Polres Temanggung tahan tiga pembuat dan pengedar uang palsu
Elshinta
Senin, 30 Maret 2020 - 10:19 WIB |
Polres Temanggung tahan tiga pembuat dan pengedar uang palsu
Polisi menunjukkan barang bukti berupa uang palsu pecahan Rp50.000 dan Rp100.000. Foto: Antara

Elshinta.com - Kepolisian Resor Temanggung, Jawa Tengah, menahan tersangka pembuat dan pengedar uang palsu berinisial RA (35), SR (33), dan FA (33), ketiganya warga Grabag, Kabupaten Magelang.

Kapolres Temanggung AKBP Muhamad Ali di Temanggung, Senin (30/3), mengatakan bahwa kasus itu terungkap setelah uang palsu yang mereka buat untuk membeli telepon seluler kepada korban RC warga Temanggung.

Ia lantas menyampaikan kronologi kejadian, yakni awal Maret 2020 di rumah tersangka FA, para pelaku membuat uang rupiah palsu dengan pecahan Rp50.000 dan Rp100.000 dengan total Rp1.250.000.

Setelah uang rupiah palsu jadi, kemudian oleh tersangka RA dan SR diedarkan dengan cara membeli telepon seluler kepada korban RC secara COD (cash on delivery) dengan harga Rp1.300.000 (Rp1.250.000 uang palsu dan Rp50.000 uang asli) di Desa Sanggrahan, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung, Kamis (5/3) pukul 20.00.

Kemudian telepon seluler yang dibeli dengan menggunakan uang palsu tersebut dijual kembali oleh tersangka SR kepada orang tidak dikenal sebesar Rp900 ribu, kemudian uang tersebut dibagikan kepada tersangka lain.

Setelah mengedarkan uang palsu sebesar Rp1.250.000, kata Kapolres, tersangka FA dan SR membuat uang palsu lagi di rumah FA pada tanggal 12 Maret 2020 berjumlah Rp23.550.000 yang semuanya disimpan oleh tersangka SR di tempat tinggalnya.

Petugas melakukan oleh tempat kejadian perkara setelah menerima laporan dari korban.

Dari keterangan saksi dan korban, kata Ali, petugas lantas melakukan penyelidikan dan mengarah ke salah satu tersangka yang berinisial RA."Petugas lalu mengamankan tersangka SR beserta barang bukti uang palsu sebanyak Rp23.550.000 yang belum diedarkan," katanya, seperti dikutip Antara.

Atas pengakuan tersangka RA dan SR, petugas mengamankan tersangka FA selaku pembuat uang palsu di rumahnya.

Dari rumah tersangka FA petugas mengamankan alat berupa printer yang digunakan untuk membuat uang palsu dan kertas bahan uang palsu.

Dalam kasus tersebut, polisi menyita barang bukti berupa uang palsu sebanyak Rp24.800.000 terdiri atas pecahan Rp100.000 sebanyak 174 lembar dan pecahan Rp50.000 sebanyak 148 lembar, cutter, penggaris, sepeda motor AA-4992-B, tas pinggang, kertas merah muda jenis linen, dan mesin printer.

Atas tindak pidana membuat, menyimpan, dan mengedarkan uang palsu tersebut, kata Kapolres, para tersangka dijerat Pasal 36 ayat 1, 2, dan 3 juncto Pasal 26 ayat 1, 2, dan 3 UU RI Nomor 7 tahun 2011 dengan ancaman hukuman selama-lamanya 15 tahun penjara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Densus 88 tangkap enam terduga teroris di Jawa Tengah
Rabu, 27 Mei 2020 - 06:25 WIB
Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Polri telah menangkap enam terduga teroris di wilayah Solo, Jawa Te...
Polisi ungkap kasus asusila guru pesantren selama empat tahun di Bandung
Selasa, 26 Mei 2020 - 12:47 WIB
Polresta Bandung mengungkap kasus tindakan asusila dialami seorang santri yang diduga dilakukan oleh...
Melawan saat ditangkap, pembobol mesin ATM diberi timah panas
Senin, 25 Mei 2020 - 11:49 WIB
Tim opsnal Satreskrim Polresta Mataram berhasil membekuk dua orang yang membobol 11 gerai ATM di wil...
Komisi III apresiasi Polri ungkap kasus narkoba 821 kg
Minggu, 24 Mei 2020 - 16:56 WIB
Ketua Komisi III DPR Herman Herry mengapresiasi keberhasilan Satgas Khusus Bareskrim Mabes Polri yan...
Satpol PP Jaktim tangkap enam remaja saat pesta miras di malam takbiran
Minggu, 24 Mei 2020 - 11:10 WIB
Enam remaja ditangkap petugas Satpol PP Ciracas, Jakarta Timur, karena menggelar pesta minuman keras...
Densus 88 tangkap warga Tanah Datar diduga terlibat aksi teror
Minggu, 24 Mei 2020 - 08:51 WIB
Detasemen Khusus 88 Anti Teror Kepolisian Indonesia menangkap seorang pria asal Kabupaten Tanah Data...
Polisi gerebek gudang ruko simpan sabu-sabu 821 kg di Serang
Sabtu, 23 Mei 2020 - 18:42 WIB
Satgasus Bareskrim Mabes Polri menggerebek gudang penyimpanan narkoba jenis sabu-sabu seberat 821 ki...
Seorang ibu rumah tangga nekat curi perhiasan milik tetangga
Kamis, 21 Mei 2020 - 15:42 WIB
Trias Rahayu alias Tiwuk, warga dusun Dawe, Desa Pluneng, Kecamatan Kebonarum, Klaten, Jawa Tengah, ...
Polisi bekuk penyelundup sabu ke dalam LP
Kamis, 21 Mei 2020 - 12:29 WIB
Jajaran Satnarkoba Polres Klaten, Jawa Tengah, berhasil membekuk Wahyu Nughroho alias Femo, setelah ...
TNI AL tahan delapan orang sedang pesta sabu-sabu
Kamis, 21 Mei 2020 - 10:28 WIB
Tim Gabungan Reaksi Cepat Armada Dua Pangkalan TNI AL Nunukan, Kalimantan Utara, dan Tim Kopaska Sat...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV