COVID-19 merebak, validasi IMEI tidak ada penundaan waktu
Elshinta
Rabu, 18 Maret 2020 - 08:44 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Dewi Rusiana
COVID-19 merebak, validasi IMEI tidak ada penundaan waktu
Sumber foto: istimewa

Elshinta.com - Menjawab desakan kalangan industri agar  aturan validasi IMEI tidak dimundurkan dari yang sudah ditetapkan, Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Perindustrian, Janu Suryanto, menegaskan bahwa sejauh ini tidak ada wacana penundaan.

“Sejauh ini belum ada arahan penundaan pelaksaaan validasi IMEI. Tetap berjalan sesuai waktu yang sudah ditentukan, yakni 18 April 2020. Hal ini juga sekaligus menjawab rumor tentang adanya wacana penundaan kebijakan validasi IMEI karena  mewabahnya Virus Covid-19. Sekali lagi kami tegaskan, tidak ada penundaan waktu. Jika kami tunda maka akan berakibat sangat buruk terhadap ekosistem industri dan konsumen,” ungkap Janu dalam keterangan tertulisnya, Rabu (18/03).

Janu menyebut penerapan kebijakan validasi IMEI (international mobile equipment identification) mendatang, tidak terbatas pada ponsel namun juga pada semua perangkat elektronik yang tersambung ke jaringan seluler. Kewajiban tidak terkena pada perangkat yang terakses ke jaringan wifi, karena perangkat demikian tidak memiliki IMEI.

Menurutnya, yang masuk lingkup validasi IMEI hanyalah HKT, handphone pintar, komputer genggam dan tablet. Perangkat HKT yang sebelum tanggal 18 April 2020 sudah pernah digunakan, walaupun itu barang BM (black market) atau selundupan, tetap dapat digunakan karena peraturan ini tidak berlaku surut.

HKT yang diaktifkan mulai tanggal itu akan langsung diverifikasi oleh mesin EIR (equipment identity register) yang dioperasikan operator yang terhubung ke C (central) EIR di Kementeraian Perindustrian. 

Begitu diaktifkan tetapi IMEI-nya tidak terdaftar, operator langsung memblokirnya, karena skema yang digunakan adalah skema white list yang lebih memberi kepastian kepada pelanggan seluler.

“Karena itu pembeli ponsel pintar, komputer atau tablet sebaiknya mengecek nomor IMEI-nya sebelum mengaktifkannya, yang kalau tidak bisa “on” berarti ponselnya BM,” ujar Janu Suryanto. 

Selain Indonesia, yang menggunakan skema wahite list adalah pemerintah India, Australia, Mesir dan Turki, lainnya menggunakan skema black list yang perlu waktu agak panjang untuk pengguna tahu ponselnya BM atau resmi.

Turis yang membawa ponsel pintar sendiri bisa lolos sepanjang mereka menggunakan kartu SIM bawaan mereka, tetapi begitu mereka memasukkan kartu SIM Indonesia ponselnya langsung diblokir. WNI yang tinggal di luar negeri (diaspora), sepanjang pernah digunakan di Tanah Air sebelum tanggal itu, ponselnya pun tetap dapat digunakan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pakar: Mutasi COVID-19 yang sangat cepat sulitkan pembuatan vaksin
Jumat, 22 Mei 2020 - 08:03 WIB
Guru Besar Biologi Universitas Negeri Malang, Profesor Mohamad Amin menilai mutasi virus corona peny...
Studi capai kemajuan cepat, vaksin corona siap Januari 2021 
Selasa, 19 Mei 2020 - 08:59 WIB
Moderna Inc menyatakan bahwa studi mengenai mRNA-1273, kandidat vaksin untuk melawan novel coronavir...
Cegah kebocoran data, perusahaan harus tingkatkan sistem manajemen keamanan informasi
Jumat, 15 Mei 2020 - 15:55 WIB
Pandemi Covid-19 menyebabkan kerugian di berbagai sektor bisnis. Sektor pariwisata, perhotelan, trav...
PERKATRI hibahkan satu set unit PCR GeneReach Biotechnology dan Reagent pada Gugus Tugas
Jumat, 15 Mei 2020 - 11:50 WIB
Dengan semangat perjuangan melawan COVID-19, Perkumpulan Keluarga Trisakti (PERKATRI) yang bekerjasa...
Sejumlah inovasi produk industri dilakukan untuk tanggulangi COVID-19
Selasa, 12 Mei 2020 - 10:09 WIB
Kementerian Perindustrian terus mendorong hilirisasi dan komersialisasi produk-produk riset dan inov...
Kemristek loloskan 17 ide dan inovasi anak bangsa tangani COVID-19
Jumat, 08 Mei 2020 - 14:49 WIB
Kementerian Riset dan Teknologi (Kemristek)/Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) meloloskan 17 id...
Soal ventilator untuk pasien COVID-19 produksi Indonesia? Begini perkembangan
Senin, 04 Mei 2020 - 06:35 WIB
Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang P. S....
Pelaku ekraf dibekali skill promosi digital dalam `HomeCreativepreneur`
Sabtu, 02 Mei 2020 - 15:25 WIB
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) membekali pelaku ekonomi kreatif (ekraf) ...
Diteliti lebih lanjut, khasiat daun `Sungkai` obati COVID-19
Senin, 27 April 2020 - 06:46 WIB
Gubernur Jambi Fachrori Umar menginstruksikan Dinas Kehutanan Provinsi Jambi untuk meneliti khasiat ...
Kemhan larang pegawainya gunakan aplikasi Zoom. Ini alasannya
Kamis, 23 April 2020 - 12:55 WIB
Kementerian Pertahanan menerbitkan surat edaran mengenai larangan bagi pegawainya untuk menggunakan ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV