Waspada virus corona, sekolah kesehatan vaksin massal peserta magang ke RS 
Elshinta
Jumat, 06 Maret 2020 - 07:42 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Dewi Rusiana
Waspada virus corona, sekolah kesehatan vaksin massal peserta magang ke RS 
Kepala SMK Citra Medika, Gatak, Sukoharjo, Rian Andrianto. Foto: Deni Suryanti/Radio Elshinta

Elshinta.com -  Antisipasi dan waspadai penyebaran virus corona, siswa sekolah menengah kesehatan di Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, divaksin massal. Para siswa ini akan menjalani praktik kerja lapangan (PKL) ke sejumlah rumah sakit di sekitar eks-Karesidenan Surakarta. 

Vaksinasi massal ini diperlukan mengingat lingkungan aktivitas siswa hingga tiga bulan kedepan berada pada wilayah rentan penyakit yakni rumah sakit. 

Demikian disampaikan Kepala SMK Citra Medika, Gatak, Sukoharjo, Rian Andrianto dalam sumpah ikrar profesi tenaga medis dalam rangka pelepasan PKL, Kamis (5/3), seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti.

Dia mengatakan, kewaspadaan virus corona dilakukan semua lapisan masyarakat akhir akhir ini. Sehingga perlindungan dan antisipasi pada siswa dengan standar kesehatan sangat penting diberikan bagi siswa yang sebelum dilepas PKL. 

Tujuan kerja lapangannya pun cukup berisiko yakni di lingkungan rumah sakit, yang secara umum tidak hanya virus corona, penyakit-penyakit lain juga lebih banyak bersinggungan dengan para peserta magang. 

“Anak anak harus dibekali dengan pemahaman mengenai kerahasian informasi medis pasien dan kesehatan dari masing-masing siswa,” urainya. 

Rian menyampaikan, pemberian vaksin HBSAG merupakan bagian medical check up guna memastikan kondisi kesehatan bagi 188 siswa sebelum dilepas PKL. Vaksin ini akan meminimalisir dan menanggulangi risiko penyakit terlebih dengan adanya ancaman virus corona.

“Vaksin diberikan sebelum dan sesudah PKL selesai,” ujarnya. 

Antisipasi penyebebaran virus corona juga dilakukan oleh lingkungan pendidikan. Sekolah telah mengembangkan sendiri pengolahan obat herbal dari bahan jamu lokal. Yakni dengan budidaya empon-empon di lingkungan sekolah yang awalnya dilakukan untuk kepentingan praktikum kemudian dikembangkan menjadi produk olahan dan ekstrak yang dikomersilkan untuk kalangan sendiri. 

Namun, dengan kecenderungan naiknya kebutuhan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona pihaknya akan memperbanyak produk berbahan herbal seperti ekstrak kunyit, jahe, temu lawak maupun kencur. 

Pasokan bahan tetap menggunakan hasil budidaya tanaman obat keluarga (Toga) sehingga tidak terimbas kekosongan stok bahan.

“Obat herbal yang dikembangkan siswa sudah kosong karena naiknya permintaan dalam satu bulan terakhir. Rencananya
dalam waktu dekat akan diproduksi lagi,”  paparnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Cegah Covid-19, Universitas 17 Agustus 1945 gelar wisuda online
Kamis, 30 Juli 2020 - 21:45 WIB
Ketua Dewan Pembina Yayasan Universitas 17 Agustus 1945 (UTA `45) Jakarta, Rudyono Dharsono menjelas...
Mendikbud: KBM tatap muka pembelajaran paling efektif
Kamis, 30 Juli 2020 - 16:58 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menilai kegiatan belajar mengajar (KBM) dengan pola...
Menteri Pendidikan tinjau pelaksanaan pembelajaran jarak jauh di Bogor
Kamis, 30 Juli 2020 - 13:46 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim pada Kamis (30/7) mengunjungi beberapa sekolah di K...
Siswi ini jualan nasi bungkus demi kuota internet untuk sekolah daring 
Rabu, 29 Juli 2020 - 21:11 WIB
Demi bisa membeli paket kuota internet untuk kepentingan sekolah daring, Sovi Dwi Aprilia siswi kela...
Para kepala sekolah SMA dan SMK di Kota Batu dan Malang mendapat kuliah umum
Rabu, 29 Juli 2020 - 18:45 WIB
Menguatkan nilai-nilai Pancasila tidak hanya merupakan tugas dari guru pendidikan Pancasila, namun n...
INOBEL I-STEM/STEAM Kota Magelang raih top 45 inovasi pelayanan publik
Selasa, 28 Juli 2020 - 19:46 WIB
INOBEL I-STEM/STEAM mengantarkan Kota Magelang meraih penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik ta...
7.569 mahasiswa UM bebas UKT yang terdampak COVID-19
Selasa, 28 Juli 2020 - 19:11 WIB
Sebagai wujud kepedulian dampak wabah COVID-19, Universitas Negeri Malang (UM) membebaskan Uang Kuli...
Kemendikbud: SMK-industri harus semakin terintegrasi di masa pandemi
Selasa, 28 Juli 2020 - 17:35 WIB
Direktur Jenderal Pendidikan Sekolah Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Wikan Sakarinto me...
Smart Jawara Desa Digital di Subang sudah beroperasi
Selasa, 28 Juli 2020 - 15:58 WIB
Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumadesma) Prakarsa Galuh dukung Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh P...
Beri pelajaran, Guru TK di Malang datangi rumah siswa
Selasa, 28 Juli 2020 - 15:35 WIB
Sejumlah cara dilakukan para pengajar utamanya guru di taman kanak-kanak untuk melihat perkembangan ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV