Global, pertambahan kasus COVID-19 sudah lampaui Tiongkok
Elshinta
Kamis, 27 Februari 2020 - 09:24 WIB |
Global, pertambahan kasus COVID-19 sudah lampaui Tiongkok
Sumber foto:

Elshinta.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat untuk pertama kalinya, pertambahan kasus positif COVID-19 secara global di berbagai negara melampaui pertambahan kasus baru virus tersebut di negara Tiongkok. 

Berdasarkan laporan situasi harian terkait COVID-19 per tanggal 25 Februari 2020, seperti yang dikutip Antara dari laman resmi WHO di Jakarta, Kamis (27/2), kasus terkonfirmasi secara global sebanyak 81.109 dengan penambahan 871 kasus baru, dengan rincian 459 kasus baru terjadi di 37 negara di luar Tiongkok dan 412 kasus bertambah di Tiongkok. 

WHO mencatat, pertambahan kasus di luar Tiongkok lebih banyak dibandingkan Negeri Tirai Bambu itu yang merupakan episentrum pertama virus sejak kemunculan kasus pertama pada 8 Desember 2019.

Di Tiongkok, total kasus hingga Rabu kemarin menjadi 78.191 kasus positif dengan total angka kematian akibat virus mencapai 2.718 (52 kasus kematian baru). Sementara total kasus di luar Tiongkok sebanyak 2.918 kasus terkonfirmasi di 37 negara, dengan angka kematian mencapai 43 jiwa (sembilan kasus kematian baru).

Empat negara baru yang melaporkan kasus COVID-19 adalah Algeria, Kroasia, Austria, dan Swiss. Algeria merupakan negara dari kawasan Afrika pertama yang mencatatkan kasus positif virus corona jenis baru COVID-19.

Sebelumnya, Direktur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan, bahwa tim gabungan WHO dan otoritas Tiongkok telah menyelesaikan laporan kajian terkait COVID-19 yang dikumpulkan dari berbagai wilayah daratan Tiongkok. 

Laporan itu menyebutkan bahwa wabah virus corona yang diyakini berasal dari kelelawar tersebut telah melewati masa puncaknya, yaitu antara 23 Januari hingga 2 Februari 2020.

Laporan tersebut juga mengungkapkan angka kematian per kasus antara 2 persen hingga 4 persen di Wuhan, dan 0,7 persen di provinsi lain di luar Wuhan. Orang yang terinfeksi dan mengalami gejala ringan akan sembuh dalam waktu sekitar dua minggu, dan orang yang mengalami gangguan kesehatan serius bisa sembuh dalam waktu enam minggu.

Di kawasan Pasifik Barat kasus terbanyak terjadi di Korea Selatan (1.261) dengan 284 kasus baru, Jepang (164) dengan tujuh kasus baru, Singapura (91) bertambah satu, Australia (23) bertambah satu, Malaysia (22), Vietnam (16), Filipina (3), Kamboja (1). Untuk wilayah Asia Tenggara yaitu Thailand (40) bertambah tiga, India (3), Nepal (1), Sri Lanka (1).

Penyebaran di Benua Amerika terjadi di Amerika Serikat (53), dan Kanada (10) tanpa penambahan kasus baru. Wilayah Eropa paling banyak di Italia (322) bertambah 93 kasus, Jerman (18) bertambah dua, Inggris (13), Prancis (12), Austria (2), Israel (2), Rusia (2), Spanyol (2), Belgia (1), Finlandia (1), Swedia (1), dan Swis (1).

Untuk wilayah Timur Tengah paling banyak dilaporkan terjadi di Iran (95) dengan penambahan 34 kasus baru, Bahrain (26) bertambah 18 kasus baru, Uni Emirat Arab (13), Kuwait (12) bertambah empat kasus baru, Irak (5) bertambah empat kasus, Oman (4) bertambah dua, Afghanistan (1), Lebanon (1), dan Mesir (1).

Untuk Indonesia, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan belum mengonfirmasi adanya kasus positif COVID-19. Pemerintah saat ini sedang berupaya memulangkan WNI yang berada di Kapal Diamond Princess Jepang setelah sebelumnya telah berhasil membawa 188 kru Kapal Dream World dari Selat Durian.

Sebanyak 188 kru Kapal World Dream akan menjalani masa observasi selama 14 hari di Pulau Sebaru Kecil Kepulauan Seribu DKI Jakarta yang diperkirakan akan sampai pada Jumat (27/2).

Pemerintah Indonesia mengatakan masih akan sangat hati-hati dalam memulangkan WNI yang berada di Kapal Diamond Princess agar tidak menjadikan Indonesia sebagai episentrum baru virus COVID-19. (Der) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Trump suarakan harapan melandaikan lonjakan corona
Senin, 06 April 2020 - 10:26 WIB
Presiden Donald Trump mengungkapkan harapan pada Minggu bahwa Amerika Serikat menyaksikan peredaan k...
PM Inggris akhirnya dirawat di rumah sakit setelah swakarantina corona
Senin, 06 April 2020 - 09:54 WIB
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dirawat di rumah sakit untuk menjalani sejumlah pemeriksaan pa...
Selama karantina wilayah, udara di Madrid lebih bersih
Senin, 06 April 2020 - 07:49 WIB
Udara tampak lebih bersih di Madrid sejak Spanyol memberlakukan beberapa langkah paling keras di dun...
50 ribu alat tes COVID-19 dari Korsel akan tiba hari ini
Minggu, 05 April 2020 - 12:27 WIB
Sekitar 50.000 alat tes pemeriksaan COVID-19 dari Korea Selatan akan tiba di Bandara Internasional S...
Mantan Presiden Honduras yang tersangkut kasus FIFA tutup usia
Minggu, 05 April 2020 - 10:27 WIB
Mantan Presiden Honduras Rafael Callejas, yang dinyatakan bersalah oleh pengadilan AS karena peranny...
IMF apresiasi kebijakan ekonomi Indonesia untuk merespons COVID-19
Minggu, 05 April 2020 - 09:48 WIB
Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva mengapresiasi kebijakan pem...
Studi terbaru: Corona bisa menular via percakapan dan napas
Jumat, 03 April 2020 - 10:20 WIB
Studi terbaru menemukan hasil yang mencengangkan bahwa virus corona baru (COVID-19) bisa menular mel...
Duterte soal pelanggar karantina wilayah Filipina, `Tembak saja`
Kamis, 02 April 2020 - 16:37 WIB
Presiden Filipina Rodrigo Duterte memperingatkan pelanggar karantina wilayah akibat virus corona dap...
Mulai 3 April 2020, WNI tidak diizinkan masuk ke Jepang
Kamis, 02 April 2020 - 14:48 WIB
Pemerintah Jepang menolak masuk warga 49 negara, termasuk Indonesia, untuk pencegahan virus corona t...
Pangeran Charles, usia 71, sembuh dari COVID-19
Kamis, 02 April 2020 - 09:31 WIB
Pewaris tahta Kerajaan Inggris, Pangeran Charles, 71 tahun, telah sembuh dari virus corona (COVID-19...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV