korban meninggal, yang sejauh ini menjadi yang tertinggi di dunia, menyumbang lebih dari sepertiga seluruh kematian akibat virus corona secara global.

Pada Jumat Italia mencatat jumlah kematian tertinggi harian yakni 919 kematian. Jumlah tersebut turun pada Sabtu dengan 889 kematian.

Jumlah total kasus COVID-19 di Italia juga mengalami kenaikan pada Minggu menjadi 97.689 dari jumlah sebelumnya 92. 472, kenaikan kasus harian terendah sejak Rabu.

Sebanyak 13.030 pasien dinyatakan sembuh pada Minggu, dibanding 12.384 sehari sebelumnya. Sementara itu, 3.906 orang dalam perawatan intensif, naik dari 3.856.

Lombardy menjadi kawasan Italia terparah yang dilanda virus corona, dengan kenaikan laporan kematian sekitar 416 pada Minggu.

Secara global virus corona telah menginfeksi lebih dari 662.700 orang dan menelan 30.751 korban jiwa, menurut perhitungan Reuters, seperti dilansir Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Lima negara sambut baik gencatan senjata Afghanistan dan Taliban
Senin, 25 Mei 2020 - 15:35 WIB
Indonesia, Jerman, Norwegia, Uzbekistan, dan Qatar menyambut baik pengumuman gencatan senjata oleh p...
WNI di Swiss rayakan Idul Fitri secara virtual
Senin, 25 Mei 2020 - 11:27 WIB
Masyarakat Indonesia di Swiss merayakan Idul Fitri 1441 Hijriah melalui silaturahmi virtual, karena ...
Presiden: RS Chile alami kesulitan saat COVID-19 dekati 70.000 kasus
Senin, 25 Mei 2020 - 10:26 WIB
Sistem layanan kesehatan Chile mengalami kesulitan dan `hampir mencapai batasnya`, kata Presiden Seb...
Gempa dengan magnitudo 5,8 guncang Selandia Baru
Senin, 25 Mei 2020 - 08:30 WIB
Gempa dengan magnitudo 5,8 mengguncang ibu kota Selandia Baru, Wellington pada Senin (25/5), tanpa a...
Brazil, pusat baru wabah corona, laporkan 965 kematian harian
Minggu, 24 Mei 2020 - 20:12 WIB
Brazil melaporkan 965 kematian harian akibat virus corona baru pada Sabtu (23/5) sehingga jumlah tot...
Taliban umumkan gencatan senjata Idul Fitri selama tiga hari
Minggu, 24 Mei 2020 - 19:38 WIB
Taliban mendeklarasikan gencatan senjata Idul Fitri selama tiga hari mulai Minggu, menurut seorang j...
Prancis izinkan ibadah bersama tapi harus pakai masker
Sabtu, 23 Mei 2020 - 12:38 WIB
Otoritas Prancis membolehkan warganya memulai kembali ibadah bersama setelah penangguhan selama dua ...
Vaksin COVID-19 akan diuji coba ke 10 ribu orang di Inggris
Sabtu, 23 Mei 2020 - 09:11 WIB
Oxford University dan AstraZeneca mengumpulkan kurang lebih 10.000 orang dewasa dan anak-anak di Ing...
Pesawat jatuh di Karachi, tidak ada penumpang WNI
Sabtu, 23 Mei 2020 - 06:39 WIB
Kementerian Luar Negeri menyebut tidak ada warga negara Indonesia (WNI) di dalam pesawat Pakistani I...
Brazil catat kematian COVID-19 tertinggi, hampir susul Rusia
Jumat, 22 Mei 2020 - 21:56 WIB
Kasus kematian harian akibat COVID-19 di Brazil mencapai angka tertinggi pada Kamis (21/5), yaitu 1....
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV