WHO ingatkan jaga kesehatan mental, kurangi rokok saat krisis COVID-19
Elshinta
Minggu, 22 Maret 2020 - 10:40 WIB |
WHO ingatkan jaga kesehatan mental, kurangi rokok saat krisis COVID-19
Direktur Jenderal WHO Tedros Ghebreyesus. Sumber Foto: https://bit.ly/2vEdQ50

Elshinta.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan ke seluruh masyarakat dunia untuk memperhatikan kesehatan mental dan kesehatan fisik selama menjalani masa karantina di tengah krisis penyebaran virus corona (COVID-19).

"Dalam situasi sulit ini, penting untuk memperhatikan kesehatan fisik dan mental. Anjuran ini tidak hanya akan membantu anda dalam jangka panjang, tetapi juga berguna melawan COVID-19 jika anda tertular," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Ghebreyesus dalam sambutannya saat memberi pengarahan harian di Markas WHO, Jenewa, Swiss.

Selama krisis kesehatan ini berlangsung, Ghebreyesus menyarankan agar masyarakat dunia mengonsumsi makanan yang bernutrisi, karena asupan sehat dapat membantu menguatkan sistem imun atau daya pertahanan tubuh. Kedua, Ghebreyesus juga meminta warga mengurangi konsumsi alkohol dan minuman dengan kadar gula tinggi. "Ketiga, berhenti merokok. Rokok dapat meningkatkan risiko terserang penyakit parah jika anda tertular COVID-19," tegasnya, dikutip Antara.

Keempat, direktur jenderal WHO itu berharap selama menjalani karantina masyarakat tetap berolahraga. "Anjuran WHO, olahraga selama 30 menit untuk orang dewasa dan satu jam per hari untuk anak-anak," terang dia.

Jika otoritas setempat memperbolehkan aktivitas di luar, Ghebreyesus menganjurkan masyarakat untuk ke luar berjalan kaki, lari, atau mengendarai sepeda tetapi tetap memperhatikan jarak aman dengan orang lain. "Apabila diwajibkan tetap berada di rumah, anda dapat mengikuti panduan olahraga di Internet, menari, Yoga, atau naik dan turun tangga," ujar dia.

Kelima, Ghebreyesus meminta warga untuk memperhatikan kesehatan mental. Menurut dia, berbicara dengan teman dan kerabat merupakan salah satu cara mengurangi tekanan dalam pikiran. "Jika anda merasa stres, bingung, dan takut, itu perasaan yang normal di tengah krisis," jelas dia. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
WNI di Swiss rayakan Idul Fitri secara virtual
Senin, 25 Mei 2020 - 11:27 WIB
Masyarakat Indonesia di Swiss merayakan Idul Fitri 1441 Hijriah melalui silaturahmi virtual, karena ...
Presiden: RS Chile alami kesulitan saat COVID-19 dekati 70.000 kasus
Senin, 25 Mei 2020 - 10:26 WIB
Sistem layanan kesehatan Chile mengalami kesulitan dan `hampir mencapai batasnya`, kata Presiden Seb...
Gempa dengan magnitudo 5,8 guncang Selandia Baru
Senin, 25 Mei 2020 - 08:30 WIB
Gempa dengan magnitudo 5,8 mengguncang ibu kota Selandia Baru, Wellington pada Senin (25/5), tanpa a...
Brazil, pusat baru wabah corona, laporkan 965 kematian harian
Minggu, 24 Mei 2020 - 20:12 WIB
Brazil melaporkan 965 kematian harian akibat virus corona baru pada Sabtu (23/5) sehingga jumlah tot...
Taliban umumkan gencatan senjata Idul Fitri selama tiga hari
Minggu, 24 Mei 2020 - 19:38 WIB
Taliban mendeklarasikan gencatan senjata Idul Fitri selama tiga hari mulai Minggu, menurut seorang j...
Prancis izinkan ibadah bersama tapi harus pakai masker
Sabtu, 23 Mei 2020 - 12:38 WIB
Otoritas Prancis membolehkan warganya memulai kembali ibadah bersama setelah penangguhan selama dua ...
Vaksin COVID-19 akan diuji coba ke 10 ribu orang di Inggris
Sabtu, 23 Mei 2020 - 09:11 WIB
Oxford University dan AstraZeneca mengumpulkan kurang lebih 10.000 orang dewasa dan anak-anak di Ing...
Pesawat jatuh di Karachi, tidak ada penumpang WNI
Sabtu, 23 Mei 2020 - 06:39 WIB
Kementerian Luar Negeri menyebut tidak ada warga negara Indonesia (WNI) di dalam pesawat Pakistani I...
Brazil catat kematian COVID-19 tertinggi, hampir susul Rusia
Jumat, 22 Mei 2020 - 21:56 WIB
Kasus kematian harian akibat COVID-19 di Brazil mencapai angka tertinggi pada Kamis (21/5), yaitu 1....
AS perpanjang larangan perjalanan di perbatasan Kanada, Meksiko
Rabu, 20 Mei 2020 - 11:40 WIB
Amerika Serikat dan Kanada akan memperpanjang larangan perjalanan lintas negara yang tidak esensial ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV