Polisi temukan 110 butir happy five milik RH penyuplai narkoba ke artis Vitalia Sesha
Elshinta
Jumat, 28 Februari 2020 - 12:49 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Polisi temukan 110 butir happy five milik RH penyuplai narkoba ke artis Vitalia Sesha
Kapolres Jakbar, Kombes Pol Audie S.Latuheru di pelataran kantor Polres Jakbar, Jumat (28/2). Foto: Popi Rahim/elshinta.com

Elshinta.com - Kepolisian Jakarta Barat menemukan bukti baru terkait narkoba yang melibatkan artis Vitalia Sesha (VS).

"Kasus tindak pidana narkoba terkait dengan public figure VS. Akhirnya menangkap saudara RH berusia 32 tahun ini adalah sebagai sumber dari pil ekstasi dan happy five yang dikonsumsi saudari VS," ungkap Kapolres Jakbar, Kombes Pol Audie S. Latuheru di pelataran kantor Polres Jakbar, Jumat (28/2).

Audie menyampaikan, setelah melakukan pengembangan tim kepolisian menemukan kembali ratusan butir narkoba berjenis happy five.

"Akhirnya tim kami berhasil menemukan beberapa barang butir di RH, 10 butir pil ekstasi dan 11 lempeng pil hallyma, total dari lempeng yakni 110 butir five," sebutnya. 

Audie mengatakan, perjalanan keterlibatan RH masih ditelusuri untuk menemukan biang dari peredaran narkoba ini.

"Kita sedang dalam pengembangan lagi, mungkin ada orang-orang di atas RH ini. Mungkin dia dapatkan supley barang dari sekolompok orang, jadi mungkin dapat banyak lagi," katanya.

Sejauh ini, lanjut Audie, belum ditemukan apakah RH turut serta mengedarkan barang haram itu ke artis-artis lainnya.

"Belum tahu apakah dia supply ke artis lain. Belum terbaca," pungkas putra Merauke, Papua ini, seperti dilaporkan Reporter elshinta.com, Popi Rahim. 

Artis Vitalia Sesha ditangkap kesatuan polisi Jakbar karena mengkomsumsi narkoba pada Senin (24/2), di Lobby apartemen The Mansion Pademangan, Jakarta Utara.

VS digeledah bersama sang kekasih, AW saat selesai melakukan transaksi narkotika dan psikotropika dengan RH.

Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu bungkus rokok yang berisi 10 butir pil ekstasi dan tiga srip H5 (happy pive).

Selanjutnya, ditemukan satu paket plastik kecil sabu 0,63 gram, empat butir happy five dan seperangkat alat hisap sabu berupa bong dan rangking yang berisi sabu sisa pakai atau residu.

Vitalia Sesha melanggar Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman diatas lima tahun penjara. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Cegah COVID-19, Lapas Gunungsitoli terapkan besuk online
Senin, 06 April 2020 - 17:25 WIB
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, menerapkan sistem besu...
Pelaku pembunuhan siswi SMP di OKU terancam hukuman seumur hidup
Minggu, 05 April 2020 - 13:59 WIB
Polres Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, menjerat AS (19), pelaku pembunuhan dan pemerkosaan terh...
IPW: Pembebasan napi koruptor cederai keadilan dan kepastian hukum
Sabtu, 04 April 2020 - 15:39 WIB
Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan pembebasan narapidana (napi) kor...
Ombudsman: Pencopotan Kompol Fahrul sudah tepat
Sabtu, 04 April 2020 - 07:38 WIB
Komisioner Ombudsman Republik Indonesia, Ahmad Alamsyah Saragih menilai pencopotan Kompol Fahrul Su...
Pencegahan COVID-19, 151 napi di Lapas Binjai dibebaskan 
Jumat, 03 April 2020 - 20:47 WIB
Sebanyak 151 narapidana di Lembaga Permasyarakatan klas II-A Kota Binjai, Sumut dibebaskan secara be...
LPSK catat perlindungan saksi dan korban 97 persen meningkat 
Jumat, 03 April 2020 - 13:48 WIB
Masa pandemi COVID-19 tak mengurangi minat masyarakat membuat permohonan perlindungan saksi dan korb...
Pakar: Rencana pembebasan Napi koruptor perlu pertimbangan matang
Jumat, 03 April 2020 - 12:45 WIB
Pakar hukum pidana dari Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Dr. Karolus Kopong Medan SH.MHum, ...
Atasi COVID-19, Kejari Bandung lakukan sidang gunakan video conference 
Kamis, 02 April 2020 - 20:35 WIB
Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (2/4) melakukan sidang video conference di ru...
Polri ungkap 18 kasus penimbunan masker-hand sanitizer, tuntutan pidana maksimal pelaku menanti!
Kamis, 02 April 2020 - 08:10 WIB
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengungkapkan bahwa ...
Dinyatakan negatif COVID-19, Rutan Tanjunggusta tetap tolak warga binaannya
Rabu, 01 April 2020 - 18:12 WIB
Tim Penuntut Umum Kejari Medan terpaksa menitipkan Abdul Latif tersangka kasus penipuan dan penggela...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV