MUI: Haram hukumnya tebar kepanikan dan info hoaks soal COVID-19
Elshinta
Jumat, 20 Maret 2020 - 07:15 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
MUI: Haram hukumnya tebar kepanikan dan info hoaks soal COVID-19
Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Asrorun Niam Sholeh. Foto: Humas BNPB

Elshinta.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengatakan, haram hukumnya bagi masyarakat melakukan aktivitas yang menyebabkan kepanikan di tengah wabah COVID-19.

"Waspada memang penting," kata Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Asrorun Niam Sholeh melalui telekonferensi di saluran resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta, Kamis (19/3).

Namun, katanya melanjutkan, aktivitas yang menyebabkan kepanikan dapat memperkeruh situasi dan memperparah keadaan.

Aktivitas-aktivitas yang dapat menimbulkan kepanikan tersebut antara lain adalah memborong masker, hand sanitizer dan alat kesehatan lain sehingga menimbulkan kelangkaan persediaan.

Kemudian, menyebarkan informasi yang terkait COVID-19 dari sumber yang tidak kredibel dan tidak dapat dipertanggungjawabkan atau hoaks, juga dapat menyebabkan kesimpangsiuran dan kesalahpahaman masyarakat tentang kondisi yang sebenarnya terjadi.

"Itu hukumnya haram," ucapnya, seperti diinformasikan melalui laman resmi BNPB, Kamis malam.  

Asrorun Niam Sholeh mengatakan, masyarakat dan semua pihak memiliki tanggung jawab untuk mencegah penyebaran COVID-19, oleh karena itu dibutuhkan upaya bersama-sama untuk membatasinya.

"Ini bagian dari tugas keagamaan. Jangan sampai kemudian kita menyebabkan kepanikan," jelasnya. 

Di tengah semakin meningkatnya kasus yang positif terkena virus SARS-COV-2, penyebab penyakit COVID-19, kata dia, penting bagi semua pihak untuk meningkatkan ikhtiar dengan berperilaku hidup bersih dan sehat, sekaligus beribadah serta berdoa agar wabah COVID-19 dapat segera berakhir. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Sungkem Telompak dalam kesunyian di tengah pandemi Covid-19
Jumat, 29 Mei 2020 - 21:26 WIB
Di tengah pandemi Covid-19, warga Dusun Keditan, Desa Pogalan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang,...
 Kemenag siapkan revitalisasi fungsi rumah ibadah pada tatanan `New Normal`
Kamis, 28 Mei 2020 - 08:09 WIB
Kementerian Agama (Kemenag) akan menyiapkan revitalisasi fungsi rumah ibadah pada tatanan normal bar...
Pandemi COVID-19, Imam Besar Masjid Istiqlal: Ada hikmah di balik musibah
Rabu, 27 Mei 2020 - 15:12 WIB
Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar mengatakan bahwa di balik setiap musibah pa...
Wali Kota Pekanbaru imbau warganya gelar Salat Idul Fitri di rumah
Rabu, 20 Mei 2020 - 08:24 WIB
 Wali Kota Pekanbaru Firdaus mengimbau umat muslim di Ibu kota Provinsi Riau itu untuk tidak melaks...
Menag: `Deadline` kepastian ibadah haji ditunda hingga awal Juni
Rabu, 20 Mei 2020 - 07:18 WIB
Untuk menentukan kepastian penyelenggaraan ibadah haji 1441H/2020M, Pemerintah Indonesia menunggu ke...
Rumah Zakat akan bangun 33 titik lumbung pangan
Selasa, 19 Mei 2020 - 20:25 WIB
Rumah Zakat berupaya memanfaatkan dana Zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ziswaf) dengan mendirikan l...
Istiqlal pastikan tidak ada takbiran dan Shalat Id
Selasa, 19 Mei 2020 - 17:37 WIB
Masjid Istiqlal memastikan tidak ada takbiran dan shalat Idul Fitri (id) seiring belum ada penurunan...
MUI: Zakat boleh dimanfaatkan untuk penanggulangan COVID-19. Begini ketentuannya
Selasa, 19 Mei 2020 - 10:42 WIB
Sebagai bentuk antisipasi pelaksanaan serah terima zakat di tengah pandemi COVID-19, Majelis Ulama I...
500 paket sembako Bakti Alumni Akpol bagi penyapu jalanan di Kudus 
Selasa, 19 Mei 2020 - 10:09 WIB
Alumni Akademi Kepolisian angkatan 99 (Endra Dharmalaksana) memberikan bantuan 500 paket sembako kep...
Andre Rosiade sarankan bansos dalam bentuk tunai di tengah COVID-19
Senin, 18 Mei 2020 - 12:03 WIB
Anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade menyarankan agar mengubah penyaluran bantuan s...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV