Gaya komunikasi antara orang tua dan anak remaja berikut ini, manakah yang paling tepat?
Elshinta
Kamis, 19 Maret 2020 - 09:39 WIB | Penulis : Ervina Rias Palupi | Editor : Dewi Rusiana
 Gaya komunikasi antara orang tua dan anak remaja berikut ini, manakah yang paling tepat?
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/3bbg4bl

Elshinta.com - Pada fase remaja, tidak jarang orang tua mengalami tantangan dalam berkomunikasi dengan anaknya. Komunikasi memang jadi salah satu hal yang sering dikeluhkan orang tua. Pola komunikasi orang tua dengan anak diantaranya dipengaruhi oleh gaya komunikasi yang diperankan orang tua kepada anak. 

Gaya komunikasi merupakan suatu kekhasan yang dimiliki setiap orang seperti model dalam berkomunikasi, tata cara berkomunikasi, cara berekspresi serta tanggapan yang diberikan atau ditunjukkan pada saat berkomunikasi. 
Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ini ada beberapa macam gaya komunikasi antara orang tua dan anak remaja:

Asertif
Gaya yang banyak dikembangkan dalam hubungan komunikasi interpersonal bersifat memberi (menyatakan hubungan, perasaan dan pikiran secara langsung, jujur), serta sekaligus dapat menerima (mendengarkan secara aktif apa yang menjadi kebutuhan, pikiran dan perasaan orang lain.

Non asertif 
Gaya ini merupakan lawan dari gaya asertif dan bisa dikatakan negatif bagi perkembangan hubungan interpersonal. Gaya non asertif lebih menunjukkan pada perasaan takut dan bimbang, mengingkari diri, serta lebih memberikan keuntungan pada orang lain. Banyak orang yang menganggap bahwa gaya komunikasi ini sama dengan gaya komunikasi yang tidak tegas baik terhadap diri sendiri, maupun terhadap orang lain.

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2QpiY3Z

Agresif
Gaya komunikasi ini cenderung mengintimidasi lawan bicara dan bertujuan menguasai lawan bicara atau untuk memperoleh keuntungan dari orang lain dengan cara yang tidak adil. Gaya ini berusahan mendominasi dalam interaksi dengan orang lain baik verbal maupun non verbal. Gaya ini sangat tidak efektif karena ada pemaksaan hak orang lain.

Pasif-Agresif
Mirip dengan gaya agresif, namun secara tidak langsung, dengan tujuan mengambil keuntungan dari pihak lain, serta menggunakan gaya kebalikan dari gaya agresif. 

Manipulatif
Penuh dengan drama, mengambil keuntungan dari pihak lain, dan membuat pihak lain merasa bersalah. Tak jarang, orang tua mencurahkan segenap kemampuan bermain peran, termasuk dengan derai air mata. 

Ilustrasi. sumber foto: https://bit.ly/3b7pGDJ

Submisif
Menyenangkan orang lain karena menghindari konflik, biasanya merasa inferior terhadap lawan bicara, dan tidak ada teguran atau pertanyaan ingin tahu meskipun anak remaja pulang terlambat.

Langsung
Bersifat segera dan sekaligus memberi informasi serta terkesan seperti memberi instruksi. 

Tidak langsung
Kebalikan dari gaya komunikasi langsung, pesan yang disampaikan tidak jelas dan dapat menyebabkan banyak permasalahan. 

Permissive (membebaskan) 
Pola komunikasi permisif ditandai dengan adanya kebebasan tanpa batas kepada anak untuk berbuat dan berperilaku sesuai dengan keinginan anak. Pola komunikasi permisif atau dikenal pula dengan pola komunikasi serba membiarkan adalah orang tua yang bersikap mengalah, menuruti semua keinginan, melindungi secara berlebihan, serta memberikan atau memenuhi semua keinginan anak secara berlebihan. 

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/3b6NoA3

Otoriter (authoritarian)
Pola komunikasi otoriter ditandai dengan orang tua yang melarang anaknya dengan mengorbankan otonomi anak. Pola komunikasi otoriter mempunyai aturan-aturan yang kaku dari orang tua. Dalam pola komunikasi ini sikap penerimaan rendah, namun kontrolnya tinggi, suka menghukum, bersikap mengkomando, mengharuskan anak untuk melakukan sesuatu tanpa kompromi, bersikap kaku atau keran, cenderung emosinal dan bersikap menolak. Biasanya anak akan merasa mudah tersinggung, penakut, pemurung dan merasa tidak bahagia, mudah terpengaruh, stress, tidak mempunyai arah masa depan yang jelas serta tidak bersahabat. 

Demokratis (authoritative) 
Pola komunikasi orang tua yang demokratis pada umumnya ditandai dengan adanya sikap terbuka antara orang tua dan anak. Mereka membuat semacam aturan -aturan yang disepakati bersama. Orang tua mencoba menghargai kemampuan anak secara langsung.
Dengan menyadari gaya komunikasi yang sering kita gunakan, kita bisa melatih diri untuk menggunakan gaya yang lebih sesuai agar proses komunikasi dengan remaja menjadi lebih baik. Remaja butuh untuk diterima dan dipahami oleh lingkungannya, termasuk keluarga.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Anak pilih-pilih makanan disebabkan oleh kebiasaan ibu saat hamil
Sabtu, 17 April 2021 - 08:45 WIB
Anak yang susah makan atau suka pilih-pilih makanan rupanya dipengaruhi oleh kebiasaan makan ibunya ...
Kiat mudah membangunkan anak saat sahur
Sabtu, 17 April 2021 - 06:00 WIB
Psikolog keluarga Ayoe Soetomo mengungkapkan kiat agar anak tidak sulit bangun sahur, aktivitas khus...
Psikolog UI jelaskan pentingnya waktu luang ayah untuk anak meski WFH
Minggu, 11 April 2021 - 14:11 WIB
Psikolog anak dan keluarga dari LPT Universitas Indonesia Mira Damayanti Amir mengatakan bahwa penti...
Tips dekorasi ruangan agar lebih meriah sambut Ramadan
Sabtu, 10 April 2021 - 11:47 WIB
Tahun ini menjadi tahun kedua warga muslim Indonesia harus menjalani ibadah puasa Ramadhan di rumah ...
Pentingnya `me time` bagi orang tua dengan anak autisme
Jumat, 09 April 2021 - 09:47 WIB
Psikolog lulusan Magister Psikologi Terapan Universitas Indonesia Diah A. Witasari mengatakan bahwa ...
Pastikan kecukupan asupan vitamin D dan kalium pada anak
Minggu, 04 April 2021 - 14:23 WIB
Ahli nutrisi Emilia Achmadi mengatakan sebagian besar anak-anak berhenti mengonsumsi susu di usia du...
 BKKBN mulai mendata 11,4 juta keluarga di Jateng
Jumat, 02 April 2021 - 19:58 WIB
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Jawa Tengah mulai melakukan pr...
Tips ibu tangguh fisik dan keuangan di masa pandemi
Rabu, 31 Maret 2021 - 13:11 WIB
Para ibu agar menjadi tangguh situasi pandemi saat ini selain bahagia juga harus sehat sekaligus mem...
Literasi Gizi Untuk Orang Tua Lintas Generasi
Selasa, 23 Maret 2021 - 15:34 WIB
Sudahkah Anda memperhatikan isi piring anak-anak kita? Literasi gizi masyarakat Indonesia saat ini m...
Kekuatan mental orang tua diuji saat rawat anak down syndrome
Minggu, 21 Maret 2021 - 13:16 WIB
Persatuan Orang Tua Anak Down Syndrome (POTADS) membagikan tips dalam merawat anak- anak yang memili...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV