Kapolri perintahkan penyemprotan disinfektan serentak pada Selasa
Elshinta
Minggu, 29 Maret 2020 - 12:39 WIB |
Kapolri perintahkan penyemprotan disinfektan serentak pada Selasa
Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis. Sumber Foto: https://bit.ly/2WReOGr

Elshinta.com - Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis memerintahkan kepada seluruh kasatker/kasatwil dan jajaran Polri untuk melaksanakan penyemprotan disinfektan secara serentak dan masif pada Selasa (31/3) pukul 09.00 WIB.

Perintah tersebut tertuang dalam Surat Telegram Nomor ST/1008/III/KES.7./2020 tertanggal 27 Maret 2020 yang ditandatangani oleh Wakapolri Komjen Pol. Gatot Eddy Pramono mewakili Kapolri.

Surat telegram ini terbit dalam rangka mendukung keselamatan masyarakat sehingga diperlukan gerakan preventif secara masif dan serentak untuk meminimalisasi penyebaran Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). "Dalam rangka mendukung keselamatan masyarakat, diperlukan gerakan preventif secara masif dan serentak untuk meminimalisasi tingkat penyebaran COVID-19," kata Komjen Pol. Gatot melalui siaran pers, Minggu (29/3).

Langkah ini menindaklanjuti Maklumat Kapolri tentang Kepatuhan terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (COVID-19) dan Telegram Kapolri bernomor ST/868/III/KEP./2020 tentang Antisipasi Perkembangan Pandemik Virus Corona.

Penyemprotan disinfektan memanfaatkan kendaraan dinas Polri atau kendaraan dinas instansi lain, seperti kendaraan watercanon, mobil pemadam kebakaran, dan mobil KBR (kimia, biologi, radioaktif) sebagai sarana untuk melakukan penyemprotan.

Terkait titik yang akan dilakukan penyemprotan, para kasatwil diminta untuk berkoordinasi dengan jajaran TNI dan pemangku kepentingan setempat. Gatot juga mengingatkan agar semua pihak tetap mengutamakan keselamatan diri dan keselamatan umum, demikian Antara. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
PLN minta maaf pelanggan alami kendala bayar tagihan
Sabtu, 06 Juni 2020 - 17:26 WIB
Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PT PLN Bob Saril membenarkan bahwa ada kendala teknis yang me...
Positif COVID-19 jadi 30.514, sembuh 9.907
Sabtu, 06 Juni 2020 - 16:59 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto melaporkan terjadi penambahan jumlah positif t...
Satu WNA asal Italia positif COVID-19
Sabtu, 06 Juni 2020 - 16:38 WIB
Satu Warga Negara Asing (WNA) berkewarganegaraan Italia yang bermukim di Kelurahan Mangunsari, Salat...
Ini loh penyebab tagihan rekening listrik Juni naik
Sabtu, 06 Juni 2020 - 16:07 WIB
Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PT PLN (Persero) Bob Saril menjelaskan bahwa kenaikan tagihan...
Ratusan warga jalani tes cepat COVID-19 massal di Ampel Surabaya
Sabtu, 06 Juni 2020 - 15:49 WIB
Ratusan warga menjalani rapid test atau tes cepat dan swab massal yang digelar Badan Intelijen Negar...
Kementan terus berupaya jaga pasokan pangan
Sabtu, 06 Juni 2020 - 15:10 WIB
Kementerian Pertanian terus berupaya menjaga pasokan pangan dalam masa pandemi COVID-19 dan menganti...
KSP: Pemerintah berhati-hati dan tetap waspada memasuki `new normal`
Sabtu, 06 Juni 2020 - 14:20 WIB
Kantor Staf Presiden mengungkapkan bahwa pemerintah sangat berhati-hati dalam memasuki `new normal` ...
Bamsoet: TNI penjaga kedaulatan ideologi Pancasila
Sabtu, 06 Juni 2020 - 14:05 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menilai TNI sebagai penjaga kedaulatan bangsa dan negara, harus senant...
Pelanggan keluhkan pemblokiran ID PLN
Sabtu, 06 Juni 2020 - 13:20 WIB
Banyak pelanggan mengeluhkan adanya pemblokiran ID PLN dalam media sosial ketika akan melakukan pemb...
 ASDP Kupang perketat pengawasan masuk pelabuhan
Sabtu, 06 Juni 2020 - 12:26 WIB
PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferriy (Persero) Cabang Kupang, Nusa Te...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV