Ketua IMF minta G20 gandakan kapasitas pembiayaan darurat
Elshinta
Jumat, 27 Maret 2020 - 08:29 WIB |
Ketua IMF minta G20 gandakan kapasitas pembiayaan darurat
Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva berbicara pada konferensi pers di Washington D.C., Amerika Serikat, pada 4 Maret 2020. Foto: Antara

Elshinta.com - Dana Moneter Internasional (IMF) meminta para pemimpin 20 ekonomi terbesar dunia (G20) untuk kembali menggandakan kapasitas pembiayaan darurat guna memperkuat respons terhadap pandemi virus corona yang menyebar cepat dan akan menyebabkan resesi global pada 2020.

Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva, melalui pernyataan kepada para pemimpin G20, mengatakan bahwa kedalaman kontraksi ekonomi dan kecepatan pemulihan tergantung pada upaya menahan pandemi dan "seberapa kuat dan terkoordinasi tindakan kebijakan moneter dan fiskal kita."

Hal-hal itu dikatakannya sangat penting untuk mendukung pasar negara berkembang dan ekonomi berkembang, yang khususnya sangat terpukul oleh krisis, penghentian ekonomi mendadak, pelarian modal dan, bagi sebagian orang, penurunan tajam dalam harga komoditas.

"Kita harus bertindak setara dengan besarnya tantangan," kata Georgieva kepada para pemimpin G20.

Dia mengatakan negara anggota G20 telah melakukan langkah-langkah luar biasa untuk menyelamatkan jiwa dan melindungi ekonomi mereka, tetapi penting untuk memberikan dukungan fiskal yang ditargetkan kepada rumah tangga dan bisnis yang rentan sehingga mereka dapat tetap bertahan dan segera kembali bekerja.

"Dukungan semacam itu akan mempercepat pemulihan akhir dan menempatkan kami dalam kondisi yang lebih baik untuk mengatasi tantangan seperti utang yang terlalu banyak dan mengganggu aliran perdagangan," kata dia.

"Kalau tidak, akan butuh bertahun-tahun untuk mengatasi dampak kebangkrutan dan PHK yang meluas," Georgieva melanjutkan.

"IMF memiliki sekitar 1 triliun dolar AS sumber daya keuangan untuk merespons pandemi, bekerjasama dengan Bank Dunia dan lembaga keuangan internasional lainnya, tetapi tantangannya sangat besar," kata Georgieva.

Untuk meningkatkan kemampuannya merespons, Georgieva meminta para pemimpin G20 untuk mendukung penggandaan kapasitas pendanaan darurat IMF, dan meningkatkan likuiditas global melalui alokasi Special Drawing Right (SDR) yang cukup besar, seperti yang dilakukan selama krisis keuangan 2008-2009, juga sebagai perluasan penggunaan fasilitas jenis swap di IMF.

Georgieva mengatakan kepada wartawan awal bulan ini bahwa IMF akan menyediakan 50 miliar dolar AS dalam pembiayaan darurat yang tersedia untuk membantu negara-negara miskin dan menengah dengan sistem kesehatan yang lemah menanggapi meningkatnya krisis kesehatan.

Pada Kamis, ia juga meminta para pemimpin G20 untuk mendukung seruan bersama IMF dan Bank Dunia mendesak kreditor bilateral resmi untuk meringankan beban utang anggota termiskin mereka, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jepang pertimbangkan terima pelancong asing
Senin, 01 Juni 2020 - 16:10 WIB
Jepang sedang mempertimbangkan untuk membuka kembali perbatasannya bagi pelancong dari negara-negara...
Kasus COVID-19 turun, Moskow longgarkan karantina wilayah
Senin, 01 Juni 2020 - 15:48 WIB
Warga Moskow pada Senin (1/6) untuk pertama kalinya dalam sembilan minggu dapat meninggalkan rumah m...
Arab Saudi kembali buka masjid dengan aturan ketat
Senin, 01 Juni 2020 - 10:37 WIB
Masjid di Arab Saudi kembali dibuka pertama kalinya untuk jamaah, Minggu (31/5/2020), setelah lebih ...
Michael Jordan turut kecam pembunuhan George Floyd
Senin, 01 Juni 2020 - 08:45 WIB
Legenda bola basket Michael Jordan, Minggu menyuarakan kemarahan terhadap kematian George Floyd, pri...
Rusia berencana uji klinis vaksin COVID-19 dua minggu mendatang
Minggu, 31 Mei 2020 - 15:51 WIB
Sejumlah peneliti di Rusia berencana memulai uji klinis vaksin COVID-19, penyakit yang disebabkan vi...
Australia akan sambut undangan resmi ke G7
Minggu, 31 Mei 2020 - 14:11 WIB
Australia akan menyambut dengan baik undangan resmi ke negara-negara Kelompok Tujuh (G7) dan telah t...
Microsoft PHK puluhan jurnalis yang tugasnya diambil alih AI
Minggu, 31 Mei 2020 - 13:27 WIB
Microsoft memberhentikan puluhan jurnalis dan pekerja editorial di Microsoft News dan organisasi MSN...
Wabah COVID-19 di Brazil memburuk saat total kasus dekati 500.000
Minggu, 31 Mei 2020 - 09:26 WIB
Brazil mencatat rekor kasus baru COVID-19 pada Sabtu (30/5) yang mencapai 33.274 sehingga jumlah kes...
Merkel tolak undangan Trump menghadiri KTT G7 di Washington
Sabtu, 30 Mei 2020 - 14:39 WIB
Kanselir Jerman Angela Merkel menolak undangan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk hadir dal...
Jerman hentikan riset hydroxychloroquine untuk COVID-19
Jumat, 29 Mei 2020 - 09:47 WIB
Universitas di Jerman menghentikan riset klinis yang menggunakan obat anti-malaria hydroxychloroquin...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV