Musim 2020 tertunda, MotoGP kini dipusingkan agenda kejar tayang
Elshinta
Kamis, 26 Maret 2020 - 12:13 WIB |
Musim 2020 tertunda, MotoGP kini dipusingkan agenda kejar tayang
Pebalap tim Monster Energy Yamaha MotoGP Valentino Rossi di Grand Prix Malaysia, Sirkuit Sepang, Malaysia (3/11/2019). Foto: Antara

Elshinta.com - Setelah pandemi virus corona memaksa musim balapan 2020 tertunda, MotoGP kini bergulat dengan waktu untuk menentukan nasib kejuaraan dunia tahun ini di tengah ancaman kerugian secara finansial.

Dorna, selaku promotor, telah membatalkan kelas premier di Qatar, di mana hanya Moto2 dan Moto3 yang berlaga di Sirkuit Losail awal bulan ini.

Kemudian di tengah tekanan aturan pembatasan perjalanan, tiga seri berikutnya, yaitu Thailand, Texas dan Argentina harus ditunda. Sedangkan tiga balapan selanjutnya yang digelar pada Mei, yakni Spanyol, Prancis dan Italia, masih dalam tanda tanya.

Jika balapan tahun ini bisa digelar, entah mulai kapan, Dorna akan memundurkan akhir musim sebanyak dua pekan ke 29 November.

Kemungkinan besar juga tak akan ada sesi jeda musim panas, yang berlangsung 13 Juli hingga 2 Agustus, karena Dorna akan memasukkan sejumlah balapan di periode tersebut mempertimbangkan batasan dari logistik, perbedaan waktu serta cuaca dan musim.

"Tujuan kami adalah menjaga kejuaraan ini dengan jumlah balapan semaksimal mungkin," kata CEO Dorna Carmelo Ezpeleta seperti dikutip AFP Rabu (25/3).

Kalender yang direvisi nantinya akan mendapati tujuh pekan yang padat untuk menggelar enam balapan secara beruntun dengan hanya waktu libur satu pekan di antaranya.

"Secara fisik kami bisa melalui semuanya," kata pebalap Suzuki Joan Mir. "Secara mental itu akan menjadi ujian bagi kita semua."

Sementara itu bos tim satelit KTM, Tech3, Herve Poncharal, mengatakan setiap tim memerlukan balapan untuk mendapat keuntungan secara finansial.

"Jika tak ada lagi Grand Prix, tak ada lagi pemasukan yang terkait dengan sponsor dan uang hadiah," kata Poncharal yang membawahi dua tim di MotoGP dan Moto3 itu.

Membalap di trek tanpa penonton juga bukan suatu solusi.

"Balapan tertutup, secara ekonomi, tak memungkinkan. Kami memerlukan pemasukan."

Sedangkan bos tim satelit Yamaha, SRT, Johan Stigefelt, memandang sisi positif jika jumlah balapan di kalender tahun ini berkurang.

"Dalam skenario itu, kami juga akan tak terlalu sering bepergian jadi biaya perjalanan akan berkurang dan sebagainya," kata dia.

Pembatalan Grand Prix Qatara juga memunculkan masalah teknis.

Motor kompetitor diinspeksi pada Kamis sebelum seri pembuka tersebut lewat proses homologasi.

Dan setelah itu tim, kecuali KTM dan Aprilia yang belum lama bergabung, tak bisa melakukan upgrade mesin mereka dan hanya diperbolehkan mengganti aero-body satu kali setiap pebalap.

Menyikapi itu MotoGP pada Senin menyatakan, "untuk alasan kesetaraan dan keadilan homologasi harus dilakukan secara remote dan digital sedini mungkin."

Pandemi virus corona juga akan berdampak terhadap pengembangan motor dari setiap tim kompetitor untuk tahun 2021.

Formula 1 telah terlebih dahulu memutuskan untuk menunda penerapan regulasi teknis tahun 2021 ke 2022, namun MotoGP belum mengambil keputusan.

"Kami akan bepergian dan membalap hingga akhir tahun ini, mungkin sampai Desember," kata Stigefelt. "Itu berarti musim depan akan mulai lebih dini."

"Jika kalian hanya punya satu bulan untuk mempersiapkan diri untuk 2021, satu bulan atau kemungkinan serupa lainnya sebelum memulai tes, itu akan menjadi skenario yang sulit bagi para pabrikan." Demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Miller semakin dekat dengan kontrak di tim Ducati
Jumat, 22 Mei 2020 - 11:34 WIB
Manajer tim Pramac Racing Francesco Guidotti mengungkapkan jika Jack Miller semakin dekat mengamanka...
Morbidelli prioritas tim Petronas Yamaha untuk musim 2021, bukan Rossi
Sabtu, 16 Mei 2020 - 12:38 WIB
Bos tim Petronas Yamaha SRT Razlan Razali menegaskan jika Franco Morbidelli tetap menjadi prioritas ...
Begini gambaran MotoGP digelar di tengah ancaman pandemi
Kamis, 07 Mei 2020 - 10:27 WIB
Presiden asosiasi tim balap motor internasional (IRTA) Herve Poncharal memberi gambaran bagaimana Gr...
Rossi beri sinyal akan lanjut balapan pada 2021
Minggu, 26 April 2020 - 09:52 WIB
Juara dunia sembilan kali Valentino Rossi pada Sabtu (25/4) memberi sinyal kuat akan lanjut membalap...
Alex Marquez menangi balapan virtual perdana MotoGP
Senin, 30 Maret 2020 - 08:57 WIB
Pebalap tim Repsol Honda Alex Marquez meraih kemenangan pertamanya di musim ini, bukan di atas aspal...
Musim 2020 tertunda, MotoGP kini dipusingkan agenda kejar tayang
Kamis, 26 Maret 2020 - 12:13 WIB
Setelah pandemi virus corona memaksa musim balapan 2020 tertunda, MotoGP kini bergulat dengan waktu ...
Seri pembuka MotoGP di Qatar dibatalkan karena virus corona
Senin, 02 Maret 2020 - 11:51 WIB
Seri pembuka musim MotoGP 2020 di Qatar, yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Maret, telah dibatalkan...
Johann Zarco semakin klop dengan motor Ducati
Senin, 24 Februari 2020 - 07:24 WIB
Pebalap asal Prancis Johann Zarco semakin hari semakin menguasai tunggangan barunya, Ducati GP19 ber...
Cedera bahu belum pulih, Marquez lebih kewalahan di Qatar
Senin, 24 Februari 2020 - 06:28 WIB
Juara bertahan Marc Marquez belum sepenuhnya pulih dari cedera bahu yang ia alami dan mengaku lebih ...
Ducati diam-diam bawa inovasi baru di tes Qatar
Minggu, 23 Februari 2020 - 08:35 WIB
Ducati mencuri perhatian pada hari pertama tes pramusim di Qatar, Sabtu (22/2), dengan alat yang dis...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV