Brazil laporkan kasus virus corona pertama di Amerika Latin
Elshinta
Kamis, 27 Februari 2020 - 09:37 WIB |
Brazil laporkan kasus virus corona pertama di Amerika Latin
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2P3Gp2b

Elshinta.com - Sebuah tes yang dilakukan pemerintah Brazil mengonfirmasi kasus pertama virus corona di Amerika Latin, menurut seorang sumber pada Rabu (26/2), setelah rumah sakit di Sao Paulo menandai kemungkinan infeksi terhadap seseorang berusia 61 tahun yang telah mengunjungi Italia.

Diagnosis tersebut muncul pada saat libur karnaval Brazil, yang merupakan waktu puncak untuk perjalanan domestik ketika jutaan orang bersuka ria ke kota-kota besar untuk perayaan jalanan yang riuh.

Kementerian Kesehatan Brazil menolak mengomentari hasil tes jelang konferensi pers sekitar pukul 11:00 waktu setempat. Orang yang akrab dengan masalah ini berbicara dengan syarat anonim karena hasilnya belum dipublikasikan.

Kementerian itu mengatakan dalam sebuah pernyataan, pada Selasa (25/2) malam, bahwa pihaknya sedang menyelidiki kasus seorang warga Sao Paulo yang melakukan perjalanan ke Lombardy, di Italia utara, dari 9 Februari hingga 21 Februari dan memiliki gejala yang sesuai dengan penyakit itu.

Italia menjadi negara di Eropa yang paling terpukul akibat wabah virus corona, dengan lebih dari 350 kasus dilaporkan dan 11 kematian.

Rumah Sakit Albert Einstein di Sao Paulo mengatakan bahwa pria itu dinyatakan positif saat dites PCR pada Senin (24/2), dan memberitahu badan epidemiologi negara bagian Sao Paulo pada Selasa.

Dia tetap dalam kondisi kesehatan yang baik dan akan dimonitor secara terpisah selama 14 hari ke depan, kata rumah sakit itu dalam sebuah pernyataan tertulis.

Agen Sanitasi Brazil Anvisa mengatakan, telah meminta daftar penumpang pada penerbangan yang sama dari Italia ke Brazil.

Meskipun kasus di Sao Paulo adalah yang pertama di Brazil yang dikonfirmasi sebagai virus corona tipe baru, negara tersebut telah melacak dugaan kasus ketika para pelancong kembali dari Asia dan Eropa.

Kasus yang diduga terakhir muncul di negara bagian timur laut Pernambuco, tempat seorang wanita berusia 51 tahun tiba minggu ini dari Italia dengan gejala flu ringan, menurut sekretariat kesehatan negara.

Virus corona tipe baru diyakini berasal dari pasar yang menjual satwa liar di kota Wuhan di Tiongkok akhir tahun lalu, dan telah menginfeksi sekitar 80.000 orang dan menewaskan lebih dari 2.700 lainnya, sebagian besar di Tiongkok.

Kekhawatiran atas dampak ekonomi dari penyakit ini telah memusnahkan lebih dari 3 triliun dolar AS pada pasar saham yang jatuh selama empat sesi perdagangan terakhir.

Pasar saham Brazil, yang telah ditutup sejak minggu lalu karena libur karnaval, ditetapkan untuk dibuka pada pukul 13.00 waktu setempat pada Rabu. Saham Brazil dalam dana yang diperdagangkan di bursa di New York telah turun hampir 6 persen minggu ini, demikian Antara melansir Reuters. (Der) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Trump suarakan harapan melandaikan lonjakan corona
Senin, 06 April 2020 - 10:26 WIB
Presiden Donald Trump mengungkapkan harapan pada Minggu bahwa Amerika Serikat menyaksikan peredaan k...
PM Inggris akhirnya dirawat di rumah sakit setelah swakarantina corona
Senin, 06 April 2020 - 09:54 WIB
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dirawat di rumah sakit untuk menjalani sejumlah pemeriksaan pa...
Selama karantina wilayah, udara di Madrid lebih bersih
Senin, 06 April 2020 - 07:49 WIB
Udara tampak lebih bersih di Madrid sejak Spanyol memberlakukan beberapa langkah paling keras di dun...
50 ribu alat tes COVID-19 dari Korsel akan tiba hari ini
Minggu, 05 April 2020 - 12:27 WIB
Sekitar 50.000 alat tes pemeriksaan COVID-19 dari Korea Selatan akan tiba di Bandara Internasional S...
Mantan Presiden Honduras yang tersangkut kasus FIFA tutup usia
Minggu, 05 April 2020 - 10:27 WIB
Mantan Presiden Honduras Rafael Callejas, yang dinyatakan bersalah oleh pengadilan AS karena peranny...
IMF apresiasi kebijakan ekonomi Indonesia untuk merespons COVID-19
Minggu, 05 April 2020 - 09:48 WIB
Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva mengapresiasi kebijakan pem...
Studi terbaru: Corona bisa menular via percakapan dan napas
Jumat, 03 April 2020 - 10:20 WIB
Studi terbaru menemukan hasil yang mencengangkan bahwa virus corona baru (COVID-19) bisa menular mel...
Duterte soal pelanggar karantina wilayah Filipina, `Tembak saja`
Kamis, 02 April 2020 - 16:37 WIB
Presiden Filipina Rodrigo Duterte memperingatkan pelanggar karantina wilayah akibat virus corona dap...
Mulai 3 April 2020, WNI tidak diizinkan masuk ke Jepang
Kamis, 02 April 2020 - 14:48 WIB
Pemerintah Jepang menolak masuk warga 49 negara, termasuk Indonesia, untuk pencegahan virus corona t...
Pangeran Charles, usia 71, sembuh dari COVID-19
Kamis, 02 April 2020 - 09:31 WIB
Pewaris tahta Kerajaan Inggris, Pangeran Charles, 71 tahun, telah sembuh dari virus corona (COVID-19...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV