Jangan salah kaprah! Ini tafsir `bisnis tanpa modal`
Elshinta
Jumat, 06 Maret 2020 - 09:58 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Dewi Rusiana
Jangan salah kaprah! Ini tafsir `bisnis tanpa modal`
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2wAQ2zi

Elshinta.com - Pengertian “tanpa modal” itu maksudnya bisnis awal dijalani dengan biaya yang sangat minim. Demikian minimnya seolah biaya yang digunakan tidak untuk bisnis, namun digunakan sedemikian rupa hingga lambat laun putaran uangnya menjadi bisnis lebih besar. Itulah yang disebut tanpa modal.

Hal ini seperti dijelaskan inspirator bisnis Niam Muiz. Dilansir eMajels, misalnya, seorang ibu pada suatu hari mengumumkan pada seluruh keluarga (anak dan suaminya) bahwa hari ini ibu tidak masak apapun kecuali bihun/mie dan bakso. Diumumkan pula pada keluarganya, bahwa makan pertama bukan saat sarapan, tapi saat makan malam nanti. Mengapa? Karena dari jam sarapan hingga sebelum matahari tenggelam masakan si ibu akan dijual dulu, dengan plang dari karton dan spidol: jual Mie Mbok Iyem.

Kalau laku mie tersebut, akan dipakai si ibu untuk beli bahan untuk jualan hari berikutnya, dan sisanya sedikit untuk beli beras dan lalapan untuk makan keluarganya.

Selesai kan? Si ibu bikin bisnis “Mie Mbok Iyem” tanpa modal, hanya pakai uang belanja namun esoknya dapat menjalankan bisnisnya ke hari kedua dan “modal” diperoleh dari konsumen hari pertama.

Yang  mesti dicemaskan adalah kebanyakan orang salah tafsir mengenai “bisnis tanpa modal” itu karena bisnis yang mau dijalankan adalah bisnis besar. Nah, kesalahan pertama adalah belum apa-apa Anda menjalankan bisnis yang ukuran dompet Anda sendiri pun tak mampu mengendalikannya. 

Melangkahlah dari skala yang sepadan dengan kapasitas diri Anda. Mulailah bisnis dengan kapasitas Anda.

Tahukan mereka yang bisnis online itu kadang ada yang beromset ratusan juta? Mereka pun ada yang tanpa modal, sebab barang yang mereka jual adalah barang konsinyasi (dibayar kalau sudah dibeli oleh konsumen).

Memang tidak semua bisnis bisa 100% demikian, tapi minimal bisa sesuai kapasitas diri. Maksudnya, jika selama ini Anda jadi karyawan dengan income Rp 5 juta, mulailah dengan bisnis maksimal Rp 10 juta. Bukan bisnis yang perlu modal Rp100 juta.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jangan salah kaprah! Ini tafsir `bisnis tanpa modal`
Jumat, 06 Maret 2020 - 09:58 WIB
Pengertian tanpa modal itu maksudnya bisnis awal dijalani dengan biaya yang sangat minim. Demikian m...
Menjalankan bisnis teman, tapi masih ragu? Jangan, ini tips mengatasinya…
Kamis, 20 Februari 2020 - 10:25 WIB
Berbisnis itu adalah soal kepercayaan baik pada diri Anda maupun pada bisnis tersebut. Jadi Anda mem...
Mau sukses jalankan bisnis franchise? Baca dulu tips ini…
Jumat, 14 Februari 2020 - 10:46 WIB
Bisnis franchise menjadi salah satu pilihan bagi banyak orang. Untuk bisa sukses di bisnis ini, baga...
Dibanding bisnis sendiri, berapa persen tingkat keberhasilan bisnis franchising?
Rabu, 12 Februari 2020 - 11:30 WIB
Apakah sebuah bisnis yang dipasarkan secara sistem franchise bisa meraih kesuksesan seperti membuka ...
4 tips menjadi franchisor sukses, apa saja?
Selasa, 11 Februari 2020 - 15:33 WIB
Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan bila usaha Anda hendak di-franchise-kan sehingga tidak m...
Apa sih pertanda bisnis Anda maju? Ini jawabannya...
Jumat, 31 Januari 2020 - 09:55 WIB
Bisnis yang maju dan besar sebenarnya berasal dari kecepatan mengelola pasar yang memungkinkan baik ...
2020, bagaimana prospek bisnis pakaian?
Rabu, 22 Januari 2020 - 13:48 WIB
Bisnis pakaian memang tak pernah lesu. Para pelaku di industry ini selalu bertumbuh, terlebih di mus...
Jangan waralabakan bisnis, bila Anda belum penuhi syarat ini
Kamis, 16 Januari 2020 - 14:26 WIB
Syarat bila ingin mewaralabakan usaha adalah bisnis Anda telah “sukses.” Artinya Anda telah paha...
Brand franchise yang Anda pilih baik atau buruk? Selidiki tiga hal ini…
Jumat, 10 Januari 2020 - 11:14 WIB
Konsultan franchise Royandi Junus menjelaskan soal ini. Pertama, pastikan bahwa Anda memang memiliki...
Menjual franchise ke pihak ketiga, bisakah? Ini penjelasannya
Senin, 06 Januari 2020 - 11:06 WIB
Umumnya, bila seorang franchisee ingin menjual bisnis yang sudah dimiliki kepada pihak ketiga, tidak...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV