Harga emas melonjak, return locogold semakin menarik
Elshinta
Kamis, 27 Februari 2020 - 17:26 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Harga emas melonjak, return locogold semakin menarik
Pimpinan Cabang RFB Yogyakarta, Dewi Diananingrum. Foto: Izan Raharjo/elshinta.com.

Elshinta.com - Pasar perdagangan berjangka dikejutkan dengan lonjakan harga emas paska serangan Iran ke pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Irak pada Rabu pagi, 8 Januari 2020. Harga emas spot melonjak 2,22% ke US$ 1.609,41/troy ons dari harga penutupan perdagangan di hari sebelumnya pada US$ 1.575,37/troy ons. 

Meski sempat melandai pada 31 Januari 2020 ke level level US$ 1.589,8/troy ons, namun pada perdagangan Rabu, 19 Februari 2020, harga emas kembali bangkit ke level US$ 1.603,77/troy ons, menguat 0,13% di pasar spot. Harga logam mulia ini telah mencapai level penutupan tertinggi sejak Maret 2013 atau tertinggi dalam 7 tahun terakhir.

Para analis dan pelaku pasar meyakini bahwa lonjakan harga emas bisa berlanjut atau tetap stabil di level sekitar US$ 1.600/troy ons dalam beberapa bulan, sekalipun nilai tukar dolar AS dan pasar saham menguat.

Wabah virus Corona yang melanda Tiongkok sejak Januari 2020 telah menewaskan hampir 2000 orang serta menyebar ke beberapa negara telah mempengaruhi ekspektasi pertumbuhan Dewinomi global. Hantu resesi pun menggentayangi hingga terjadi pemangkasan proyeksi pertumbuhan ekonomi di sejumlah negara seperti Jerman, Singapura dan Jepang

Imbas dari melesatnya harga emas, PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) cabang Yogyakarta mengalami pertumbuhan kinerja yang positif. Sebanyak 80% transaksi di perdagangan berjangka RFB Yogyakarta ada di Locogold atau kontrak berjangka emas. 

Peningkatan total volume transaksi RFB Yogyakarta hingga Januari tahun 2020 adalah sebesar 86,34% menjadi 9.341 lot dibandingkan Januari tahun 2019. Sementara dari sisi volume transaksi bilateral mencapai sebesar 24,43% menjadi 5.175 lot, dan volume transaksi multilateral tumbuh sebesar 387,82% menjadi 4.166 lot secara year on year.

Pimpinan Cabang RFB Yogyakarta, Dewi Diananingrum mengatakan bahwa selalu ada peluang dibalik tantangan. Salah satunya adalah momen pergerakan harga emas sekarang. Namun secara umum, sikap Perusahaan menunjukkan keprihatinan yang mendalam atas situasi yang terjadi akibat wabah virus Corona yang menerjang saat ini.

“Namun demikian, berbicara pasar, sulit dipungkiri emas merupakan produk investasi yang selalu diburu di tengah situasi yang sedang volatile karena sifatnya yang safe haven. Ketika dollar melemah maka emas akan naik, atau ketika ada gejolak resesi di beberapa negara, dan perstiwa besar yang membuat masyarakat dunia cemas, emas juga akan naik, demikian analisa sederhananya” kata Dewi di Yogyakarta, Kamis (27/2) seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Izan Raharjo.

Harga emas diprediksi masih akan terus positif sampai akhir tahun 2020, seiring dengan itu RFB Yogyakarta semakin optimistis untuk meraih target hinngga akhir tahun 2020 untuk volume transaksi sebesar 131.000 lot dari total volume transaksi sebesar 100.277 lot di akhir 2019 dan meyakini akan menghimpun 360 nasabah baru dibandingkaan tahun sebelumnya sebanyak 207 nasabah baru.

“Edukasi, sosialisasi dan promosi akan kembali kami jalankan dalam menarik nasabah baru. Salah satu bentuk implementasi nanti, kami akan melaksanakan program edukasi baru yaitu trading class untuk masyarakat umum dan calon nasabah mengenai seluk beluk trading,”pungkas Dewi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Di tengah pandemi COVID-19, produsen baja nasional tambah investasi Rp12 triliun
Sabtu, 11 Juli 2020 - 13:41 WIB
Di tengah melemahnya permintaan pasar sebagai dampak pandemi COVID-19, produsen baja nasional PT Gun...
Harga CPO di Jambi naik jadi Rp7.070 per kilogram
Sabtu, 11 Juli 2020 - 12:26 WIB
Harga minyak sawit mentah (CPO) di Provinsi Jambi pada periode 10-16 Juli 2020 mengalami kenaikan Rp...
Mendag sebut IA-CEPA berpotensi kurangi defisit perdagangan RI
Sabtu, 11 Juli 2020 - 07:40 WIB
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menyebutkan bahwa perjanjian ekonomi komprehensif Indonesia-Aust...
Bamsoet: Perlu evaluasi dari stimulus petani-nelayan belum berdampak
Jumat, 10 Juli 2020 - 18:46 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendorong pemerintah untuk mengevaluasi pemberian stimulus dan bantuan...
BAZNAS raih fundraising digital terbaik di IFA 2020
Jumat, 10 Juli 2020 - 18:38 WIB
 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali menorehkan prestasi khususnya di dunia filantropi, sete...
Akhir pekan, Kurs rupiah melorot ke Rp 14.435 per dolar AS 
Jumat, 10 Juli 2020 - 18:11 WIB
Menguat dalam empat hari perdagangan sejak awal pekan, kurs rupiah spot hari ini melemah. Jumat (10/...
Akhir perdagangan Jumat sore, IHSG turun 0,43% ke 5.031
Jumat, 10 Juli 2020 - 17:46 WIB
 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun lagi di hari terakhir pekan ini. Pada perdagangan di Burs...
Ada kekhawatiran eskalasi kasus corona, nilai tukar rupiah terkoreksi
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:32 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat (10/7) pagi, terkoreksi se...
IHSG akhir pekan ini diprediksi bergerak datar
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:10 WIB
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan ini diprediksi berger...
Kemenparekraf buka pendaftaran program bantuan insentif pemerintah
Jumat, 10 Juli 2020 - 09:35 WIB
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif secara resmi membuka...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV