Din Syamsuddin: Sudah saatnya Indonesia nyatakan darurat COVID-19
Elshinta
Kamis, 12 Maret 2020 - 09:18 WIB |
Din Syamsuddin: Sudah saatnya Indonesia nyatakan darurat COVID-19
Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Din Syamsuddin di Gedung MUI Pusat, Jakarta, Rabu (22/1/2020). Sumber foto: https://bit.ly/3cWskyb

Elshinta.com - Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, M. Din Syamsuddin, mengimbau semua pihak meningkatkan keprihatinan tinggi, bersikap jujur dan terbuka dengan menyadari krisis ini sebagai musibah besar serta menyatakan Indonesia darurat wabah COVID-19 (Corona Virus Disease 2019).

Dalam rilisnya yang diterima di Jakarta, Kamis (12/3) pagi, Din mengatakan, wabah corona baru (COVID-19) telah menjadi pandemi dunia dan merenggut sekitar 4.500 orang dan menjangkiti lebih 120 ribu orang di mancanegara. Di Indonesia, COVID-19 telah menjangkiti 34 orang dan seorang meninggal dunia.

"Dengan mempertimbangkan kondisi tersebut, Dewan Pertimbangan MUI dengan memohon rahmat, ma'unah, dan perlindungan dari Allah SWT, menyerukan sejumlah saran dan pertimbangan," kata Din.

MUI mengimbau semua pihak baik Pemerintah maupun masyarakat perlu meningkatkan rasa keprihatinan tinggi (sense of crisis), bersikap jujur dan terbuka menyadari bahwa krisis ini sebagai musibah besar dengan tidak menganggapnya sepele.

"Adalah cukup beralasan bagi Pemerintah Indonesia untuk menyatakan bahwa Indonesia darurat wabah corona," jelas Din, dikutip Antara.

Untuk itu, terangnya, Pemerintah perlu memperketat pengawasan arus masuk manusia melalui semua pintu ke dalam wilayah Indonesia dari mancanegara, khususnya dari negara sumber virus corona.

Kepada seluruh keluarga besar bangsa untuk bersatu padu meningkatkan solidaritas kebangsaan menghadapi dan mencegah persebaran wabah tersebut di seluruh penjuru Tanah Air.

Kepada keluarga besar bangsa, khususnya umat beragama, untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT, memperbanyak doa memohon perlindungan-Nya agar tidak menurunkan adzab yang melampaui batas kemampuan manusia mengatasinya.

Selain itu perlu dilakukan ikhtiar manusiawi melalui pendekatan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mencegah dan mengatasi persebaran COVID-19 lebih luas lagi, yaitu dengan memasang alat deteksi dini, khususnya di tempat-tempat umum.

Begitu pula, warga masyarakat perlu melakukan upaya untuk menjaga kesehatan bersama dengan menghindari langkah yang walaupun baik tapi dapat menularkan virus (seperti bersalaman secara tidak higienis). 

"Tidaklah mengurangi keakraban jika, untuk sementara waktu, bersalaman tanpa menyentuh tangan," ucap Din.

MUI juga mengimbau semua pihak, baik Pemerintah maupun masyarakat, untuk mengerahkan segala daya dan upaya, seperti membuka sarana pemeriksaan kesehatan baik rumah sakit maupun pusat kesehatan masyarakat lainnya, menyediakan masker pelindung, menyediakan obat pembersih tangan (hand sanitizer), dan mengembangkan pengobatan tradisional dengan memanfaatkan sumber daya nabati yang ada di Nusantara.

"Khusus tentang masker, seyogyanya tidak ada pihak yang boleh mengambil keuntungan dengan menimbun atau menaikkan harga. Dalam keadaan krisis seperti ini, seyogyanya Pemerintah dapat menyediakan masker secara gratis kepada warga masyarakat yang sangat memerlukannya," kata Din.

Dia berdoa, semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, melindungi Bangsa Indonesia dan umat manusia dari malapetaka dan marabahaya. (Der) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Wali Kota Pekanbaru imbau warganya gelar Salat Idul Fitri di rumah
Rabu, 20 Mei 2020 - 08:24 WIB
 Wali Kota Pekanbaru Firdaus mengimbau umat muslim di Ibu kota Provinsi Riau itu untuk tidak melaks...
Menag: `Deadline` kepastian ibadah haji ditunda hingga awal Juni
Rabu, 20 Mei 2020 - 07:18 WIB
Untuk menentukan kepastian penyelenggaraan ibadah haji 1441H/2020M, Pemerintah Indonesia menunggu ke...
Rumah Zakat akan bangun 33 titik lumbung pangan
Selasa, 19 Mei 2020 - 20:25 WIB
Rumah Zakat berupaya memanfaatkan dana Zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ziswaf) dengan mendirikan l...
Istiqlal pastikan tidak ada takbiran dan Shalat Id
Selasa, 19 Mei 2020 - 17:37 WIB
Masjid Istiqlal memastikan tidak ada takbiran dan shalat Idul Fitri (id) seiring belum ada penurunan...
MUI: Zakat boleh dimanfaatkan untuk penanggulangan COVID-19. Begini ketentuannya
Selasa, 19 Mei 2020 - 10:42 WIB
Sebagai bentuk antisipasi pelaksanaan serah terima zakat di tengah pandemi COVID-19, Majelis Ulama I...
500 paket sembako Bakti Alumni Akpol bagi penyapu jalanan di Kudus 
Selasa, 19 Mei 2020 - 10:09 WIB
Alumni Akademi Kepolisian angkatan 99 (Endra Dharmalaksana) memberikan bantuan 500 paket sembako kep...
Andre Rosiade sarankan bansos dalam bentuk tunai di tengah COVID-19
Senin, 18 Mei 2020 - 12:03 WIB
Anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade menyarankan agar mengubah penyaluran bantuan s...
Motor listrik bertanda tangan Jokowi laku Rp2,5 miliar
Senin, 18 Mei 2020 - 06:10 WIB
Motor listrik buatan anak bangsa yang bertanda tangan Presiden Jokowi akhirnya laku Rp2,5 miliar dal...
Pemerintah ajak masyarakat bantu disabilitas di masa pandemi
Minggu, 17 Mei 2020 - 15:49 WIB
Pemerintah melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mengajak masyarakat untuk membantu kom...
 Pelindo1 kembali salurkan APD untuk rumah sakit dan puskesmas
Sabtu, 16 Mei 2020 - 18:25 WIB
PT Pelindo 1 memberikan bantuan alat pelindung diri (APD) ke rumah sakit, puskemas dan fasilitas kes...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV