WHO optimistis COVID-19 dapat dikendalikan
Elshinta
Kamis, 27 Februari 2020 - 10:33 WIB |
WHO optimistis COVID-19 dapat dikendalikan
Ilustrasi

Elshinta.com - Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan optimismenya bahwa COVID-19 dapat dikendalikan setelah kasus infeksi virus corona baru mereda di sejumlah negara.

Dalam pernyataannya di laman resmi WHO, pada 26 Februari 2020, yang dikutip Antara, Kamis (27/2), Tedros mengatakan bahwa 14 negara yang sebelumnya melaporkan kasus positif COVID-19 tidak melaporkan satu kasus baru pun selama lebih dari satu pekan terakhir.

Selain itu, menurut Tedros, sembilan negara yang melaporkan kasus positif COVID-19 sudah tidak melaporkan adanya kasus baru setelah lebih dari dua minggu. Kesembilan negara tersebut meliputi Belgia, Kamboja, Finlandia, India, Nepal, Filipina, Rusia, Sri Lanka, dan Swedia.

"Tapi itu tidak berarti bahwa kasus-kasus itu tidak bisa kembali lagi ke negara-negara tersebut. Tetapi, kasus-kasus yang terjadi sebelumnya telah dikendalikan," katanya. 

Dia juga mengemukakan bahwa menurut tim gabungan antara WHO dan otoritas Tiongkok, epidemi COVID-19 telah mencapai puncak pada 23 Januari hingga 2 Februari 2020, dan kasus positif mulai mengalami penurunan sejak saat itu hingga sekarang.

Di samping itu, tim mendapati tidak ada perubahan signifikan dalam susunan genetik virus yang bisa menyebabkannya bermutasi. Tim mengungkapkan bahwa kebijakan yang diambil oleh otoritas China juga telah membantu menekan perkembangan virus.

Berdasarkan data dan fakta tersebut, Tedros meyakini bahwa virus COVID-19 bisa dikendalikan dengan melakukan cara-cara yang benar.

"Pesan kunci yang seharusnya memberi semua negara harapan, keberanian, dan kepercayaan diri adalah bahwa virus ini dapat dikendalikan," tegas Tedros.

Pengendalian

Tedros mengatakan, tujuan utama semua negara yang melaporkan kasus COVID-19 adalah mengendalikan penularan virus sebagaimana yang telah dilakukan oleh sembilan negara yang belum melaporkan kasus baru selama dua minggu. Dia meminta negara-negara lain untuk melakukan hal yang sama, berusaha mengendalikannya.

Ia mengemukakan bahwa peningkatan kasus COVID-19 di luar Tiongkok telah mendorong sejumlah media dan politisi mendesak pendeklarasian pandemi. Namun, menurut dia, pendeklarasian status pandemi mestinya tidak dilakukan tanpa analisis fakta secara hati-hati.

"Menggunakan kata pandemi secara sembarangan tidak mendatangkan manfaat nyata, tapi menimbulkan risiko nyata dalam hal memperbesar ketakutan dan stigma tidak perlu dan tidak bisa dibenarkan, dan melumpuhkan sistem," katanya.

"Jangan salah kira: Saya tidak menganggap remeh kegentingan situasi, atau potensinya menjadi pandemi, karena itu berpotensi," ia menambahkan.

Dia juga mengatakan bahwa upaya pengendalian terus dilakukan dan pemantauan epidemi dilakukan sepanjang waktu dengan melibatkan para ahli internal maupun eksternal.

"Saat ini kami tidak menyaksikan penularan virus intensif dan berlanjut dalam masyarakat, dan kami tidak menyaksikan keparahan penyakit atau kematian dalam skala besar," katanya.

Tedros juga meminta seluruh negara, yang melaporkan kasus COVID-19 maupun tidak, bersiap-siap mengantisipasi potensi pandemi. WHO telah menyiapkan perangkat bagi setiap negara untuk menghadapi itu.

Indonesia hingga saat ini belum mengonfirmasi kasus positif COVID-19. Pemerintah Indonesia sedang berupaya memulangkan warganya yang berada di Kapal Diamond Princess di Jepang, setelah membawa pulang 188 kru Kapal Dream World dari Selat Durian ke Tanah Air.

Sebanyak 188 kru Kapal World Dream akan menjalani observasi selama 14 hari di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Pemerintah Indonesia menyatakan sangat hati-hati dalam memulangkan warganya yang berada di Kapal Diamond Princess agar wilayah Indonesia tidak sampai episentrum baru virus COVID-19. (Der) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ratusan perempuan Prancis protes mendagri yang baru
Sabtu, 11 Juli 2020 - 13:27 WIB
Ratusan perempuan di pusat kota Paris pada Jumat (10/7) menggelar aksi protes terhadap penunjukan Me...
10.000 lebih gerilyawan Suriah bertempur di Libya
Sabtu, 11 Juli 2020 - 10:53 WIB
Lebih dari 10.000 gerilyawan Suriah dukungan Turki bertempur di Libya bersama pemerintah Libya yang ...
Emas tergelincir tertekan kenaikan ekuitas meski kasus virus meningkat
Sabtu, 11 Juli 2020 - 08:50 WIB
Emas berjangka turun lagi pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), karena penguatan ekuitas AS...
Erdogan tetapkan Hagia Sophia jadi masjid, ibadah pertama pada 24 Juli
Sabtu, 11 Juli 2020 - 08:39 WIB
Presiden Turki Tayyip Erdogan pada Jumat (10/7) menetapkan secara resmi Hagia Sophia sebagai masjid ...
WHO paparkan kemungkinan penularan COVID-19 lewat udara
Sabtu, 11 Juli 2020 - 08:25 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memaparkan beberapa kemungkinan COVID-19 menular lewat udara dalam ...
Tentara Israel tembak mati remaja Palestina di Tepi Barat
Jumat, 10 Juli 2020 - 12:15 WIB
Tentara Israel menembak dan menyebabkan hingga tewas seorang remaja Palestina di Tepi Barat pada Kam...
Khawatir soal corona, Italia larang masuk wisatawan 13 negara
Jumat, 10 Juli 2020 - 09:10 WIB
Italia pada Kamis (9/7) mengeluarkan larangan masuk bagi wisatawan dari 13 negara, yang dianggap mem...
Emas jatuh 16,8 dolar AS, akhiri reli selama tiga hari berturut-turut
Jumat, 10 Juli 2020 - 08:34 WIB
Harga emas turun pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena aksi ambil untung setelah men...
Wali kota Seoul ditemukan tewas setelah dilaporkan hilang
Jumat, 10 Juli 2020 - 07:47 WIB
Wali Kota Seoul, Park Won-soon, ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan hilang oleh keluarganya...
Global, kasus corona sudah lebihi angka 12 juta
Kamis, 09 Juli 2020 - 13:16 WIB
Kasus virus corona global, pada Rabu (8/7), melebihi angka 12 juta , menurut hitungan Reuters, semen...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV