Sebagian TKI asal Pamekasan di Malaysia kesulitan biaya hidup
Elshinta
Sabtu, 28 Maret 2020 - 12:29 WIB |
Sebagian TKI asal Pamekasan di Malaysia kesulitan biaya hidup
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2xycPMh

Elshinta.com - Sebagian Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Pamekasan, Jawa Timur yang bekerja di negeri jiran Malaysia, kini mulai kesulitan untuk memenuhi biaya hidup mereka, setelah pemerintah setempat memberlakukan penutupan akibat kasus corona.

"Ini berdasarkan informasi yang kami terima dari warga kami yang bekerja di sana," kata Kepala Desa Bajang, Kecamatan Pakong, Pamekasan Moh Mokri di Pamekasan, Sabtu (28/3).

Mokri menuturkan, sekitar 30 persen dari total 1.670 jiwa penduduk di Desa Bajang bekerja di Malaysia sebagai TKI. Awalnya, mereka memang bisa mencukupi kebutuhan keluarga di desanya, bahkan tidak sedikit diantara putra-putri para TKI di desanya itu yang bisa menyelesaikan pendidikan hingga ke Perguruan Tinggi. Namun, seiring dengan pandemi COVID-19 yang juga melanda Malaysia, keberadaan para TKI asal Desa Bajang pada khususnya dan indonesia pada umumnya juga terdampak kebijakan pemerintah Malaysia.

Perintah menerapkan penutupan diberlakukan pemerintah Malaysia sejak tanggal 18 Maret 2020 hingga 14 April 2020. Kebijakan ini, sambung Mokri, sangat berdampak kepada TKI. Seluruh aktivitas pekerjaan di luar rumah dilarang dengan mengerahkan pasukan polisi dan tentara setempat.

Akibarnya, para TKI mulai mengalami kesulitan biaya hidup, sebab umumnya para TKI asal Desa Bajang itu, banyak bekerja di sektor informal, kuli bangunan, kuli perkebunan dan karyawan pertokoan dan pembantu rumah tangga.

Mereka saat ini sudah mulai kehabisan bekal sehingga harus minta kiriman bekal dari keluarganya di Madura. "Bahkan, ada sebagian keluarga TKI di desa kami ini yang mulai menjual hewan ternaknya, perhiasan hasil tabungannya untuk dikirimkan ke keluarganya di Malaysia, karena untuk makan saja, mereka sudah kesulitan," kata Mokri, dikutip Antara.

Oleh karena itu, Mokri dan kepala desa lainnya di Pamekasan yang warganya banyak bekerja sebagai TKI di luar negeri meminta agar pemerintah Indonesia memperhatikan kondisi mereka.Solusinya bisa dengan cara memulangkan mereka ke Indonesia dengan cara mengikuti protokol kesehatan WHO, atau memberikan subsidi kepada para TKI untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. "Saya yakin kondisi seperti ini juga dialami oleh TKI yang bekerja di negara lain yang juga memberlakukan penutupan akibat pandemi virus corona ini," katanya. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bansos sembako dampak COVID-19 dari Pemprov Sumut mulai disalurkan 
Senin, 25 Mei 2020 - 12:25 WIB
Bantuan sosial (Bansos) Provinsi Sumatera Utara mulai disalurkan kepada masyarakat terdampak COVID-1...
Bupati Langkat ajak maknai Idul Fitri dengan semangat di tengah pandemi COVID-19
Senin, 25 Mei 2020 - 12:10 WIB
Bupati Langkat Terbit Rencana PA bersama keluarga Salat Idul Fitri 1 Syahwal 1441 H berjamaah dengan...
Bupati Langkat minta penggunaan anggaran COVID-19 di audit
Senin, 25 Mei 2020 - 11:37 WIB
Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Langkat, Sumatera Utara menggelar rapat koordinasi d...
Gubernur Sumbar ingatkan warga tidak berwisata selama pandemi COVID-19
Senin, 25 Mei 2020 - 10:38 WIB
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno mengingatkan warga untuk tidak berwisata selama masa...
Informasi prakiraan cuaca Provinsi Banten hari ini
Senin, 25 Mei 2020 - 10:10 WIB
Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan akan terjadi beberapa wilayah di Provinsi ...
Kasus positif COVID-19 Kalteng capai 310 orang
Senin, 25 Mei 2020 - 09:25 WIB
Berdasarkan data terbaru yang dirilis Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Kalima...
Gugus Tugas: Karawang masih zona merah COVID-19
Senin, 25 Mei 2020 - 08:49 WIB
Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyatakan Karawang m...
Polda Jabar telah putarbalikkan 72.000 lebih kendaraan pemudik
Minggu, 24 Mei 2020 - 21:44 WIB
Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Rudy Sufahriadi mengatakan pihaknya sudah menindak para pemudik den...
Hingga H-1, Jasa Marga catat 465 ribu kendaraan tinggalkan Jakarta
Minggu, 24 Mei 2020 - 21:29 WIB
Selama periode H-7 sampai dengan H-1 Lebaran 2020, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat total 465.5...
Lebaran tak biasa, Sri Mulyani ajak masyarakat lawan pandemi COVID-19
Minggu, 24 Mei 2020 - 20:28 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengajak masyarakat Indonesia untuk dapat melawan pandemi COV...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV