Polisi tangkap nelayan perjualbelikan sembilan lumba-lumba secara ilegal
Elshinta
Sabtu, 21 Maret 2020 - 09:39 WIB |
Polisi tangkap nelayan perjualbelikan sembilan lumba-lumba secara ilegal
Petugas menunjukkan barang bukti satwa lumba-lumba yang ditangkap dan diperjualbelikan tersangka Sunar, di Pantai Sine, Tulungagung. Foto: Antara

Elshinta.com - Aparat kepolisian di Tulungagung, Jawa Timur menangkap seorang nelayan setempat yang kedapatan membunuh sembilan ekor lumba-lumba moncong Pipanjang (Long-beaked Common Dolphin atau nama latin Delphinus) serta memperjualbelikannya secara ilegal.

Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia, Sabtu (21/3) menuturkan, nelayan asal Pantai Sine, Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir itu kini ditahan dengan status tersangka karena terbukti menyimpan, memiliki, mengangkut, memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan mati sebagaimana dimaksud dalam pasal 40 ayat (2) jo psl 21 ayat (2) huruf b UURI Nomor 5 Tahun1990 tentang Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

"Kami juga masih akan melakukan pengembangan penyelidikan untuk mengetahui ada/tidaknya jaringan perdagangan satwa dilindungi ini," ujar Kapolres Pandia.

Nelayan yang ditangkap itu bernama Sunar Bin Seri (49). Ia merupakan nelayan asli kawasan pesisir Pantai Sine.

Informasi yang dihimpun aparat kepolisian, Sunar telah lama beraksi menangkap dan memperjualbelikan ikan lumba-lumba untuk diambil dagingnya.

Aksi kejahatannya baru terbongkar setelah dua anggota polisi dari Polsek Kalidawir melakukan patroli di wilayah pesisir Pantai Sine dan mendapat laporan adanya nelayan lokal bernama Sunar yang menyimpan dan memperniagakan satwa dilindungi dalam keadaan mati berupa ikan lumba-lumba moncong panjang.

Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan penggerebekan di rumah Sunar di Dusun Sine RT 002 RW 003, Desa Kalibatur.

Hasilnya, di gudang penyimpanan ikan milik Sunar ditemukan sembilan ekor lumba-lumba moncong panjang dalam keadaan mati dan sebagian telah disayat untuk diambil dagingnya.

Seluruh barang bukti berikut terlapor Sunar kemudian dibawa ke kantor polisi untuk menjalani serangkaian pemeriksaan. "Penangkapan ini semoga menjadi efek jera bagi nelayan atau siapapun agar tidak memburu, menyimpan, memelihara apalagi memperniagakan satwa dilindungi ini. Baik jenis lumba-lumba, kura-kura/penyu ataupun jenis satwa langka dan dilindungi lainnya," kata Pandia.

Di Pantai Sine, ikan lumba-lumba memang dikenal acapkali berenang hingga mendekati garis pantai. Kawanan ikan jenis mamalia laut ini bahkan seringkali terlihat berenang dekat parkir kapal-kapal nelayan yang lego jangkar di perairan Pantai Sine.

Sejumlah nelayan dan pemancing mengaku tahu satwa lumba-lumba adalah jenis ikan dilindungi.

Namun bagi sebagian nelayan, satwa dilindungi ini justru diburu untuk kepentingan pribadi. Baik untuk dikonsumsi sendiri maupun diperjualbelikan ke pelanggan karena menganggap daging ikan lumba-lumba yang berkualitas super, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Densus 88 tangkap enam terduga teroris di Jawa Tengah
Rabu, 27 Mei 2020 - 06:25 WIB
Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Polri telah menangkap enam terduga teroris di wilayah Solo, Jawa Te...
Polisi ungkap kasus asusila guru pesantren selama empat tahun di Bandung
Selasa, 26 Mei 2020 - 12:47 WIB
Polresta Bandung mengungkap kasus tindakan asusila dialami seorang santri yang diduga dilakukan oleh...
Melawan saat ditangkap, pembobol mesin ATM diberi timah panas
Senin, 25 Mei 2020 - 11:49 WIB
Tim opsnal Satreskrim Polresta Mataram berhasil membekuk dua orang yang membobol 11 gerai ATM di wil...
Komisi III apresiasi Polri ungkap kasus narkoba 821 kg
Minggu, 24 Mei 2020 - 16:56 WIB
Ketua Komisi III DPR Herman Herry mengapresiasi keberhasilan Satgas Khusus Bareskrim Mabes Polri yan...
Satpol PP Jaktim tangkap enam remaja saat pesta miras di malam takbiran
Minggu, 24 Mei 2020 - 11:10 WIB
Enam remaja ditangkap petugas Satpol PP Ciracas, Jakarta Timur, karena menggelar pesta minuman keras...
Densus 88 tangkap warga Tanah Datar diduga terlibat aksi teror
Minggu, 24 Mei 2020 - 08:51 WIB
Detasemen Khusus 88 Anti Teror Kepolisian Indonesia menangkap seorang pria asal Kabupaten Tanah Data...
Polisi gerebek gudang ruko simpan sabu-sabu 821 kg di Serang
Sabtu, 23 Mei 2020 - 18:42 WIB
Satgasus Bareskrim Mabes Polri menggerebek gudang penyimpanan narkoba jenis sabu-sabu seberat 821 ki...
Seorang ibu rumah tangga nekat curi perhiasan milik tetangga
Kamis, 21 Mei 2020 - 15:42 WIB
Trias Rahayu alias Tiwuk, warga dusun Dawe, Desa Pluneng, Kecamatan Kebonarum, Klaten, Jawa Tengah, ...
Polisi bekuk penyelundup sabu ke dalam LP
Kamis, 21 Mei 2020 - 12:29 WIB
Jajaran Satnarkoba Polres Klaten, Jawa Tengah, berhasil membekuk Wahyu Nughroho alias Femo, setelah ...
TNI AL tahan delapan orang sedang pesta sabu-sabu
Kamis, 21 Mei 2020 - 10:28 WIB
Tim Gabungan Reaksi Cepat Armada Dua Pangkalan TNI AL Nunukan, Kalimantan Utara, dan Tim Kopaska Sat...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV