Jeep Gladiator dan Wrangler ditarik karena masalah kopling
Elshinta
Senin, 16 Maret 2020 - 17:24 WIB |
Jeep Gladiator dan Wrangler ditarik karena masalah kopling
Sumber Foto: https://bit.ly/33lviYj

Elshinta.com - Jeep telah mengeluarkan edaran untuk melakukan penarikan kembali (recall) terhadap kendaraan Gladiator dan Wrangler tertentu yang dilengkapi dengan transmisi manual. Penarikan kembali ini dilakukan karena adanya masalah dengan pelat tekanan kopling.

Dikutip Antara dari CarsCoops pada Senin, NHTSA dalam kasus ini mencatat bahwa dalam keadaan tertentu pelat tekanan kopling yang ada dalam kendaraan tersebut dapat menjadi terlalu panas, akibat adanya gesekan dan memiliki kemungkinan besar akan mudah patah.

Jika hal itu dibiarkan saja, nantinya akan dapat merusak transmisi, menyebabkan hilangnya tenaga, akan mengotori jalan karena puing puing yang bertebaran dari kerusakan itu lalu yang terparah akan dapat menyebabkan kebakaran pada kendaraan karena gesekan panas dari puing-puing itu.

Analisis laboratorium mengungkapkan, pelat tekanan adalah "sumber pengapian yang kompeten" karena dapat mencapai 2.012F (1.100C). Pengemudi dapat mengalami perjalanan pedal kopling yang berlebihan atau tidak normal bahkan mencium bau kopling terbakar.

Saat ini, pembuat mobil telah mengetahui adanya 35 klaim garansi dan satu cedera ringan terkait dengan kondisi ini, yang dilaporkan sebelum 20 Februari. Pada 17 Desember, FCA melakukan pemeriksaan adegan kebakaran mobil yang tampaknya terkait dengan masalah ini, dan satu bulan kemudian, mereka meninjau garansi pengembalian transmisi dan kopling "dengan kerusakan parah".

Dalam kampanye keselamatan ini yang mencakup total 33.237 kendaraan yang terbagi 29.818 Wrangler dan 3.419 Gladiator. Adapun rincian Wrangler yang ditarik ialah, Wrangler 2018-2020, dibuat dari 23 Agustus 2017, hingga 13 Februari 2020, dan 2020 Gladiator yang ditarik antara 21 Desember 2018, dan 20 Februari 2020.

Dalam kasus ini, FCA masih memperbaiki data dan informasi serta berencana untuk memberi tahu diler dan pemilik mulai 22 April mendatang. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dipicu COVID-19, McLaren PHK 1.200 pekerja
Rabu, 27 Mei 2020 - 14:25 WIB
Dampak pandemi COVID-19 menghantam produsen otomotif dunia, tidak terkecuali McLaren yang terpaksa h...
Baru seminggu diumumkan beroperasi, Ford tutup lagi pabrik di Kansas City
Rabu, 27 Mei 2020 - 14:08 WIB
Baru lebih seminggu mengumumkan beroperasinya pabrik-pabrik di AS, Ford terpaksa menutup lagi untuk ...
Produsen otomotif Jerman belum beroperasi lagi di Meksiko
Rabu, 27 Mei 2020 - 10:57 WIB
Negara bagian Puebla di Meksiko menyatakan kondisi industri otomotif asal Jerman belum menunjukkan t...
Sutcliffe ditunjuk tangani bisnis kendaraan komersial Renault-Nissan
Rabu, 27 Mei 2020 - 10:25 WIB
Groupe Renault dan Nissan Motor Co. Ltd. menunjuk Mark Sutcliffe sebagai wakil presiden senior Unit ...
Porsche coba cara baru jual mobil bekas secara online
Rabu, 27 Mei 2020 - 08:49 WIB
Perusahaan mobil sport Jerman, Porsche mencoba cara baru untuk menjual kendaraan bekas di Amerika Se...
Menutup pabrik Nissan di Spanyol lebih mahal dari membangunnya
Selasa, 26 Mei 2020 - 16:38 WIB
Pejabat senior kementerian industri Spanyol mengatakan, Nissan akan merasa lebih murah untuk berinve...
Perusahaan otomotif asal Jepang bersiap buka lagi pabrik di Meksiko
Selasa, 26 Mei 2020 - 13:18 WIB
Pembuat mobil Jepang, seperti Toyota, Nissan dan Honda mengatakan bahwa mereka secara bertahap akan ...
Bakal meluncur bulan depan, wajah baru Santa Fe diungkap. Seperti apa?
Selasa, 26 Mei 2020 - 11:49 WIB
Hyundai Motor Co., sebagai produsen mobil terbesar di Korea Selatan merilis teaser untuk kendaraan S...
Ada komponen rusak, ratusan ribu unit dari tujuh produsen mobil di Korea ditarik
Selasa, 26 Mei 2020 - 10:07 WIB
Kementerian Pertanahan, Infrastruktur dan Transportasi Korea Selatan menyatakan ada tujuh produsen k...
Daimler akan produksi mobil netral karbon mulai 2022
Selasa, 26 Mei 2020 - 08:52 WIB
Pembuat mobil mewah Jerman, Daimler mengumumkan rencana strategis perusahaan yang berkaitan dengan l...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV