Kapolda Papua tegaskan keberadaan aparat TNI-Polri di Nduga untuk jamin keamanan
Elshinta
Kamis, 27 Februari 2020 - 16:56 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Kapolda Papua tegaskan keberadaan aparat TNI-Polri di Nduga untuk jamin keamanan
Kapolda Papua tegaskan keberadaan aparat TNI-Polri di Nduga untuk jamin keamanan. Foto: Aman Hasibuan/elshinta.com.

Elshinta.com - Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw menegaskan kehadiran aparat TNI-Polri di kabupaten Nduga karena ada permasalahan dan perlunya kehadiran pihak keamanan untuk melakukan penegakan hukum.

''Permasalahan yang ada di sana adalah adanya kelompok kriminal yang terus mengganggu keamanan bukan aparat TNI-Polri. Permasalahan yang terjadi dimulai pada akhir tahun 2018 dimana ada 17 karyawan PT. Istaka Karya yang meninggal dunia dan 4 orang masih hilang yang kemudian menjadi atensi bersama, yang sampai saat ini belum terungkap sampai saat ini sehingga diperlukan kehadiran aparat baik itu TNI-Polri untuk melakukan penegakan hukum di Kabupaten Nduga,'' kata Paulus seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Aman Hasibuan, Kamis (27/2). 
 
Menurut Paulus, selama masih ada kelompok-kelompok yang menggangu kamtibmas di wilayah hukum Polda Papua maka upaya penegakan hukum akan terus dilakukan demi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Nduga. Tetapi hal ini dipolitisasi oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab yang menginginkan penarikan aparat dari Kabupaten Nduga.
 
''Di dalam Undang-undang RI yang diberikan kewenangan penggunaan senjata api ada dua instituasi yaitu TNI-Polri dan beberapa satuan yang dalam lingkup terbatas. Aparat keamanan tidak akan mentolelir dan akan menindak secara tegas apabila ada kelompok yang menggunakan senjata api untuk melakukan tindakan-tindak kejahatan yang meresahkan warga selama ini,'' tegasnya.  
 
Paulus menjelaskan, semua pihak termasuk Pemda Kabupaten Nduga untuk turut ambil bagian dan mendukung keberadaan aparat non organik yang sejatinya bermaksud melindungi dan menegakan hukum di Nduga. Termasuk berupaya menuntaskan kasus pembantaian terhadap belasan karyawan PT Istaka Karya.
 
Kapolda tidak sependapat dengan pernyataan Wakil Bupati Nduga Wentius Namiangge yang menyatakan warga di Kabupaten Nduga menjadi korban dengan hadirnya TNI/Polri dan meminta agar aparat non organik di Kabupaten Nduga agar ditarik.
 
Apakah pemerintah daerah dalam hal ini Wakil Bupati bisa menjamin keamanan warganya di sana, jelas tidak. Maka itu perlu adanya aparat TNI-Polri untuk menjamin keamanan dan melakukan penegakan hukum terhadap siapa saja yang melakukan pelanggaran hukum. ''Buktinya anggota kami korban lagi, jadi selama kelompok tersebut masih ada ya kita harus upayakan penegakan hukum,'' ungkapnya. 
 
“Kita seharusnya mendukung program-program pemerintah dalam membangun Papua kedepan yang lebih baik dengan mensejahterakan masyarakatnya, itu yang harus dipikirkan oleh pemerintah setempat dengan apa ya dengan mendukung kehadiran aparat keamanan di Kabupaten Nduga sehingga situasi tetap aman dan kondusif,” tandasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kapolda Papua katakan pengejaran terhadap KKB pimpinan Joni Botak terus dilakukan 
Kamis, 02 April 2020 - 21:47 WIB
Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan TNI-Polri terus melakukan pengejaran terhadap ke...
1.600 personel gabungan amankan rangkaian pemakaman ibunda Presiden Jokowi
Kamis, 26 Maret 2020 - 06:34 WIB
Sekitar 1.600 personel gabungan TNI/Polri dikerahkan untuk menjaga kelancaran rangkaian pemakaman ib...
Polri siapkan pengamanan mudik di tengah pandemi COVID-19
Kamis, 19 Maret 2020 - 10:01 WIB
Mengantisipasi penyebaran virus corona baru COVID-19, pengamanan khusus akan diberlakukan saat mudik...
Masyarakat diimbau waspada modus kejahatan terkait COVID-19, sudah adakah kejadiannya?
Senin, 16 Maret 2020 - 15:27 WIB
Penyebaran virus COVID-19 kini tengah menjadi perhatian pemerintah. Segenap upaya dilakukan untuk me...
Kasum TNI tinjau pos pengamanan perbatasan RI-Timor Leste
Jumat, 13 Maret 2020 - 15:25 WIB
Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Letjen TNI Joni Supriyanto meninjau Pos Pengamanan Perbatasan Republik...
Integrasi data dan sistem informasi TNI miliki peran penting
Rabu, 11 Maret 2020 - 17:06 WIB
Untuk menjawab tantangan tugas Pusat Informasi Pengolahan Data (Pusinfolahta) TNI kedepan, maka hal ...
Legislatif perlu sering bertemu masyarakat untuk kuatkan NKRI
Selasa, 10 Maret 2020 - 16:45 WIB
Penguatan NKRI menjadi fokus perhatian anggota Komisi l DPR RI, Mohammad Syaiful Bahri Anshori, mel...
 Polres Langkat dan Yonif Raider 100/PS sinergi jaga keamanan dan kondusifitas
Selasa, 10 Maret 2020 - 14:08 WIB
Polres Langkat beserta jajaran melaksanakan kunjungan kerja dan silaturrahmi ke Mako Yonif Raider 10...
TNI tegaskan tak gentar hadapi ancaman KKB
Senin, 09 Maret 2020 - 10:22 WIB
Jajaran prajurit TNI Kodim 1701/Jayapura menegaskan tidak gentar menghadapi kemungkinan ancaman kelo...
Meresahkan, Polda Papua buru KKSB
Senin, 09 Maret 2020 - 10:10 WIB
Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) kembali membuat masyarakat di wilayah Tembagapura, Pap...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV