UNP segera terapkan gerakan `Merdeka Belajar, Kampus Merdeka`
Elshinta
Jumat, 06 Maret 2020 - 14:04 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Dewi Rusiana
UNP segera terapkan gerakan `Merdeka Belajar, Kampus Merdeka`
Foto: Musthafa Ritonga/Radio Elshinta

Elshinta.com - Universitas Negeri Padang (UNP), Sumatera Barat (Sumbar), melaunching gerakan `Merdeka Belajar, Kampus Merdeka`. Launching ditandai dengan pencanangan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Prof. Nizam.

Nizam mengatakan, kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim ini dalam rangka memberikan ruang kreatif bagi pimpinan perguruan tinggi, dosen dan mahasiswa untuk berkreasi dan menemukan diri dan fashionnya.

"Kebijakan ini dalam rangka memberikan ruangan kreasi kepada mereka untuk menemukan kompetensinya, menata dan menyiapkan diri untuk ketika nanti lulus sudah siap," kata Nizam, Kamis (5/3), seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Musthafa Ritonga.

Ia berharap dengan kebijakan ini mahasiswa sudah siap bersaing dalam menghadapi lapangan kerja. "Untuk mewujudkannya disiapkan dari awal. Jadi bukan hanya dikampus belajar teori, tapi bagaimana dan apa rencana masa depan diciptakan ketika mereka berada di perguruan tinggi," katanya.

Implementasi dari kebijakan itu, salah satunya mahasiswa diperkenankan belajar diluar program studinya selama 2 semester. Misalnya mahasiswa pendidikan guru bisa belajar teknologi informatika.

Di samping itu, Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang selama ini dua bulan, ke depan dilaksanakan selama enam bulan sehingga mahasiswa tidak hanya sekedar berinteraksi dengan masyarakat, tapi betul-betul membangun desa atau nagari, menyiapkan bumdes, menata administrasi dan membangun ekonomi serta merancang infrastruktur.

"Upaya itu dapat terwujud jika dilaksanakan selama satu semester," ujarnya.

Sementara itu, untuk mewujudkan program gerakan merdeka belajar, kampus merdeka, UNP melakukan kerjasama dengan sejumlah pengusaha hotel dan BUMN yang ada di sumbar.

Kerjasama ini untuk mendukung kegiatan mahasiswa dan dosen dalam mengimplementasikan program tersebut.

Ganefri menjelaskan, program ini memberikan ruang dan kebebasan bagi mahasiswa untuk menambah kompetensi diluar prodi yang diambil.

"Misalnya mahasiswa jurusan akuntansi, dia butuh pendalaman tentang informasi dan teknologi serta programming, dia bisa mengambil prodi yang ada, maupun di perguruan tinggi yang lain," sebut Ganefri.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kemendikbud bantah terjadi kebocoran data pegawai 
Rabu, 27 Mei 2020 - 19:55 WIB
Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Evy Muly...
Pendaftaran peserta didik baru SMAN/SMKN online di Sumut dimulai 
Rabu, 27 Mei 2020 - 18:12 WIB
Pendaftaran online Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) se Sumatera Utara untuk jenjang SMA Negeri d...
IKA UNJ serahkan kasus OTT dugaan suap Rektor ke Kemendikbud pada aparat penegak hukum
Rabu, 27 Mei 2020 - 15:36 WIB
Ikatan Alumni Universitas Negeri Jakarta (IKA UNJ) meminta semua pihak untuk menghormati KPK dan kep...
PKB minta pemerintah perhatikan pesantren di masa new normal
Rabu, 27 Mei 2020 - 12:38 WIB
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) meminta pemerintah memperhatikan pesantren di masa penerapan kebijak...
Kemenag terbitkan panduan kurikulum darurat madrasah
Selasa, 26 Mei 2020 - 11:38 WIB
Kementerian Agama menerbitkan panduan kurikulum darurat pada madrasah semasa pandemi COVID-19 agar m...
Relawan Indonesia Bersatu beri sembako mahasiswa perantau di Jakarta
Jumat, 22 Mei 2020 - 19:11 WIB
Relawan Indonesia Bersatu Lawan COVID-19 memberikan bantuan sembako kepada warga dan mahasiswa peran...
Nadiem pastikan tunjangan guru tidak terdampak pemotongan anggaran
Rabu, 20 Mei 2020 - 18:25 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim memastikan tidak ada pemotongan anggara...
Pilih prodi sesuai bakat sebelum daftar SBMPN
Rabu, 20 Mei 2020 - 17:04 WIB
Dirjen Vokasi Kemendikbud Wikan Sakarinto mengingatkan para calon mahasiswa yang mendaftar Seleksi B...
Peringati Hari Buku Nasional, Yonif 411 Kostrad bagikan buku bacaan di perbatasan RI-PNG
Selasa, 19 Mei 2020 - 16:35 WIB
Dalam rangka Hari Buku Nasional, Satgas Pamtas RI-PNGYonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad Pos...
Pengamat: Sektor pendidikan harus jadi prioritas setelah pandemi
Senin, 18 Mei 2020 - 17:57 WIB
Sektor pendidikan dinilai harus menjadi salah satu prioritas untuk terus didorong setelah pandemi CO...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV