Apa saja hormon reproduksi pria?
Elshinta
Selasa, 17 Maret 2020 - 23:15 WIB | Penulis : Ervina Rias Palupi | Editor : Administrator
Apa saja hormon reproduksi pria?
Ilustrasi. Sumber foto:https://bit.ly/2TXg6hi

Elshinta.com - Seluruh sistem reproduksi pada pria tergantung pada hormon, yaitu zat kimiawi yang mengatur aktivitas sel dan organ pada tubuh. Saat memasuki masa pubertas, maka tubuh akan memproduksi lebih banyak hormon gonadotropin. Hormon ini dihasilkan oleh kelenjar hipotalamus pada otak. Pada bagian lain otak, masih ada hormon-hormon lain. Dihimpun dari berbagai sumber, berikut hormon yang terdapat pada organ reproduksi pria:

Follicle Stimulating Hormone (FSH)
Hormon reproduksi FSH diproduksi di kelenjar pituitari, yaitu kelenjar di otak yang berukuran sebesar kacang polong. Hormon ini memiliki peranan penting terhadap perkembangan seksual seseorang. Selain memengaruhi perubahan fisik saat memasuki masa pubertas, hormon FSH berfungsi untuk mengendalikan produksi sperma dan perkembangan organ kelamin. Setiap hari produksi sperma yang dihasilkan bisa mencapai 300 juta, dengan masa pembentukan tiap sperma sekitar 65-75 hari.

Luteinizing hormone
Hormon ini juga diproduksi di kelenjar pituitari dan memiliki korelasi dengan hormon FSH serta saling melengkapi. Saat hormon ini dilepaskan ke dalam darah, akan terjadi produksi dan pelepasan hormon testosteron sebagai hormon utama pada pria.

Hormon testosteron
Kadar hormon testosteron pada pria lebih tinggi dibandingkan wanita. Selama masa pubertas, terjadi peningkatan kadar hormon testosteron. Kemudian akan menurun setelah memasuki usia 30 tahun. Fungsi hormon ini pada pria, termasuk mengendalikan gairah seksual, produksi sperma, kepadatan tulang, dan juga massa otot, sehingga mampu memengaruhi perubahan fisik dan emosional pria secara signifikan. 

Hormon estrogen
Salah satu fungsi estrogen adalah mengontrol kesehatan sperma. Namun, jika kadar estrogen pada pria terlalu tinggi, dapat terjadi penurunan kualitas sperma dan dapat menyebabkan disfungsi ereksi.
Kesehatan hormon reproduksi dapat dijaga dengan menerapkan gaya hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan sehat dan kaya nutrisi. Bagi Anda yang mengalami berat badan berlebih maupun berat badan kurang, sebaiknya berkonsultasilah ke dokter untuk memperbaiki kondisi tersebut, karena dapat memengaruhi hormon reproduksi dan juga kesuburan.

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/33t6Pka

Hormon Luteinasi ( ICSH )
Hampir sama dengn hormon pria lainnya, pada hormon ini juga diepaskan dari kelenjar pituari ataupun hipofosis anterior. Selanjutnya Hormon ICSH tersebut dapat memicu produksi testosteron sel interstitial testis sekaligus akan menstimulasi sel leydig ketika prosesnya berlangsung. Sesudah testosteron terbentuk, akhirnya hormon itu akan mendorong supaya testosteron dapat terlepas dari testis.

Hormon Inhibin
Selanjutnya ada hormon inhibin yang diprosuksi sel sertoli dalam testis. Selanjutnya hormon inhibin tersebut juga dapat menjaga kesehatan sekaligus menjaga kematangan sperma pria. Pelepasan hormon tersebut dilakukan oleh testis saat tingkat sperma telah meningkat tinggi. Hormon itu akan mengatur produksi dari sperma sekaligus akan menjaga konsentrat hormon laki laki agar tetap pada titik yang konstan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Apa penyebab disfungsi ereksi pada usia muda?
Kamis, 28 Mei 2020 - 23:15 WIB
Biasanya impotensi selama ini identik dengan penyakit usia tua. Namun jumlah pria berusia di bawah ...
Wagub Sumbar apresiasi kerja tim laboratorium periksa sampel swap
Kamis, 28 Mei 2020 - 19:26 WIB
Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Barat (Sumbar) Nasrul Abit mengapresiasi tim laboratorium yang bertu...
Hadapi COVID-19, terapkan 4 Sehat 5 Sempurna kekinian
Kamis, 28 Mei 2020 - 07:37 WIB
Masih ingat dengan slogan 4 Sehat 5 Sempurna? Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 atau ...
Fakta tentang pria dan seks
Rabu, 27 Mei 2020 - 23:15 WIB
Seks menjadi penting, dan bahkan dipercaya dapat mengurai kusutnya hubungan yang terjadi dalam rumah...
BIN bantu RSUP Persahabatan peralatan medis penanganan COVID-19
Rabu, 27 Mei 2020 - 20:38 WIB
Badan Intelijen Negara (BIN) menyerahkan bantuan peralatan medis penanganan COVID-19 ke Rumah Sakit ...
TNI disiagakan untuk penegakan disiplin kesehatan di Garut 
Rabu, 27 Mei 2020 - 19:37 WIB
Sejumlah personel TNI Angkatan Darat bersama petugas dari instansi lainnya akan disiagakan untuk pen...
Jubir  Presiden: Dua keuntungan dengan penerapan disiplin sosial protokol kesehatan
Rabu, 27 Mei 2020 - 19:26 WIB
Presiden Joko Widodo memutuskan peningkatan disiplin sosial protokol kesehatan di masa pandemi Covid...
Satu lagi warga Langkat positif COVID-19
Rabu, 27 Mei 2020 - 18:37 WIB
Bertambah satu lagi warga Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, positif COVID-19 hal itu diketahui, Min...
 Apakah semua pria mengalami krisis paruh baya?
Selasa, 26 Mei 2020 - 23:15 WIB
Krisis paruh baya atau midlife crisis dialami oleh orang berumur 40 hingga 50-an. Keresahan orang ya...
Dua hari berturut-turut DIY tanpa penambahan kasus positif COVID-19
Selasa, 26 Mei 2020 - 19:55 WIB
Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta menyebutkan selama dua hari beturut-turut hingga Selasa tidak ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV